Belum Terima Surat Pemecatan Resmi dari PSI, Viani Limardi Tetap Hadiri Rapat Paripurna DPRD DKI

Vianni Limardi mengaku masih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dan belum menerima surat resmi pemecatan dari DPP PSI.


zoom-inlihat foto
Anggota-DPRD-DKI-Jakarta-Fraksi-PSI-Viani-Limardi-3.jpg
DOK. PSI Jakarta
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Viani Limardi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memecat kadernya, Viani Limardi karena terjaring razia ganjil genap.

Sebelumnya Vaini juga sempat viral karena protes mengenai aturan ganjil genap di Jakarta.

Meski demikian Viani Limardi mengaku masih resmi menjadi angota DPRD DKI Jakarta.

Oleh sebab itu ia akan tetap menghadiri Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta terkait interpelasi Gubernur Anies Baswedan soal penyelenggaraan balap Formula E, Selasa (28/9/2021) hari ini.

"Besok tetap hadir (rapat paripurna), saya masih resmi anggota DPRD," ucapnya saat dihubungi, Senin (27/9/2021).

Baca: Giring PSI: 2024, Jangan Sampai Indonesia Jatuh ke Tangan Anies Baswedan

Baca: Grace Natalie

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Viani Limardi.
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Viani Limardi. (Facebook Viani Limardi)

Terlebih ia juga belum menerima surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI terkait pemecatannya itu.

"Sampai detik ini saya belum terima surat resminya, kita kan nunggu surat resminya,"

"Sebelum saya jelaskan poin per poin, saya tunggu surat resminya saja," ujarnya.

Dikutip dari KompasTV, surat pemecatan Viani Limardi ditandatangani Ketua Umum PSI Grace Natalie Louisa dan Sejken PSI Raja Juli Antoni pada 25 September 2021.

Vianni disebut melanggar tiga pasal dalam aturan perilaku legislatif PSI.

Baca: Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Baca: Giring Ganesha Siap Maju di Pilpres 2024, Dirinya Kini Buka Diskusi dan Koalisi Tentukan Wakilnya

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Viani Limardi.
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Viani Limardi. (Facebook Viani Limardi)

Salah satunya melanggar pasal 4 angka 3 aturan perilaku anggota PSI karena tidak mematuhi instruksi DPP PSI pasca-pelanggaran peraturan sistem ganjil genap di Jalan Gatot Subroto.

Selain itu, Viani disebut melakukan pelanggaran lain, yakni menggelembungkan laporan dana reses.

"(Melanggar) Pasal 5 angka 3 Aturan Perilaku Anggota Legislatif PSI, karena adanya penggelembungan pelaporan penggunaan dana ABPD untuk kegiatan reses dan atau sosialisasi peraturan daerah yang tidak sesuai dengan riilnya yang telah dilakukan secara rutin atau setidak-tidaknya pada reses tanggal 2 Maret 2021, pada Jalan Papanggo 1 RT 01/RW02 Keluarahan Papanggo Kecamatan Tanjung Priok," demikian tertulis dalam surat.

Mengenai pemecatan Viani Limardi, Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Ariyo Bimmo membenarkannya.

“Betul (Viani dipecat),” kata Ariyo saat dikonfirmasi, Senin.

Baca: Ganjil Genap Jakarta, Dishub DKI : Ada Peningkatan Jumlah Penumpang Angkutan Umum

Baca: Pengakuan Korban Dugaan Penipuan CPNS Jalur Putri Nia Daniaty, Gadai Rumah Jual Sawah

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Viani Limardi.
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Viani Limardi. (DOK. PSI Jakarta)

 

Ia menyebut, rekannya itu seberhentikan selamanya sejak hari Minggu (26/9/2021) karena melakukan sejumlah pelanggaran.

"Kalau secara umum intinya tidak sejalan dengan arahan partai," ujarnya.

Berdasarkan pemberitaan TribunJakarta.com, Viani Limardi melanggar aturan ganji genap di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Petugas meminta Viani memutar balik mobil yang ditumanginya.

Meski sudah diberi penjelasan oleh Polisi, Viani tetap bergeming dan sempat adu mulut.

Polisi tesebut kemudian mengarahkan politisi muda ini ke arah Jalan Rasuna Said, Kuningan.

(Tribunnewswiki.com/Saradita)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Kecelakaan di Tol Cipularang, Truk

    Insiden kecelakaan terjadi di KM 91 Tol Cipularang,
  • Update Kasus Rachel Vennya, Polda

    Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad)
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved