TRIBUNNEWSWIKI.COM - Azis Syamsuddin resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Politisi partai Golkar itupun mengundurkan diri setelah penetapan statusnya itu.
Hendri Satrio selaku pengamat politik dan pendiri lembaga survei KedaiKOPI angkat bicara tentang pengganti Azis Syamsuddin.
Ia mengatakan ada tiga kriteria yang harus diperhatian partai Golkar dalam memilih pengganti Azis Syamsuddin.
Di antaranya ialah tentang integritas dari pengganti Azis.
Baca: Azis Syamsuddin
Baca: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Hal itu bertujuan untuk memastikan tidak ada lagi politisi dari partai Golkar yang terlibat kasus suap.
"Jangan sampai setiap petinggi Golkar berpeluang masuk KPK gitu kan sebelumnya ada Setia Novanto sekarang Aziz Syamsuddin. Jadi yang pertama harus dipertimbangkan itu tentang integritas," kata Hendri, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (26/9/2021).
Kriteria selanjutnya ialah tingkat senioritas anggota fraksi partai Golkar yang ada di DPR RI.
"Nah untuk kategori yang kedua ini bisa dipertimbangkan para Ketua Fraksi itu atau yang bukan ketua Fraksi tapi memang punya jejak senioritas di Golkar itu," imbuhnya.
Kriteria ketiga ialah pengganti Azis harus dapat memperbaiki citra Partai Golkar.
Baca: Simpang Siur Sederet Nama Pengganti Azis Syamsuddin, Mulai dari Adies Kadir Hingga Nurul Arifin
Baca: Resmi Jadi Tersangka Kasus Suap, Azis Syamsuddin Mengundurkan Diri sebagai Wakil Ketua DPR RI
Oleh karena itu, Airlangga Hartarto seharusnya melibatkan anggota fraksi di DPR yang belum pernah terlibat kasus apa pun dan dapat mengembalikan citra baik Partai Golkar.
"Orang yang bisa mengembalikan Citra Golkar jadi emang mesti di munculkan cita-cita orang baru yang bersih yang belum pernah tersandera dengan kasus hukum Nah kalau misalnya orangnya ya banyak."
"Memang kan disebut-sebut kayak Kahar, terus Mekeng lalu ada nama-nama seperti Doli dan Dito ya yang bisa mencitrakan citra bersih Golkar," katanya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)
Baca lengkap soal Azis Syamsuddin di sini