Pengamat Politik Hendri Satrio Sebut Golkar Harus Perhatikan Integritas Pengganti Azis Syamsuddin

Partai Golkar harus mempersiapkan anggotanya guna menggantikan Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR


zoom-inlihat foto
azis-syamsuddinn.jpg
Tribunnews.com
Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin keluar dari gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Senin (27/11/2017). Azis Syamsuddin diperiksa saksi meringankan dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik untuk tersangka Ketua DPR Setya Novanto. TRIBUNNEWS/HERUDIN


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Azis Syamsuddin resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Politisi partai Golkar itupun mengundurkan diri setelah penetapan statusnya itu.

Hendri Satrio selaku pengamat politik dan pendiri lembaga survei KedaiKOPI angkat bicara tentang pengganti Azis Syamsuddin.

Ia mengatakan ada tiga kriteria yang harus diperhatian partai Golkar dalam memilih pengganti Azis Syamsuddin.

Di antaranya ialah tentang integritas dari pengganti Azis.

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin usai memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (9/6/2021).
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin usai memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (9/6/2021). (KOMPAS.com/IRFAN KAMIL)

Baca: Azis Syamsuddin

Baca: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Hal itu bertujuan untuk memastikan tidak ada lagi politisi dari partai Golkar yang terlibat kasus suap.

"Jangan sampai setiap petinggi Golkar berpeluang masuk KPK gitu kan sebelumnya ada Setia Novanto sekarang Aziz Syamsuddin. Jadi yang pertama harus dipertimbangkan itu tentang integritas," kata Hendri, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (26/9/2021).

Kriteria selanjutnya ialah tingkat senioritas anggota fraksi partai Golkar yang ada di DPR RI.

"Nah untuk kategori yang kedua ini bisa dipertimbangkan para Ketua Fraksi itu atau yang bukan ketua Fraksi tapi memang punya jejak senioritas di Golkar itu," imbuhnya.

Kriteria ketiga ialah pengganti Azis harus dapat memperbaiki citra Partai Golkar.

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. KPK resmi menahan Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah.
Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. KPK resmi menahan Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Baca: Simpang Siur Sederet Nama Pengganti Azis Syamsuddin, Mulai dari Adies Kadir Hingga Nurul Arifin

Baca: Resmi Jadi Tersangka Kasus Suap, Azis Syamsuddin Mengundurkan Diri sebagai Wakil Ketua DPR RI

Oleh karena itu, Airlangga Hartarto seharusnya melibatkan anggota fraksi di DPR yang belum pernah terlibat kasus apa pun dan dapat mengembalikan citra baik Partai Golkar.

"Orang yang bisa mengembalikan Citra Golkar jadi emang mesti di munculkan cita-cita orang baru yang bersih yang belum pernah tersandera dengan kasus hukum Nah kalau misalnya orangnya ya banyak."

"Memang kan disebut-sebut kayak Kahar, terus Mekeng lalu ada nama-nama seperti Doli dan Dito ya yang bisa mencitrakan citra bersih Golkar," katanya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal Azis Syamsuddin di sini

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved