Kemudian, ia mendengar teriakan warga yang tak jauh dari tempatnya yaitu di kawasan Curug Koneng (sungai kuning).
"Pas jatuh saya mendengar ada bapak-bapak teriak menyebut nama," ungkapnya.
Diketahui, Gibran ditemukan oleh warga di kawasan Curug Koneng atau sekitar 750 meter dari pos 3 pendakian Gunung Guntur.
Dalam proses pencarian Gibran, melibatkan lebih dari seratus orang dibantu Kompi 4 Batalyon Pelopor A Sat Brimob Polda Jabar dan Dalmas Polres Garut.
Baca: Kisah Pendaki Tersesat di Gunung Geulis Sendirian selama 2 Hari, Minum Air Seni demi Bertahan Hidup
Detik-detik Gibran Ditemukan
Bripda M Septian Efintiar anggota Samapta Polres Garut berbagi detik-detik saat Gibran ditemukan.
Ia menyebut, Gibran ditemukan saat sedang duduk seorang diri.
Pada hari pertama proses pencarian, dirinya sempat menuju lokasi ditemukannya Gibran, namun tak melihat sosok remaja tersebut.
Kemudian, pada hari ke enam pencarian, Septian kembali mendatangi lokasi tersebut dan menjumpai Gibran sedang dalam posisi duduk.
"Sempat ke tempat yang sama tapi tidak ditemukan, hari ke enam ini ditemukan di tempat itu, posisinya lagi duduk," ujarnya saat diwawancarai Tribunjabar.id.
Lebih lanjut, Gibran ditemukan dalam kondisi sehat dan terdapat luka kecil di kakinya/
"Gibran pas turun mau jalan sendiri, tapi kami gendong karena ada luka di kakinya," ucapnya.
Saat ini, Gibran tengah mendapat perawatan intensif di Puskesma Tarogong.
Baca: Viral Pendaki Ditinggal Rombongan Saat Mendaki Gunung Lawu, Padahal Kaki Tengah Cidera
Ditinggal Mendaki ke Puncak, Gibran Hilang
Diberitakan sebelumnya, Gibran seorang warga Kampung Citangtu, Desa Citangtu, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dinyatakan hilang saat mendaki di Gunung Guntur.
Gibran menghilang saat mendaki bersama 13 orang temannya.
Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan pun membenarkan informasi tersebut.
Ia menyebut, Gibran awalnya melakukan pendakian dari basecamp pendakian di Kampung Citiis, Desa Pesawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Sabtu (18/9/2021) sore.
“Hari Sabtu pukul 17.30, rombongan sudah sampai ke Pos 3 area kamping, dan menginap satu malam,” kata Masrokan saat dikonfirmasi, Senin (20/9/2021), mengutip Kompas.com.
Menurut Masrokan, usai menginap di Pos 3, rombongan tersebut kemudian melanjutkan pendakian ke puncak.