Terungkap, Penganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim adalah Irjen Napoleon Bonaparte

Teka-teki pelaku penganiaya tersangka penista agama, Muhammad Kece di rumah rahana bareskrim Polri akhirnya terungkap.


zoom-inlihat foto
irjen-napoleon-bonaparte-23.jpg
Tribunnews / Igman Ibrahim
Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (28/8/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Teka-teki pelaku penganiaya tersangka penista agama, Muhammad Kece di Rumah Tahanan Bareskrim Polri akhirnya terungkap.

Ternyata, sosok penganiaya YouTuber kontroversial tersebut adalah Irjen Napoleon Bonaparte.

Irjen Napoleon Bonaparte dan Muhammad Kece diketahui sama-sama mendekam di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi membenarkan bahwa identitas pelaku penganiayaan Muhammad Kece adalah Irjen Napoleon Bonaparte.

"Iya, betul (pelaku penganiayaan Muhammad Kece adalah Napoleon Bonaparte)," kata Andi, Sabtu (18/9/2021), seperti dikutip dari Tribunnews.

Muhammad Kece pun membuat laporan polisi (LP) ke Bareskrim Polri terkait kejadian yang menimpanya tersebut.

YouTuber Muhammad Kece, tersangka kasus dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). Saat digiring penyidik Bareskrim Polri untuk masuk ke dalam kantor Bareskrim, Muhammad Kece sempat menyapa para awak media.
YouTuber Muhammad Kece, tersangka kasus dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). Saat digiring penyidik Bareskrim Polri untuk masuk ke dalam kantor Bareskrim, Muhammad Kece sempat menyapa para awak media. (Tangkapan Layar YouTube Kompas TV)

Baca: Irjen. Pol. Drs. Napoleon Bonaparte, M.Si.

Baca: Muhammad Kace

Hal itu juga telah dikonfirmasi Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono.

"Kasusnya adalah pelapor melaporkan bahwa dirinya telah mendapat penganiayaan dari orang yang saat ini jadi tahanan di Bareskrim Polri," kata Rusdi, seperti dikutip dari Tribunnews, Jumat (17/9/2021).

Laporan tersebut terdaftar dalam LP bernomor laporan polisi 0510/VIII/2021/BARESKRIM.

LP itu dibuat pada 26 Agustus 2021 atas nama Muhamad Kosman.

Rusdi menyampaikan bahwa pelaku penganiayaan Muhammad Kece memang rekan satu selnya di Rutan Bareskrim Polri.

Rusdi menuturkan bahwa Bareskrim telah menindaklanjuti laporan Kece itu.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 3 saksi.

"Sudah ditindaklanjuti. Laporan polisi ini telah memeriksa 3 saksi. Kemudian juga mengumpulkan alat-alat bukti yang relevan dan saat ini kasusnya sudah pada tahap penyidikan," katanya.

Rusdi berujar bahwa dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan mentukan tersangka pelaku penganiayaan tersebut.

YouTuber Muhammad Kece
YouTuber Muhammad Kece (Captur YT MuhammadKece)

Baca: YouTuber Muhammad Kece Tak Mau Minta Maaf soal Kontennya yang Viral

Baca: Bareskrim Sebut Kejiwaan YouTuber Muhammad Kece Normal

Sampai saat ini, pihaknya masih tengah melakukan gelar perkara.

"Beberapa hari ke depan, penyidik akan melakukan gelar perkara dan menentukan tersangkanya. Kalau sampai sekarang, penyidik belum bisa menentukan siapa tersangkanya," ujar Rusdi.

"Beberapa hari ke depan ketika ada penentuan tersangka kita akan tahu siapa tersangkanya itu dan latar belakang dari tersangkanya itu," katanya.

Sebagai informasi Irjen Napoleon adalah terpidana 4 tahun penjara atas kasus penerimaan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Sejak divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta beberapa bulan lalu, ia tetap mendekam di sel Rutan Bareskrim Polri, tempat Muhammad Kece turut ditahan.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Kecelakaan di Tol Cipularang, Truk

    Insiden kecelakaan terjadi di KM 91 Tol Cipularang,
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved