Tersangka Penista Agama, Muhammad Kece, Dianiaya Sesama Tahanan di Rutan Bareskrim Polri

YouTuber Muhammad Kece yang jadi tersangka kasus dugaan penistaan agama mengaku dianiaya sesama tahanan di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri.


zoom-inlihat foto
Muhammad-Kece-melambaikan-tangan.jpg
Tangkapan Layar YouTube Kompas TV
YouTuber Muhammad Kece, tersangka kasus dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). Saat digiring penyidik Bareskrim Polri untuk masuk ke dalam kantor Bareskrim, Muhammad Kece sempat menyapa para awak media.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - YouTuber Muhammad Kece yang sekaligus tersangka dugaan penistaan agama mengaku dianiaya sesama tahanan di dalam rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Atas kejadian yang dialaminya itu, Muhammad Kece membuat laporan polisi (LP) ke Bareskrim Polri.

Hal tersebut dibenarkan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono.

"Kasusnya adalah pelapor melaporkan bahwa dirinya telah mendapat penganiayaan dari orang yang saat ini jadi tahanan di Bareskrim Polri," kata Rusdi, seperti dikutip TribunnewsWiki dari Tribunnews, Jumat (17/9/2021).

Laporan tersebut terdaftar dalam LP bernomor laporan polisi 0510/VIII/2021/BARESKRIM.

LP itu dibuat pada 26 Agustus 2021 atas nama Muhamad Kosman.

Rusdi menyampaikan bahwa pelaku penganiayaan Muhammad Kece memang rekan satu selnya di Rutan Bareskrim Polri.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, sejak ditahan di Rutan Bareskrim Mabes Polri pada 4 Desember 2020 lalu, Ust Maaher sudah mengalami sakit.
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono (Kompas TV)

Baca: Bareskrim Sebut Kejiwaan YouTuber Muhammad Kece Normal

Baca: YouTuber Muhammad Kece Tak Mau Minta Maaf soal Kontennya yang Viral

Akan tetapi, Rusdi enggan membeberkan identitas pelaku penganiayaan terhadap Muhammad Kece.

Rusdi menuturkan bahwa Bareskrim telah menindaklanjuti laporan Kece itu.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 3 saksi.

"Sudah ditindaklanjuti. Laporan polisi ini telah memeriksa 3 saksi. Kemudian juga mengumpulkan alat-alat bukti yang relevan dan saat ini kasusnya sudah pada tahap penyidikan," katanya.

Rusdi berujar bahwa dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan mentukan tersangka pelaku penganiayaan tersebut.

Sampai saat ini, pihaknya masih tengah melakukan gelar perkara.

"Beberapa hari ke depan, penyidik akan melakukan gelar perkara dan menentukan tersangkanya. Kalau sampai sekarang, penyidik belum bisa menentukan siapa tersangkanya," ujar Rusdi.

"Beberapa hari ke depan ketika ada penentuan tersangka kita akan tahu siapa tersangkanya itu dan latar belakang dari tersangkanya itu," katanya.

YouTuber Muhammad Kece
YouTuber Muhammad Kece (Captur YT MuhammadKece)

Baca: Muhammad Kace

Baca: Digiring ke Bareskrim Polri, Muhammad Kece Tak Tunjukkan Penyesalan Sama Sekali

Sebagai informasi, Muhammad Kece ditangkap polisi di tempat persembunyiannya di Banjar Untal-Untal, Desa Dulang, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Ia ditangkap saat tengah berusaha bersembunyi dari pengejaran pihak kepolisian pada Selasa (24/8/2021) malam.

Muhammad Kece tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (25/8/2021) sore.

Dilihat TribunnewsWiki dalam tayangan di kanal YouTube Kompas TV, Muhammad Kece terlihat tiba di Bareskrim Polri dengan dibawa menggunakan mobil.

Saat turun dari mobil, Muhammad Kece tampak mengenakan jaket warna hitam dan topi hitam dengan celana berwarna cokelat.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Kecelakaan di Tol Cipularang, Truk

    Insiden kecelakaan terjadi di KM 91 Tol Cipularang,
  • Update Kasus Rachel Vennya, Polda

    Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad)
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved