Tanggapan Berbagai Tokoh atas Viralnya Video Santri Tutup Telinga Saat Ada Musik di Tempat Vaksin

Viral video santri tutup telinga saat ada musik di tempat vaksin ditanggapi berbagai tokoh di Indonesia.


zoom-inlihat foto
Viral-santri-tutup-telinga.jpg
Instagram/yennywahid
Cuplikan video viral santri tutup telinga saat ada musik di lokasi vaksin, Selasa (14/9/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pada Selasa (14/9/2021), viral video para santri yang kompak menutup telinga saat terdengar musik di tempat vaksin Covid-19.

Para santri ini terlihat menunduk dan menutup telinga menggunakan tangan mereka.

Belum diketahui lokasi dalam video ini.

Video ini mendapat komentar pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Beberapa orang bahkan menyebut santri tersebut diajari untuk radikal.

Staf Khusus Presiden RI, Diaz Hendropriyono, menyebut,"Sementara itu ....Kasian, dari kecil sudah diberikan pendidikan yg salah. There's nothing wrong to have a bit of fun !! (Tak ada yang salah untuk bersenang-senang sedikit)"

Putri Gus Dur, Yenny Wahid, turut memberi tanggapan tentang beredarnya video tersebut, Selasa (14/9/2021).

Melalui caption, Yenny Wahid mengungkap santri dalam video tersebut adalah tahfidz Quran yang sedang melakukan vaksin.

Yenny mengaku senang dengan guru para santri ini yang telah mengatur muridnya agar divaksin.

"Santri Ma'had tahfidz Quran menutup kuping ketika melakukan vaksinasi. Banyak yang mengkritik mereka, bahkan mengatakan mereka radikal. Ada 2 catatan saya:

1. Saya senang para gurunya mengatur agar mereka divaksinasi. Dengan divaksin, mereka bukan saja melindungi dirinya tetapi juga orang-orang disekelilingnya dari ancaman covid 19," tulis Yenny Wahid.

Tanggapan Diaz Hendropriyono dan Yenny Wahid
Tanggapan Diaz Hendropriyono dan Yenny Wahid tentang video viral santri tutup telinga saat diputarkan musik, Selasa (14/9/2021).

Baca: Dibacakan Puisi oleh Santriwati di Aceh, Jokowi Beri Hadiah Sepeda

Lebih lanjut, Yenny Wahid menjelaskan bahwa untuk menghapal Al Quran memang dibutuhkan suasana tenang.

Jadi bila tidak mendengarkan musik bukan berarti bahwa santri tersebut radikal.

"2. Menghafal Quran bukan pekerjaan yang mudah. kawan baik saya, Gus Fatir dari pesantren @ponpespi_alkenaniyah belajar menghafal AlQuran sejak usia 5 th. Beliau mengatakan bahwa memang dibutuhkan suasana tenang dan hening agar lebih bisa berkonsentrasi dalam upaya menghafal Quran. Jadi kalau anak-anak ini oleh gurunya diprioritaskan untuk fokus pada penghafalan Quran dan diminta untuk tidak mendengar musik, itu bukanlah indikator bahwa mereka radikal."

Terakhir, Yenny Wahid meminta masyarakat untuk tidak mudah mencap seseorang radikal.

Dia mengimbau agar masyarakat bisa saling mengerti satu sama lain.

"Yuk kita lebih proporsional dalam menilai orang lain. Janganlah kita dengan gampang memberi cap seseorang itu radikal, seseorang itu kafir dll.
Menyematkan label pada orang lain hanya akan membuat masyarakat terbelah. Mari kita belajar untuk lebih saling mengerti satu sama lain, dan itu bisa dimulai dengan memahami dan menerima bahwa nilai yang kita anut tidak perlu sama untuk bisa tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia. Buat adik-adik ma'had tahfidz, semangat terus ya dalam upaya menghafal Al Quran. Semoga Allah SWT memberikan barokah berlimpah untuk kalian semua.
Video source : @diaz.hendropriyono"

Baca: Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid)

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta, KH Taufik Damas.
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta, KH Taufik Damas.

Sementara itu, Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, KH Taufik Damas yang menyebut lebay kepada orang yang mengatakan para santri tersebut radikal.

“Kalau ada komentar terhadap video itu sebagai bentuk radikalisme, itu komentar yang lebay,” ujar KH Taufik Damas seperti dikutip dari NU Online, Kamis (16/9/2021).

Berkaitan dengan tindakan santri yang menutup kuping tersebut, Kiai Taufik menjelaskan bahwa di kalangan pesantren penghafal Qur’an, memang kerap kali diketahui tidak diperbolehkan mendengarkan musik.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Kecelakaan di Tol Cipularang, Truk

    Insiden kecelakaan terjadi di KM 91 Tol Cipularang,
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved