Haji Misbach

Haji Mohamad Misbach atau dikenal Haji Misbach adalah seorang mubalig yang berideologi kiri.


zoom-inlihat foto
Haji-Misbach.jpg
wawasansejarah.com
Haji Misbach

Haji Mohamad Misbach atau dikenal Haji Misbach adalah seorang mubalig yang berideologi kiri.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Haji Mohamad Misbach atau dikenal Haji Misbach adalah seorang mubalig yang berpendidikan pesantren.

Ia dikenal di kalangan suatu pergerakan, yang bernama Tjokroaminoto.

Selain itu, ia juga terkenal karena mempersatukan Islam dengan Komunisme. (1) 

Baca: Trubus Soedarsono

Haji Misbach 1
Haji Misbach

  • Kehidupan Pribadi


Haji Misbach lahir di Kauman, Surakarta, tahun 1876.

Saat kecil ia dipanggil dengan sebutan Achmad.

Pada abad ke-20, Achmad pertama kali tampil sebagai tokoh pergerakan kaum muda Islam.

Setelah menunaikan ibadah haji, Achmad mengganti namanya menjadi Haji Mohammad Misbach. (1) 

Baca: Arif Rahman Hakim

  • Riwayat


- Tahun 1914, Misbach mulai aktif dalam Inlandsche Journalisten Bond.

- Tahun 1915, menerbitkan surat kabar Medan Moeslimin.

- Tahun 1917, menerbitkan surat kabar Islam Bergerak.

- Tahun 1918, bergabung dengan Tentara Kanjeng Nabi Muhammad.

- Tanggal 10 Juli 1918, membentuk Sidik Amanat Tableg Vatonah (SATV).

- Tanggal 7 Mei 1919, ditangkap setelah menggambar kartun di Islam Bergerak yang isinya menyinggung kapitalis Belanda dan Pakubuwono X, dibebaskan pada 22 Oktober 1919.

- Tanggal 16 Mei 1920, kembali ditangkap dan dipenjarakan di Pekalongan selama 2 tahun 3 bulan.

- Tahun 1922, keluar dari Muhammadiyah karena Muhammadiyah dan SI dianggap mandul dan bersikap kooperatif dengan -pemerintah.

- Bulan Mei 1923, muncul sebagai propagandis SI Merah/PKI.

- Tanggal 20 Oktober 1923, kembali dijebloskan ke penjara dengan tuduhan terlibat dalam aksi-aksi pembakaran bangsal, penggulingan kereta api, pengeboman dan lain-lain.

- Bulan Juli 1924, kembali ditangkap dan dibuang ke Manokwari dengan tuduhan mendalangi  sabotase di Surakarta dan sekitarnya. (2) 

Baca: Ahmad Yani

 

  • Pergerakan Islam


Sejak Revolusi Tiongkok 1917 dan Perang Dunia I, kebangkitan Islam dan Komunisme mempengaruhi pemikiran Haji Misbach.

Pendidikannya di pesantren membuatnya memahami Islam begitu dalam dan imannya pun sangat kuat.

Pada abad ke-20, di Hindia-Belanda berlangsung Politik Etis dan kebijakan pemerintahan Hindia-Belanda sangat berpengaruh dalam pergerakan kemerdekaan.

Nasionalisme menguat dan perjuangan berubah dari perang fisik sesuai dengan di daerah masing-masing menjadi persatuan antardaerah  melalui organisasi.

Pendidikan yang mulai dibuka untuk kalangan masyarakat menjadi jembatan emas menuju kemerdekaan.

Pada tahun 1912, berdirilah organisasi Sarekat Dagang Islam yang diubah menjadi Serekat Islam.

Pengikut organisasi ini sangat banyak karena tertarik dengan minat ISDV (de Indische Sociaal Democratisch Vereeniging), sebuah partai komunis pimpinan Sneevliet untuk bergabung dengan SI demi menyelundupkan paham Marxisme ke dalam tubuh SI.

Kader-kader ISDV bergabung dengan kader SI karena mereka memiliki pandangan yang sama mengenai monopoli kaum Tionghoa dalam perdagangan yang merugikan para pedagang lokal terutama Islam.

Selain itu, ISDV juga anti Kapitalisme dan mendukung struktur sosial masyarakat tanpa kelas, tanpa memisahkan kaum miskin dan kaya.

Di antara kader ISDV yang masuk ke SI adalah Semaun dan Darsono, mereka berhasil menggeser SI menjadi ke kiri.

Suksesnya mereka di dalam SI membuhkan konflik internal di dalam organisasi tersebut.

Terjadi cekcok yang cukup keras antara Tjokroaminoto dan Semaun yang mengakibatkan SI terpecah menjadi SI Putih (Tjokroaminoto) & SI Merah (Semaun).

Akhirnya Tjokroaminoto membuat kebijakan untuk melarang kadernya menjadi kader dalam organisasi lain.

Pada 4 Maret, SI Merah dibawah pimpinan Semaun, sudah berkembang pesat melaksanakan Kongres di Bandung, yang dihadiri 16 cabang PKI, 14 cabang SI Merah dan sekumpulan kelompok Komunis.

Haji Misbach pun hadir dalam kongres ini dan menyampaikan pendapatnya dalam uraiannya dengan menunjukkan ayat-ayat Al-Qur’an.

Ia menegaskan hubungan Islam dan Komunisme dalam usaha perang melawan Kapitalisme.

Ia juga mengkritik para pimpinan SI Putih yang dianggap munafik karena menjadikan Islam sebagai selimut mereka untuk memperkaya diri.

Dari situlah nama Haji Misbach mulai terkenal, ia menjadi mubalig komunis yang selalu berkoar-koar tentang Islam Komunis.

Ia kemudian menjadi pimpinan PKI di Vostenlanden yang turut mendirikan PKI afdeeling Surakarta. (1)

Baca: Tan Malaka

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



Info Pribadi
Lahir Kauman, Surakarta, tahun 1876
Meninggal 24 Mei 1926
Tokoh Seorang Mubaligh
Nama lain Haji Mohamad Misbach


Sumber :


1. www.kompasiana.com
2. id.wikipedia.org








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved