PPKM Jawa-Bali Diperpajang Hingga 13 September, Waktu Makan di Tempat Jadi 1 Jam

PPKM Jawa-Bali resmi diperpanjang hingga 13 September dan mengalami perubahan waktu untuk makan di tempat selama 1 jam.


zoom-inlihat foto
Luhut-Binsar-Panjaitan-menko-marves-2A.jpg
instagram.com/luhut.pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali resmi diperpanjang hingga 13 September 2021.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) dalam konferensi pers virtual, Senin (6/9/2021).

Selain itu, Luhut juga menyampaikan aturan baru yakni makan di tempat, seperti restoran, kafe, maupun rumah makan diperbolehkan selama 1 jam dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen saja.

Sebelumnya, aturan makan ditempat dibatasi hanya 30 menit dengan kapasitas hanya 25 persen.

"Penyesuaian waktu makan atau dine in di dalam mal menjadi 60 menit dengan kapasitas 50 persen," jelas Luhut.

Dalam konferensi itu juga Luhut mengungkapkan bahwa kasus COVID-19 di Indonesia mengalami penurunan.

Ilustrasi warteg kharisma bahari
Ilustrasi warteg kharisma bahari (SHUTTERSTOCK/Djoni Satria)

Baca: PPKM Level 1-3

Baca: PPKM Level 3

Luhut Binsar juga memberikan kabar gembira, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil turun dari PPKM level 4 kini berada di level 3.

“Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil turunkan level 3," imbuhnya.

Kendati begitu, untuk daerah Bali masih berada di PPKM level 4.

"Sementara Bali kami perkirakan butuh waktu satu minggu lagi untuk turun ke level 3 dari level 4 akibat perawatan pasien di rumah sakit yang masih tinggi,” terangnya.

Selain resmi memperpanjang masa PPKM Jawa-Bali, pemerintah juga akan melakukan uji coba pembukaan 20 destinasi wisata di kota dengan status PPKM level 3.

Namun dalam pelaksanaannya tetap harus dibarengi penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Selain itu, penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga akan menjadi salah satu syarat untuk dapat masuk ke 20 destinasi wisata tersebut.

Aplikasi PeduliLindungi yang dirilis oleh pemerintah sebagai terobosan untuk ketahui penyebaran Covid-19 di Indonesia kini sudah bisa di-download di Google Play Store dan App Store
Aplikasi PeduliLindungi yang dirilis oleh pemerintah sebagai terobosan untuk ketahui penyebaran Covid-19 di Indonesia kini sudah bisa di-download di Google Play Store dan App Store (Istimewa)

Baca: Akses pedulilindungi.id untuk Download Sertifikat Vaksin Covid-19 atau Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Baca: Cara Download Sertifikat Vaksin dan Panduan Menggunakan Aplikasi PeduliLindungi

Luhut pun menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan tetap berlaku di wilayah-wilayah PPKM level 3 maupun 2.

"Pada kabupaten/kota dengan status level 2 akan diwajibkan untuk menggunakan PeduliLindungi pada tempat-tempat wisata yang sudah diperbolehkan buka," tuturnya.

Aplikasi PeduliLindungi juga akan menjadi syarat untuk dapat masuk ke pusat perbelanjaan maupun mal yang ada di Bali.

Luhut menyampaikan dengan adanya pandemi ini mengajarkan pentingnya mencapai titik keseimbangan antara rem dan gas dalam mengatus mobilitas masyarakat.

"Maka dalam mengambil keputusan, pemerintah terus merujuk kepada data, serta kepada ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru. Eksekusinya juga harus dilakukan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut," tutup Luhut.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal PPKM Jawa-Bali di sini

 











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved