Pertama yakni kerumunan pengunjung yang berpotensi penularan Covid-19.
Kesalahan kedua yaitu melebihi jam buka dari yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Tempat Usaha Holywing Kemang, dikenakan sanksi Penutupan Sementara 3x24 jam oleh Petugas Satpol PP DKI Jakarta Minggu (5/9) setelah ditemukan terjadi pelanggaran ketentuan PPKM level 3 pada Sabtu Malam (4/9)," tulis keterangan di akun Instagram @satpolpp.dki.
Satpol PP DKI juga mengimbau agar seluruh pelaku usaha di Jakarta untuk mematuhi aturan PPKM.
Hal ini tentu untuk mengendalikan kasus Covid-19.
"Mohon kesadaran kepada semua pihak pelaku usaha untuk bersama mematuhi ketentuan dalam pengendalian penyebaran Covid 19 di ibukota," tulisnya.
Dalam unggahan tersebut diunggah pula dua foto seorang petugas Satpol PP tengah menempelkan stiker di dinding restoran Holywings Kemang tersebut.
Keterangan unggahan itu juga diteruskan ke beberapa akun Twitter penjabat di DKI Jakarta seperti milik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria.
Viral di Media Sosial
Sebuah video yang memperlihatkan kerumunan di restoran Holywings, Kemang, Jakarta Selatan, viral di media sosial (medsos).
Video yang menunjukkan sekumpulan orang tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) itu beredar luas di medsos.
Video viral tersebut diunggah pertama kali oleh pengguna TikTok, @alexu933, Minggu (5/9/2021).
Dalam video tersebut tampak petugas melakukan sidak kerumunan di Holywings.
Terlihat juga di video itu begitu banyaknya para pengunjung yang sedang asyik nongkrong di restoran hits tersebut.
Dalam video yang berdurasi 27 detik tersebut, petugas tampak kesal dengan tingkah para anak muda yang berkerumun dan mengabaikan prokes.
Petugas juga sesekali menyenter anak muda yang tak menggunakan masker.
"Ini Holywings Kemang ini. Kapan selesainya (pandemi Covid-19) begini," kata salah satu petugas, seperti dikutip TribunnewsWiki, Senin (6/9/2021).
Petugas juga tampak menyesalkan perbuatan para anak muda yang asyik berkumpul tak menghiraukan prokes.
"Anak mudanya gak ada yang jelas, gak mau kerja sama," ucap petugas.
"Tidak ada anak mudanya yang mau kerja sama menghapus Covid, lihatlah anak muda ini," sambungnya.