Masjid Tuha Indrapuri

Masjid Tuha Indrapuri merupakan sebuah masjid bersejarah bekas istana dan candi dari Kerajaan Lamuri sekitar abad ke-12 Masehi.


zoom-inlihat foto
masjid-tuha-indrapuri-aceh.jpg
serambinews.com/Hendri
Masjid Tuha Indrapuri, Banda Aceh

Masjid Tuha Indrapuri merupakan sebuah masjid bersejarah bekas istana dan candi dari Kerajaan Lamuri sekitar abad ke-12 Masehi.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Majid Tuha Indrapuri adalah salah satu masjid bersejarah yang didirikan di atas bangunan candi dari kerajaan Hindu sekitar abad ke-12 Masehi.

Masjid ini awalnya merupakan candi yang didirikan orang-orang Hindu di Aceh, kemudian dihancurka agama Islam berkembang.

Masjid Tuha Indrapuri dimasukkan ke dalam Situs Cagar Budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh

  • Sejarah


Masjid Tuha Indrapuri dibangun Sultan Iskandar Muda (1707-1636) pada tahun 1207 Hijriah atau 1618 Masehi. (1)

Masjid ini terletak di atas bangunan candi yang sebelumnya dijadikan sebagai pura sekaligus benteng Kerajaan Lamuri.

Baca: Masjid Al Wustho Mangkunegaran

Pada 10 Masehi, wilayah Indrapuri merupakan bagian dari wilayah Kerajaan Indrapurwa.

Literatur lain menyebutkan selain mendirikan kerajaan, orang-orang Hindu juga mendirikan candi yang diberi nama Indrapuri, yang artinya Kuta Ratu.

Lalu pada abad ke-12 Masehi, Kerajaan Hindu Lamuri berperang dengan pasukan bajak laut dari Cina.

Perang dimenangkan oleh Kerajaan Lamuri atas bantuan Meurah Johan, yaitu Pangeran dari Lingga (Gayo) yang kemudian menjadikan Kerajaan Lamuri sebagai penganut Islam.

Daerah ini pernah difungsikan sebagai benteng pertahanan pada saat pendudukan Portugis dan Belanda di Aceh.

Baca: Masjid Sultan Suriansyah

Hal ini terjadi saat Istana Dalam Kerajaan Aceh Darussalam di Banda Aceh dikuasai Belanda dalam agresi militer kedua tahun 1874.

Di sini, Sultan Alaidin Muhammad Daud Syah (1884-1903) dinobatkan sebagai Raja Aceh dan masjid kuno ini menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Aceh sekaligus basis pertahanan pasukan.

Serdadu kolonial sempat menguasai masjid ini, tetapi pasukan Aceh berhasil merebutnya kembali lewat pertempuran sengit.

Masjid Indrapuri kembali menjadi pusat ibadah umat Islam sekaligus pengembangan ilmu keagamaan.

Baca: Masjid Agung Surakarta

  • Wisata Sejarah


Rekontruksi bangunan masjid yang berada di areal seluas 33.875 meter persegi ini memiliki empat tingkat. (2)

Empat tingkat atap ini melambangkan tingkatan ilmu Islam, yakni syariat, tarekat, hakikat dan makrifat.

Masjid Tuha Indrapuri dibangun dengan desain khas bangunan kuno dengan bangunan utama di tempat yang tinggi dan dikelilingi courtyard yang luas dan bertembok di sekelilingnya.

Posisi pintu masuk masjid Tuha Indrapuri sama dengan Masjid Nabawi sebelum mengalami perluasan pada masa Khalifah Utsman.

Baca: Masjid Gedhe Mataram Kotagede

Saat pembangunan masjid, Sultan Iskandar Muda mamasang 36 tiang penyangga bersama penopang atap, dari tiang tersebut terlihat beragam bentuk ukiran khas masa kerajaan kuno.

Bentuk atap masjid ini menyerupai piramida dengan empat atap dari bawah hingga paling pucuk, atap berbentuk piramida itu merupakan ciri khas masjid-masjid tradisional di Aceh.

Di halaman masjid, pada tingkat pertamanya tersaji kolam yang digunakan untuk berwudhu oleh para pengunjung.

Masjid Tuha Indrapuri sampai sekarang tetap dalam bentuk bangunan tradisional yang dilestarikan serta difungsikan sebagai tempat ibadah.

Ukiran dan arsitektur masjid tergolong unik, dengan bahan bangunan masjid adalah beton berupa campuran kapur dan karang laut yang ditumbuk, digunakan untuk merekatkan batu gunung.

Baca: Masjid Wapauwe

Bangunan utama masjid berstruktur kayu dengan dinding beton pancung, bahkan mihrab dan mimbarnya juga sangat khas.

Mimbar masjid Tuha Indrapuri memiliki tiga anak tangga, persis seperti mimbar di Masjid Nabawi pada masa Nabi.

  • Lokasi


Masjid Tuha Indrapuri terletak di Desa Keude, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Banda Aceh

Masjid yang merupakan salah satu situs sejarah penting bagi perjalanan sejarah Islam Aceh tersebut, dari Banda Aceh memiliki jarak sekitar 24 km.

Baca: Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Akses menuju masjid bisa melalui jalan lintas nasional Banda Aceh-Medan, dengan waktu tempuh sekitar 35 menit, baik dengan mengunakan angkutan umum ataupun kendaraan pribadi.

(TribunnewsWiki.com/Mirta)



Alamat Desa Keude, Kecamatan Indrapuri
Lokasi Kabupaten Aceh Besar, Banda Aceh
Google Map CC8W+4MJ, Indra Puri, Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23373
   


Sumber :


1. kebudayaan.kemdikbud.go.id
2. disparpora.acehbesarkab.go.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved