Dirinya mengaku terpaksa harus menyembunyikan album dan foto-foto BTS di tengah kekuasaan Taliban.
"Situasi kami memaksa kami untuk membakar atau menyembunyikan foto dan album BTS kami," ungkapnya, sebagaimana dikutip dari Koreaboo, Selasa (24/8/2021).
Menurutnya, Taliban tidak mengizinkan orang-orang mendengarkan lagu mainstream, termasuk lagu K-Pop di masa lalu.
"Saya sangat takut dan terkejut bahwa Taliban datang," kata A.
"Saya takut mendengar bahwa Taliban menculik gadis-gadis," tutur dia.
Sejak Taliban mulai berkuasa, A hanya bisa berdiam diri di dalam rumah agar tetap selamat.
"Sejak Taliban mengambil alih, saya tinggal di rumah," kata dia.
Selama di dalam rumah, A mengaku tetap berhati-hati dan tidak sembarangan mengintip ke jendela.
Ia juga mengungkapkan, kedatangan Taliban membuatnya dibatasi dalam melakukan aktivitas.
Bahkan, ia tak bisa lagi mendengarkan lagu-lagu maisntream di jalanan, kecuali musik milik Taliban.
"Saya tidak bisa lagi mendengar musik yang saya dengar di jalanan sebelum Taliban mengambil alih," kata dia.
"Saya hanya mendengar musik aneh Taliban sepanjang hari," ucap dia.
Dirinya juga memohon agar dunia bisa menyelamatkan Afghanistan dari kekuasaan Taliban.
"Semua orang melihat kita mati. Saya berharap komunitas internasional tidak akan meninggalkan Afghanistan sendirian dalam hal ini," ucap narasumber A.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)
SIMAK ARTIKEL SEPUTAR KONFLIK AFGHANISTAN DI SINI