Wanita Afghanistan Melahirkan di Pesawat Militer AS Saat Dievakuasi dari Kabul ke Jerman

Komando Mobilitas Udara Militer AS menyebut bahwa wanita itu telah melahirkan di dalam ruang kargo pesawat sebelum diangkut ke rumah sakit.


zoom-inlihat foto
wanita-afghanistan-melahirkan-di-pesawat-evakuasi-2.jpg
US Air Mobility Command (AMC)
Seorang wanita Afghanistan telah melahirkan di atas pesawat evakuasi yang membawa orang-orang dari Kabul ke Jerman.


Pentagon mengatakan pada hari Minggu bahwa pihaknya secara resmi mencari bantuan dari maskapai komersial untuk merelokasi pengungsi dari Afghanistan begitu mereka meninggalkan negara itu.

Baca: Kronologi 26 WNI Berhasil Dievakuasi dari Afganistan, Kini Telah Tiba di Indonesia

Baca: Janji Taliban, Bakal Ciptakan Perdamaian, Hormati Hak Perempuan dan Tak Akan Jadi Sarang Teroris

Dalam gambar ini milik Korps Marinir AS, para pengungsi naik ke bus untuk diproses selama evakuasi di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, 22 Agustus 2021. Presiden Joe Biden pada hari Minggu mengatakan dia masih berharap untuk menyelesaikan
Dalam gambar ini milik Korps Marinir AS, para pengungsi naik ke bus untuk diproses selama evakuasi di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, 22 Agustus 2021. Presiden Joe Biden pada hari Minggu mengatakan dia masih berharap untuk menyelesaikan "memilukan "evakuasi dari Afghanistan pada akhir bulan tetapi memperingatkan potensi serangan teroris terhadap bandara Kabul yang padat. (Isaiah CAMPBELL / KORPS LAUT AS / AFP)

Tahap awal program Civil Reserve Air Fleet telah diaktifkan, yang meliputi permintaan 18 pesawat: masing-masing tiga dari American Airlines, Atlas Air, Delta Air Lines dan Omni Air; dua dari Hawaiian Airlines; dan empat dari United Airlines.

Pesawat tidak akan terbang ke bandara internasional Hamid Karzai di Kabul.

Melainkan mereka akan digunakan untuk memindahkan penumpang dari bandara lain di wilayah tersebut dan di tempat lain di dunia begitu mereka meninggalkan Kabul.

Hal ini memungkinkan militer AS untuk fokus pada bagian Afghanistan dari evakuasi.

(Tribunnewswiki.com/Saradita)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved