Pertempuran Padang Area

Pertempuran Padang Area merupakan peristiwa perlawanan rakyat Kota Padang, Sumatera Barat terhadap tentara Sekutu yang terjadi pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan.


zoom-inlihat foto
Monumen-Padang-Area.jpg
Wikipedia
Pertempuran Padang Area merupakan peristiwa perlawanan rakyat Kota Padang, Sumatera Barat terhadap tentara Sekutu yang terjadi pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Pertempuran Padang Area merupakan peristiwa perlawanan rakyat Kota Padang, Sumatera Barat terhadap tentara Sekutu yang terjadi pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pertempuran Padang Area merupakan peristiwa perlawanan rakyat Kota Padang, Sumatera Barat terhadap tentara Sekutu yang terjadi pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Pertempuran terseut terjadi pada 27 November 1945 di Sekolah Teknik Simpang Haru (Kageo Gakko, bekas Ambacht School, sekarang SMK).

Insiden bermula ketika serdadu KNIL menduduki sekolah secara paksa, sehingga memicu kecaman dari seorang guru sekaligus kepala sekolah di sana, yakni Said Rasad yang nantinya menjadi Wali Kota Padang.

Akibat protes tersebut, Said Rasad dipukul oleh para serdadu KNIL hingga pingsan.

Hal tersebut kemudian memicu perlawanan dari pihak Republik, sehingga pada malam harinya sekelompok pemuda menyerang para serdadu di sekolah yang telah mereka duduki. (1)

Baca: KNIL (Koninklijk Nederlandsch Indische Leger)

Tugu Padang Area/ Monumen Padang Area
Pada 1990, Pemerintah Kota Padang membangun Monumen Padang Area di Simpang Haru, persis di depan Sekolah Teknik Simpang Haru yang merupakan lokasi terjadinya Pertempuran Padang Area.

  • Kronologi


Beberapa minggu setelah kedatangan Sekutu pada Oktober 1945, Padang dipenuhi oleh para pengungsi yang sebagian besar merupakan orang Belanda atau orang Eropa yang bekerja untuk Belanda dan perusahaan swasta.

Sedangkan sebagian kecilnya merupakan mantan serdadu KNIL Ambon dan Manado yang mengabdikan diri mereka untuk kepentingan Belanda.

Mulanya pihak Republik membantu Sekutu dalam menyediakan tempat pengungsian, namun semakin lama jumlah pengungsi yang datang semakin banyak, sehingga pihak Republik mulai kesulitan menanganinya.

Pada 27 November 1945, sekelompok serdadu KNIL melancarkan aksi pendudukan secara paksa terhadap Sekolah Teknik Simpang Haru.

Mereka seketika menyerobot masuk ke pekarangan sekolah sekitar pukul 10:00 pagi, ketika para murid dan guru sedang belajar di dalam kelas.

Awalnya, mereka melemparkan barang bawaan mereka dari balik pagar gedung sekolah, sehingga salah seorang guru sekaligus kepala sekolah di sana, Said Rasad, memprotes tindakan tersebut.

Said menanyakan kepada para serdadu tentang keberadaan komandan mereka, sehingga ia diantar ke rumah komandan mereka yang letaknya tak jauh dari sekolah.

Namun, setelah melakukan pembicaraan, para pengawal komandan mengusir Said kemudian menyerangnya secara brutal hingga pingsan.

Komisaris Polisi Johnny Anwar kemudian segera menolong Said, dan tak lama usai kejadian, kasus yang menimpa Said tersebut tersiar luas di kalangan Republik.

Menjelang malam hari, sekelompok pemuda di bawah pimpinan Rasyid Boneng bergerak menyerang serdadu KNIL di Sekolah Teknik Simpang Haru.

Akibatknya, beberapa anggota serdadu KNIL menjadi korban akibat serangan tersebut.

Menanggapi insiden tersebut, tentara Sekutu dan KNIL melakukan penggeledahan terhadap rumah-rumah penduduk di sekitar Simpang Haru, Parak Gadang, hingga Bandar Buat.

Ratusan pemuda dijebloskan ke penjara dan beberapa rumah penduduk dibakar hingga memakan korban dari pihak Republik. (2)

Baca: Pertempuran Laut Aru

Baca: Pertempuran Surabaya

  • Dampak


Setelah adanya peristiwa penyerangan di Simpang Haru tersebut, tentara Sekutu mulai menetapkan pemberlakuan jam malam secara ketat, yakni dari pukul 6 sore hinga pukul 6 pagi.

Sementara bagi pihak Republik, insiden di Simpang Haru tersebut telah menciptakan kebencian terhadap tentara Sekutu.

Pertempuran antara rakyat dan tentara Sekutu itu dilaporkan terjadi di Sungai Baramas dan Teluk Bayur.

Untuk mengenang insiden tersebut, pada 1990, Pemerintah Kota Padang membangun Monumen Padang Area di Simpang Haru, persis di depan Sekolah Teknik Simpang Haru yang merupakan lokasi terjadinya pertempuran. (2)

Baca: NICA (Netherlands Indies Civil Administration)

Baca: Serangan Umum Surakarta

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Pertempuran Padang Area
Peristiwa 27 November 1945
Lokasi Sekolah Teknik Simpang Haru, Padang
Pihak Rakyat Kota Padang, mantan serdadu KNIL (Belanda)
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Boh Rom-Rom

    Boh rom-rom merupakan jajanan khas Aceh yang terbuat
  • Sie Reuboh

    Sie Reuboh merupakan makanan khas Aceh yang terbuat
  • Kue Bhoi

    Kue Bhoi merupakan kue khas dari Aceh.
  • Alec Baldwin

    Alec Baldwin ialah seorang komedian, aktor, penulis, produser,
  • Film - Battle (2018)

    Battle merupakan film romantis karya Katarina Launing yang
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved