Polisi di Solo Dikeroyok 7 Orang karena Berusaha Melerai Perkelahian

Polisi berinisial B di Solo dikeroyok karena mencoba melerai perkelahian.


zoom-inlihat foto
The-Daily-StarThe-Daily-Star.jpg
The Daily Star
Ilustrasi pengeroyokan warga terhadap polisi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang anggota kepolisian asal Solo, B, dikeroyok warga saat mencoba melerai perkelahian.

Saat itu, B mencoba menolong warga berinisial M yang dikeroyok oleh 7 orang.

Wakapolresta Solo AKBP Gatot Yulianto menjelaskan kejadian pengeroyokan itu terjadi karena kecelakaan lalu lintas.

B mencoba datang menolong korban, M, di Jalan Dr Radjiman, Selasa (13/7/2021).

Kecelakaan antara mobil Nissan Grand Livina dan sepeda motor itu menarik warga sekitar, salah satunya M.

M lalu memfoto kejadian kecelakaan itu. Namun, para terduga pelaku diduga tak terima dan mengingatkan M untuk menghapus fotonya.

Namun, M tidak menggubris permintaan itu dan kemudian pergi meninggalkan lokasi.

Ilustrasi Pengeroyokan.
Ilustrasi Pengeroyokan. (Shutterstock)

Setelah itu, para terduga pelaku mengejar korban dengan meneriakinya jambret.

"Kelompok pelaku tersebut mengejar, terus memukuli korban bersama-sama di depan Gedung Mawar. Kemudian korban dibawa ke depan SMA Al Islam Jalan Honggowongso dan dipukuli kembali," kata Gatot dalam konferensi pers di Mapolresta Solo, Senin (9/8/2021).

Polisi ikut jadi korban

Saat kejadian, kataGatot, datang anggota Polsek Serengan yang sedang berpatroli berusaha melerai dan mengamankan pelaku di lokasi.

Namun, B justru dipukuli oleh pelaku di lokasi kejadian hingga terluka. Para pelaku juga merusak mobil patroli korban.

Baca: Viral di TikTok, Pedagang Koran di Solo yang Dibantu Polisi Berjualan Awalnya Takut

Baca: Gabungan Politik Indonesia (GAPI)

"Polisi yang datang ke lokasi untuk melerai juga dipukuli dan mobil patroli ditendangi oleh kelompok pelaku yang mengakibatkan pintu samping kanan rusak," kata dia.

Mengetahui kejadian itu, tutur Gatot, Kapolresta Solo Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak bersama dengan anggota mendatangi lokasi.

Namun, kelompok pelaku sudah tidak berada di lokasi.

"Kita melakukan pengembangan dan penyelidikan sehingga terkumpullah bukti-bukti dan Alhamdulillah pada malam hari kita berhasil menangkap beberapa pelaku. Kemudian besok pagi dan siangnya berhasil kita tangkap lagi sebanyak tujuh orang pelaku," kata dia, dikutip dari Kompas.com.

Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan (LADBIBLE)

Pelaku ditangkap

Kini, tujuh orang pelaku pengeroyokan warga dan polisi itu telah ditangkap oleh Kapolresta Surakata.

Ketujuh terduga pelaku itu adalah AP alias Galih, KU, ESP, AW alias Agung, LP, AS alias Gendon, dan DS.

Para pelaku semuanya merupakan warga Solo.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved