Pernah Klaim Tak Percaya Covid, dr Lois Owen Kini Gabung Partai Farhat Abbas, Ini Janji Jika Menang

Sosok yang bikin heboh lantaran mengaku tak percaya Covid-19 tersebut kini diketahui terpilih menjadi petinggi salah satu partai.


zoom-inlihat foto
Dokter-Lois-Owien-yang-heboh-di-media-sosial-tidak-percaya-dengan-virus-corona-atau-Covid-19.jpg
Istimewa via Tribun Jakarta
Dokter Lois Owien yang heboh di media sosial tidak percaya dengan virus corona atau Covid-19


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sempat menghilang, sosok dr Lois Owen kini kembali muncul ke permukaan.

Sosok yang bikin heboh lantaran mengaku tak percaya Covid-19 tersebut kini diketahui terpilih menjadi petinggi salah satu partai.

dr Lois Owen resmi didaulat menjadi Sekretaris Jenderal Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai).

Sebagai informasi, Partai Pandai merupakan partai yang dicetuskan dan diketuai oleh Farhat Abbas.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Farhat Abbas di laman media sosialnya.

"Ayo gabung bersama kami partai pandai ( partai negeri daulat indonesia ) Farhat abbas ( ketum ) dr Lois ( sekjen )," unggah Farhat Abbas.

Farhat Abbas mengurai janji jika partai yang dipimpinnya bersama dr Lois bakal menang Pemilu.

"Nanti kalo partai pandai jadi pemenang pemilu 2024 kita buka lagi rekam medis kematian korban Covid, kalo terbukti akibat keracunan obat dan salah mengambil tindakan, maka rumah sakit dan pemerintah wajib Mengganti uang duka keluarga korban 10 milyar per jiwa yg meninggal ( partai Pandai)"

Baca: Pernyataannya Soal Covid-19 Buat Heboh, dr Lois Owien Janji Tak akan Mengulangi Perbuatannya Lagi

Baca: Dianggap Sebar Hoaks Covid-19, dr Lois Owien Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Hukum dr Lois Owen

Seperti diketahui, dr Lois memberikan pernyataan kontroversial perihal Covid-19 dalam sebuah acara yang dipandu Hotman Paris Hutapea.

Dirinya mengaku tak percaya Covid-19 dan juga terus menuliskan sanggahannya mengenai covid-19.

Dalam akun Twitternya, @LsOwien, ia mengatakan bahwa lansia yang meninggal akibat covid-19 karena kekurangan vitamin dan mineral.

"Cuma karena kurang vitamin dan mineral, Lansia diperlakukan seperti penjahat?? Covid-19 bukan virus dan tidak menular!" tulis dr Lois.

Imbas dari pernyataannya tersebut, dr Lois Owen pun terjerat hukum.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengungkapkan, dr Lois ditangkap pada Minggu (11/7/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Ramadhan mengatakan, dr Lois ditangkap karena diduga telah menyebarkan berita bohong alias hoaks.

"Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menindaklanjuti laporan polisi model A. Kemudian tanggal 11 juni 2021 pukul 16.00 unit 5 tindak pidana Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah mengamankan saudara L terkait dengan dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong," kata Ramadhan di Mabes Polri, Senin (12/7/2021).

Menurut Kombes Ramadhan, dr Lois menyebarkan berita bohong terkait Covid-19 secara sengaja dan berpotensi memicu kegaduhan.

"dr L telah menyebarkan berita bohong dan atau menyiarkan berita, atau pemberitaan bohong dengan sengaja yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan rakyat," ujar dia.

"Jadi di antaranya postingannya adalah 'korban yang selama ini meninggal akibat Covid-19 adalah bukan karena Covid-19, melainkan diakibatkan oleh interaksi antarobat dan pemberian obat dalam 6 macam'," tambahnya.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved