Monumen LAPRIS Takalar

Monumen LAPRIS atau Monumen Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi adalah sebuah monumen yang terletak di kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.


zoom-inlihat foto
Monumen-Lapris-Sulawesi.jpg
instagram @rajamud6
Monumen LAPRIS atau Monumen Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi adalah sebuah monumen yang terletak di kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Monumen LAPRIS atau Monumen Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi adalah sebuah monumen yang terletak di kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Monumen LAPRIS atau Monumen Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi adalah sebuah monumen yang terletak di kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Monumen ini dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan dari tanah Takalar, khususnya para anggota yang tergabung dalam Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi (LAPRIS).

Monumen LAPRIS berjarak 12 km dari kota Takalar dan 50 km dari Kota Makassar.

Monumen yang berada di bukit desa Bulukunyi ini, merupakan salah satu tempat yang layak untuk dikunjungi.

Pesona alam dan hamparan lereng pegunungan di kawasan ini tertata rapi, ditambah suasana alam pedesaan yang sejuk dengan hamparan perbukitan alami. (1)

Baca: Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat) Balikpapan

Baca: Monumen Mandala Makassar

 

  • Sejarah


Latar belakang berdirinya Monumen LAPRIS ini merujuk pada pembentukan Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi (LAPRIS) pada tahun 1940-an di bawah kepemimpinan Ranggong Daeng Romo.

Ranggong Daeng Romo merupakan seorang aktivis pejuang yang membentuk organisasi yang dikenal dengan nama Gerakan Muda Bajeng (GMB).

Dalam perkembangannya, organisasi ini kemudian berubah menjadi laskar perjuangan untuk melawan pasukan Belanda.

GMB merupakan bagian dari terbentuknya laskar gabungan sulawesi dengan total sebanyak 19 organisasi perjuangan yang tersebar di seluruh daerah.

Organisasi ini kemudian dikenal dengan sebutan Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi atau LAPRIS. (1)

Baca: Monumen Tugu Trisula Blitar

Baca: Monjaya (Monumen Jalesveva Jayamahe)

  • Ranggong Daeng Romo


Ranggong Daeng Romo ialah seorang pejuang kemerdekaan sekaligus sebagai Pahlawan Nasional Indonesia asal Sulawesi Selatan.

Ranggong bersama pasukannya mengangkat senjata demi melawan serdadu Belanda di Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan setelah berakhirnya Perang Dunia II.

Pasukan dari Ranggong Daeng Romo terdiri dari berbagai macam pekerjaan, salah satu yang paling menonjol ialah para bandit.

Bersama dengan para bandit-bandit tersebut, Ranggong Daeng Romo membentuk berbagai badan kelaskaran.

Tercatat, Ranggong bersama Laskar Pemberontakan Rakyat Indonesia Sulawesi (LAPRIS) melakukan serangan terhadap posko-posko serdadu militer NICA dan Sekutu di daerah Sulawesi Selatan.

Generasi-generasi pejuang di Sulawesi Selatan ini muncul setiap waktu yang terdiri dari berbagai kepentingan mulai dari nasionalisme negara hingga kelompok perampok/bandit.

Adapun tokoh-tokoh terkemuka yang bergerak pada masa revolusi kemerdekaan yakni, mulai dari era Sumange Rukka, I Tolok Daeng Magassing, hingga Ranggong Daeng Romosemuanya.

Ranggong Daeng Romo sendiri dilahirkan di Kampung Bone-Bone, Polongbangkeng, Sulawesi Selatan, pada tahun 1915.

Atas jasa-jasanya, Ranggong Daeng Romo dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tanggal 3 November 2001. (2)

Baca: Monumen Perjuangan Taruna (Monumen Plataran)

Baca: Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Monumen LAPRIS
Alamat Bulukunyi, Polombangkeng Selatan, kab.Takalar, Sulawesi Selatan, 92252
Fungsi mengenang jasa para pahlawan dari tanah Takalar
Tokoh Ranggong Daeng Romo
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved