Konstantinopel

Konstantinopel atau Constantinopolis adalah ibu kota Kekaisaran Romawi, Kekaisaran Romawi Timur, Kekaisaran Latin dan Kesultanan Utsmaniyah.


zoom-inlihat foto
konstantinopel-4.jpg
SHUTTERSTOCK/LESTERTAIR
Ilustrasi Konstantinopel

Konstantinopel atau Constantinopolis adalah ibu kota Kekaisaran Romawi, Kekaisaran Romawi Timur, Kekaisaran Latin dan Kesultanan Utsmaniyah.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Konstantinopel atau Constantinopolis adalah ibu kota Kekaisaran Romawi, Kekaisaran Romawi Timur, Kekaisaran Latin, dan Kesultanan Utsmaniyah.

Selama Abad Pertengahan, Konstantinopel merupakan kota terbesar dan termakmur di Eropa.

Sejak abad ke-10, Konstantinopel juga disebut sebagai Istanbul, yang berasal dari kata dalam bahasa Yunani "Istimbolin", artinya "dalam kota" atau "ke kota".

Setelah ditaklukkan oleh Kesultanan Utsmaniyah pada 1453, nama resmi Konstantinopel dipertahankan dalam dokumen-dokumen resmi dan cetakan uang logam.

Namun, setelah munculnya Republik Turki, pemerintah Turki keberatan dengan nama "Konstantinopel" dan diganti dengan nama "Istanbul".

Penggantian nama tersebut diatur dalam Undang-Undang Pelayanan Pos Turki, sebagai bagian dari reformasi nasional Ataturk.

Istanbul berasal dari kata "Stambol", yakni sebutan untuk Konstantinopel yang digunakan orang Yunani dan Slavia dalam percakapan sehari-hari. (1) 

Baca: Cordoba

konstantinopel
Ilustrasi Muhammad Al-Fatih dan Hagia Sophia.

  • Sejarah #


Konstantinopel sudah diprediksi takluk oleh Nabi Muhammad Saw. saat dikepung orang-orang Quraisy dalam Perang Khandaq.

Kemudian sejak zaman Khulafaur Rasyidin, para penerus Nabi seperti Daulah Umayyah, Daulah Abasiyah, Dinasti Mamalik, dan termasuk Mehmed II semua berambisi menaklukkan Romawi.

Turki Utsmani adalah salah satu dinasti Islam terakhir dan berdiri hampir 500 tahun, sama lamanya dengan Kekaisaran Romawi Timur yang ditaklukkan. (2) 

Konstantinopel memiliki letak yang sangat strategis dalam segi ekonomi maupun politik dunia.

Sejak tahun 324 Masehi hingga awal abad ke-15 Masehi Konstantinopel menjadi ibu kota dari Byzantium Romawi Timur.

Konstantinopel terletak di antara benua Asia dan Eropa serta dibelah oleh Selat Bosporus. (3)

Baca: Tepi Barat, Palestina

konstantinopel 2
Ilustrasi peperangan di Konstantinopel

  • Sosok Sultan Mehmed II #


Sultan Mehmed II atau biasa disebut dengan Muhammad Al Fatih memiliki banyak alasan yang kuat untuk menaklukan Konstantinopel.

Berikut latar belakang dari penaklukan Konstantinopel.

1. Dinasti Utsmani ingin menguasai kegiatan perdagangan internasional di kawasan Konstantinopel

2. Muhammad Al Fatih ingin meruntuhkan dominasi Byzantium Romawi Timur di kawasan Timur Tengah

3. Menegaskan kekuatan pengaruh Islam di dunia Internasional. (3)

Baca: Arab Saudi

 

  • Penaklukan Konstantinopel #


Pada 6 April 1453 Masehi, pasukan Utsmani berjumlah 150.000 orang di bawah pimpinan Al-Fatih dipersenjatai dengan meriam Basilika yang dibuat dengan teknologi terbaru saat itu.

Selama penaklukan, Al-Fatih memiliki para penasihat dan ahli perang yang bisa diandalkan.

Tiga orang yang dipercayai Al-Fatih untuk menaklukan Konstantinopel adalah Syeh Aaq Syamsudin, Halil Pasha, dan Zaghanos Pasha.

Pertempuran Konstantinopel 1453 ini berlangsung di darat, laut, dan bawah tanah.

Pertempuran darat terjadi di sekitar bentang Konstantinopel.

Pertempuran laut berlangsung di perairan Tanduk Emas.

Selain itu, pertempuran bawah tanah dilakukan melalui penggalian terowongan dari pasukan Utsmani untuk meruntuhkan struktur benteng Konstantinopel.

Penaklukkan Konstantinopel tak kunjung menunjukkan hasil yang positif selama berminggu-minggu.

Pasukan muslim masih belum mampu menerobos atau meruntuhkan benteng Konstantinopel.

Puncak penaklukan Konstantinopel terjadi ketika Al-Fatih memutuskan untuk memindahkan kapal perang Utsmani dengan jalur darat untuk menghindari rantai-rantai bawah laut yang dipasang oleh Byzantium Romawi.

Hanya dalam semalam, sekitar 70 kapal bisa memasuki wilayah selat Golden Horn dan melakukan serangan secara total ke jantung pertahanan Konstantinopel.

Pada 29 Mei 1453, Al-Fatih bersama pasukan Utsmani dapat menaklukan Konstantinopel secara keseluruhan.

Keberhasilan penaklukan Konstantinopel oleh Al-Fatih dan pasukan Utsmani membawa dampak yang sangat besar bagi dunia Internasional. (3)

Baca: Afghanistan

  • Dampak terjatuhnya Konstantinopel #


- Perdagangan internasional dunia yang berpusat di Konstantinopel dapat dikuasai oleh Utsmani.

- Munculnya era penjelajahan samudra oleh bangsa Eropa untuk mencari sumber dari komoditas perdagangan internasional

- Berakhirnya kekuasaan imperium Romawi dan berakhirnya abad pertengahan di Eropa

- Munculnya gerakan reformasi gereja, renaisans, dan masa pencerahan di Eropa. (3)

Baca: Arab Saudi

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



Alamat
Ibu Kota Ibu kota Kekaisaran Romawi, Kekaisaran Romawi Timur, Kekaisaran Latin dan Kesultanan Utsmaniyah.
Lokasi Konstantinopel terletak di antara benua Asia dan Eropa serta dibelah oleh Selat Bosporus.
   


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. internasional.kompas.com
3. www.kompas.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved