Pendidikan Sariamin Selasih
Sebagai seorang perempuan pada masa itu, pendidikan yag dienyam Sariamin termasuk tinggi.
Pendidikan terakhirnya adalah Meisjes Normaalschool (Sekolah Guru Perempuan) yang dijalaninya di Padang Panjang tahun 1921-1925.
Selain pendidikan formal di zaman pemerintahan Belanda, pada masa Jepang Sariamin juga mengikuti Sekolah Tinggi Pendidikan zaman Jepang atau Jo Kien Sihan Gakko pada sekitar tahun 1943-1944 di Padang Panjang.
Sariamin juga pernah mengikuti pendidikan di sekolah Samilussalam kepunyaan Ja'afar Jambek di Bukit Tinggi.
Sekolah inilah yang menjadikan Sariamin dekat dengan agama Islam dan kemudian menjadi pengurus organisasi Islam yang aktif.
Baca: 8 Tempat Misterius di Bumi Ini Berhasil Ditemukan Berkat Bantuan Google Maps
Karya Sariamin Ismail
Sariamin Ismail telah menghasilkan sejumlah karya sastra di antaranya puisi karya prosanya terdiri atas roman, legenda, cerita anak-anak dan cerita pendek.
Dalam menulis karyanya, Sariamin menggunakan nama pena Selasih atau Seleguri atau Selasih Seleguri.
Berikut ini beberapa karya yang dihasilkan Sariamin Ismail atau Selasih:
Puisi
1. Kebesaran Hari Raya (Pandji Pustaka. No. 8-9. 1933. Th. 11)
2. Kecewa (Pandji Pustaka. No. 24. 1933. Th. 11)
3. Lapar (Pudjangga Bam. No. 1. 1933. Th. 1)
Prosa
Roman (sudah terbit)
1. Kalau Tak Untung (Balai Pustaka. Jakarta: 1933)
2. Pengaruh Keadaan (Balai Pustaka. Jakarta: 1937)
3. Kembali Ke Pangkuan Ayah (Mutiara Sumber Widya, Jakarta: 1986)
4. Musibah Membawa Bahagia (Depdikbud. Jakarta: 1986)
Roman (belum terbit)
1. "Di Pusara Ibu"
2. "Corak Dunia"
(Tribunnewswiki.com/Ami)