Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM- Tari Indang atau dikenal Indang Badindin adalah kesenian tari khas Pariman, Sumatera Barat.
Tarian ini dari istilah "indang" yang mewakili alat musik sejenis rebana namun berukuran 18-15 cm, berfungsi sebagai metronom (pengatur tempo).
Tari Indang Badindin merupakan suatu bentuk sastra lisan yang tersampaikan dalam gerak secara berkelompok.
Selain itu tarian ini juga sebagai tari keagamaan seperti media dakwah Islam dan merupakan tari pergaulan muda-mudi.
Para penari menampilkan dengan gerakan yang kompak, dinamis, dan ceria.
Selian itu, para perani juga harus bekerja sama antara satu dengan lainnya.
Jumlah pemain yakni berjumlah ganjil.
Tarian ini dilakukan sambil memainkan indang dipimpin oleh seorang tukang dzikir.
Di dalam tarian Indah termuat nyanyian maqam, iqa’at, avaz dan mempergunakan musik gambus.
Maqam menjadi perwakilan dari tangga nada, interval dan ambitus.
Iqa’at mewakili pola ritmik, dan avaz merupakan melodi yang bergerak bebas tanpa irama yang juga merupakan musik khas Islam. (1)
Baca: Tarian Jawa
Asal usul #
Tari Indang Badindin telah ada semenjak abad ke-14 pada era penyebaran agama Islam di daerah Sumatera Barat.
Gerakan para penari tarian adat Sumatera Barat ini yaitu dengan membungkukkan badan sembari berlutut bersamaan.
Tarian ini dibawakan sebagai penghormatan pada Allah.
Indang Badindin merupakan tarian yang terkenal di wilayah Padang Pariama. (2)
Baca: Tari Tabuik
Pertunjukan #
Pengiring tarian ini yaitu alat musik rebana.
Durasi tari indang cukup pendek yakni kurang lebih 30 menit.
Tari Indang Badindin dibawakan oleh 14 orang, 13 penari serta santun orang yang menjadi tukang dzikir.
Tujuh penari di antaranya yaitu laki-laki, yang kemudian dikenal dengan sebutan ‘anak indang‘.
Sebelumnya anak indang akan diberikan bimbingan oleh guru yang mendapat sebutan tukang dzikir. (2)
Baca: Tari Saureka Reka
Busana dan Iringan musik #
Busana yang dikenakan para penari adalah pakaian Adat Minang atau bisa juga memakai pakaian Adat Melayu.
Peelengkapan yang menghiasi busana, terdiri dari hiasan kepala, baju yang sedikit longgar, celana longgar hitam dan di balut dengan sarung khas minang.
Gendang Rapa'i atau rebana indang yang berfungsi sebagai pengatur tempo dan memeriahkan suasana penampilan.
Penari juga diiringi oleh lagu khas Minang yang berjudul Dindin Badindin. (3)
Baca: Tari Giring-Giring
(Tribunnewswiki.com/ Husna)
| Asal | Sumatera Barat |
|---|
| Makna | Tari Indang Badindin merupakan suatu bentuk sastra lisan yang tersampaikan dalam gerak secara berkelompok. |
|---|
| Asal usul | Tari Indang Badindin telah ada semenjak abad ke-14 pada era penyebaran agama Islam di daerah Sumatera Barat. |
|---|
Sumber :
1. blogkulo.com
2. keluyuran.com
3. id.wikipedia.org