Tari Giring-Giring

Tari Giring-Giring adalah tarian tradisional dari Suku Dayak Maanyan, Kalimantan Tengah.


zoom-inlihat foto
Tari-Giring-Giring.jpg
pesona.travel
Tari Giring-giring dari Kalimantan Tengah

Tari Giring-Giring adalah tarian tradisional dari Suku Dayak Maanyan, Kalimantan Tengah.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Tari Giring-Giring adalah tarian tradisional dari Suku Dayak Maanyan, Kalimantan Tengah.

Tarian ini juga dikenal dengan istilah ganggerang, yaitu sebuah bambu yang berisi biji piding.

Tari Giring-Giring merupakan seni tari yang mengekspresikan bentuk kegembiraan dan rasa kasih sayang.

Simbol dari tarian ini adalah gerakan hentakkan satu tongkat gantar yang dipegang tangan kiri ke lantai.

Sedangkan, tangan kanan memegang bambu yang berisi kerikil, sehingga mengahasilkan bunyi yang khas.

Pertunjukan tari Giring-Giring ditampilkan untuk menyambut kedatangan tamu istimewa.

Selain itu, tarian ini juga dijadikan sebagai tarian pergaulan para muda-mudi di Kalimantan. (1) 

Baca: Tarian Jawa

Tari Giring-Giring 1
Tari Giring-Giring yang berasal dari Kalimantan Tengah

  • Asal usul


Sejarah tari Giring-Giring mempunyai dua kisah.

Pertama menurut Suku Dayak Taboyan Bawo dan Siang Murung yang hidup dipedalaman Sungai Bintaro.

Tarian ini disebut dengan witu yang dikenal dengan tari Tolang Totai yang artinya ruas bambu dan tongkat kayu.

Di dalam tongkat kayu tersebut terdapat biji-bijian jagung yang apabila dimainkan akan terdengar bunyi gemerincing.

Berdasarkan cerita, dulu ada seorang pemuda desa yang tersesat dalam goa selama kurang lebih dua hari dua malam.

Dalam gua pemuda tersebut mendengar suara rintik air. suara rintik air jatuh tersebut, terdengar seperti alunan musik.

Kemudian, setelah keluar goa, pemuda tersebut melihat banyak orang desa sedang menari beramai-ramai sambil menanam padi.

Selanjutnya pemuda tersebut membuat alat musik Tolang Totai atau disebut juga salung.

Sementara menurut Suku Dayak Maayan dan Suku Dayak Lawangan yang hidup di daerah pendalaman bagian selatan yang meliputi daerah Buntok sampai daerah Barito Timur.

Tari Giring-Giring berasal dari nama Nampak, yaitu tarian yang bertemakan tari perjuangan.

Tarian tersebut menggambarkan masyarakat desa yang bersuka cita bersama-sama untuk menyambut kehadiran para pejuang suku Dayak yang baru datang kembali dari medan peperangan.

Seiring dengan perkembangan zaman, tari Giring-Giring menjadi tarian pergaulan muda mudi dalam setiap upacara adat tertentu, seperti penyambutan penganten dalam upacara pernikahan adat Dayak, acara Syukuran sehabis panen tutup tahun dan penyambutan tamu-tamu agung.

Begitu populernya tarian tersebut di Kalimantan, bahkan di Indonesia sehingga tari Giring-giring menjadi gambar tampilan di pecahan uang dua ribu rupiah. (1)

Baca: Tari Mangunatip

  • Gerakan


Para penari tari Giring-Giring posisi badan berdiri sambil bergerak mengikuti irama musik, menghentakan stik, dan gangereng di kudua tangan, sehingga menimbulkan bunyi.

Untuk iringan musik tari tersebut diiringi dengan suara alat musik, seperti saron, gendang, dan gong.


Saron merupakan kenong yang terbuat dari lempengan berdiri dan terdiri dari lima atau lebih nada, do, re, mi, fa, so, la.

Keserasian antara ritme musik dari tongkat giring, musik dari alat musik yang mengiringi dan gerakan penari merupakan daya tarik tersendiri bagi penonton.

Sementara gendang merupakan alat tabuh terbuat dari kayu bulat yang telah mati, dibersihkan kulitnya lalu dilubangi tengahnya.

Sehingga berbentuk tabung dan salah satu ujung rongganya ditutup menggunakan kulit hewan (kambing atau luar) dan diikat atau dirajut menggunakan rotan yang sudah tua.

Sedangkan gong adalah alat musik yang terbuat dari bahan perunggu. Dapat juga terbuat dari bahan lempengan besi tipis. (1)

Baca: Tari Toerang Batu

  • Kostum


Busana yang dipakai penari perempuan dan laki-laki berbeda.

Penari laki-laki menggunakan model atasan berbentuk celana berukuran 3/4 kaki.

Pakaian tersebut terbuat dari kain biasa yang dilengkapi dengan ikat kepala kain berwarna merah.

Sedangkan untuk penari perempuan menggunakan pakaian tari dengan model atasan berlengan pendek dan bawahan span atau rok ukuran 5 jari di bawah lutut.

Busana tersebut dilengkapi dengan ikat kepala dengan warna bebas, seperti merah, hijau, kuning, atau coklat.

Properti yang digunakan seperti sepasang tongkat giring-giring khas Dayak, baju adat khas Dayak, selendang, dan bulu burung Tingang atau burung Rangkong. (1)

Baca: Tari Mance

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



Asal Kalimantan Tengah
Nama lain Tari Ganggerang
Makna Tari Giring-Giring merupakan seni tari yang mengekspresikan bentuk kegembiraan dan rasa kasih sayang.
   


Sumber :


1. www.kompas.com






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Sie Reuboh

    Sie Reuboh merupakan makanan khas Aceh yang terbuat
  • Film - Battle (2018)

    Battle merupakan film romantis karya Katarina Launing yang
  • Drama Korea - Melancholia (2021)

    Melancholia ialah drama Korea bergenre romantis yang diproduksi
  • Drama Korea - Siren (2021)

    Siren merupakan drama Korea yang rilis pada bulan
  • Alec Baldwin

    Alec Baldwin ialah seorang komedian, aktor, penulis, produser,
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved