Pelaku Penganiaya Tetangga karena Masalah Anjing di Cengkareng Dikenal Arogan dan Sering Protes

Pelaku penganiaya AH (59) pemilik anjing poodle yang bab di jalan, dikenal arogan, sering protes soal peliharaan tetangga ke RT.


zoom-inlihat foto
viral-pria-dianiaya-karena-anjingnya-bab-di-jalan.jpg
Twitter/Zoo_Fess
Tangkapan layar cerita viral seorang pria di Cengkareng tewas karena dianiaya tetanggnya karena anjingnya bab di jalan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pelaku berinisial JA (47) ditangkap polisi setelah menganiaya tetangganya AH (59) hingga tewas.

JA melakukan pemukulan terhadap AH karena masalah anjing peliharaan korban yang buang air besar (BAB) di jalan.

Tak terima anjing Poodle milik AH BAB di jalan komplek, JA pun naik pitam.

JA mulanya menyuruh anak AH untuk menyikat jalan komplek.

Karena takut, anak AH pun memberitahu kronologi kejadian kepada sang ayah.

AH yang mencoba mengklarifikasi justru menjadi korban penganiayaan.

Beberapa saat setelah itu, AH pun dinyatakan meninggal dunia.

Kesaksian warga sekitar

Sebelum insiden menganiayaan itu, JA memang dikenal sebagai sosok yang arogan oleh warga di sekitar.

“Iya (arogan), banyak tetangganya yang tidak pada suka dengan dia (JA),” kata Afuk, Ketua RT 01 RW 15 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, dikutip dari Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Baca: Viral Pria Dianiaya Tetangga karena Anjingnya Buang Kotoran di Jalan, Korban Akhirnya Meninggal

Tangkapan layar cerita viral seorang pria di Cengkareng tewas karena dianiaya tetanggnya karena anjingnya bab di jalan.
Tangkapan layar cerita viral seorang pria di Cengkareng tewas karena dianiaya tetanggnya karena anjingnya bab di jalan. (Twitter/Zoo_Fess)

Menurut Afuk, JA sudah beberapa kali berurusan dengan warga yang hewan peliharannya membuang kotoran di sekitar rumahnya.

“Jadi memang banyak yang bermasalah dengan dia karena anjing doang. Dia enggak suka (ada kotoran anjing di dekat rumahnya). Kalau dia pas ada di rumah, dia lihat dari CCTV ada yang anjing buang kotoran diuber (dikejar) sama dia,” kata Afuk.

JA juga sering mengeluhkan hal ini kepada Afuk.

Bahkan, Afuk sering menerima kiriman rekaman CCTV dari JA saat anjing warga buang kotoran di sekitar rumahnya.

Rekaman CCTV itu juga kerap disebar JA ke grup WhatsApp warga.

Padahal, menurut Afuk, hewan peliharaan warga bukan membuang kotoran di tanah milik JA, melainkan di jalanan umum.

“Saya bilang, ‘Pak, itu kan anjing bukan buang kotoran di tanah Anda, tapi di jalanan umum. Itu tanah siapa?' Saya ngomong begitu ke dia. Kan itu tanah umum, enggak ada yang punya,” jelas Afuk.

Kini, JA telah ditahan di Mapolsek Cengkareng. Ia disangkakan Pasal 351 KUHP ayat 3 dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Kronologi penganiayaan

Sebelumnya, JA menganiaya AH, pada Sabtu (24/7/2021).

AH kemudian mengembuskan napas terakhir pada Sabtu malam.

Baca: Tak Hanya Sang Artis, Tamu Undangan dan Hotel Juga Didenda karena Juyyputri

Baca: Hypomania

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang menjelaskan, kejadian bermula saat anak korban bernama Angel membawa jalan-jalan anjing poodle-nya keliling kompleks pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB.

"Terus anjing kelepas buang kotoran di depan rumah pelaku. Anaknya dimarahin sama si pelaku ini. Pelaku bawa-bawa bapaknya, 'Bawa bapakmu ke sini!'" lanjut Bintang.

Angel melaporkan kasus ini kepada korban.

Korban segera menghampiri pelaku di rumahnya, hingga adu mulut tak terelakkan.

Tangkapan layar cerita viral seorang pria di Cengkareng tewas karena dianiaya tetanggnya karena anjingnya bab di jalan.
Tangkapan layar cerita viral seorang pria di Cengkareng tewas karena dianiaya tetanggnya karena anjingnya bab di jalan. (Twitter/Zoo_Fess)

Tiba-tiba, pelaku memukul pipi korban.

"Dipukul, jatuh, kemungkinan besar kepala terbentur. Kebetulan pelaku dulu mantan (atlet) bela dirilah karena tenaga dan korban juga sudah lumayan tua," ujar Bintang, dikutip dari Kompas.com.

Korban segera dilarikan ke rumah sakit. Saat tiba di rumah sakit, korban masih sadarkan diri meski sudah berbicara dengan terbata-bata.

Sekitar pukul 21.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.

Seusai ayahnya dinyatakan meninggal dunia, anak korban membuat laporan kasus ke Mapolsek Cengkareng.

Angel segera dimintai keterangan.

Akhirnya tak lama setelah itu, polisi langsung menangkap pelaku.

Baca: Pengakuan Istri Pasien Covid-19 yang Jadi Korban Penganiayaan: Sampai Rumah Mulai Depresi

Baca: Viral Pasien Covid-19 Dianiaya, Bupati Toba: Warga Coba Amankan Korban karena Ludahi Tetangga

(TribunnewsWiki.com/Rest)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved