Heartburn/ Nyeri Ulu Hati

Heartburn atau yang bisa disebut nyeri ulu hati ialah sensasi perih dan panas yang terasa seperti terbakar di belakang tulang dada.


zoom-inlihat foto
nyeri-bagian-dada.jpg
Tribunjualbeli.com
Nyeri Bagian Dada

Heartburn atau yang bisa disebut nyeri ulu hati ialah sensasi perih dan panas yang terasa seperti terbakar di belakang tulang dada.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Heartburn atau yang bisa disebut nyeri ulu hati ialah sensasi perih dan panas yang terasa seperti terbakar di belakang tulang dada.

Kondisi ini termasuk normal dan umum terjadi, namun apabila sudah muncul berulang kali hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, heartburn memerlukan penanganan yang lebih serius.

Heartburn biasanya terjadi di bagian tengah dada atau tepat di atas perut yang menyebabkan rasa tidak nyaman dan sering kali disertai dengan munculnya rasa pahit dan asam di mulut.

Gejala heartburn bisa menjadi lebih parah sesaat setelah makan besar, berbaring, atau membungkuk.

Apabila seseorang mengalami heartburn lebih dari dua kali seminggu, bisa jadi ia mengidap gastroesophageal reflux disease atau sering disingkat GERD.

Baca: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Baca: Serangan Jantung

Perlu diwaspadai oleh siapapun tak selamanya nyeri dada dikaitkan dengan penyakit jantung, ada penyakit lain yang diawali dengan nyeri dada
Perlu diwaspadai oleh siapapun tak selamanya nyeri dada dikaitkan dengan penyakit jantung, ada penyakit lain yang diawali dengan nyeri dada (Tribunjualbeli.com)

  • Gejala


Sensasi panas seperti terbakar di dada

Ini merupakan gejala utama nyeri ulu hati, yang mana bisa bertambah parah setelah penderita selesai makan, berbaring, atau membungkuk.

Muncul rasa aneh dalam mulut

Sensasi ini terjadi dikarenakan adanya jumlah asam lambung yang meningkat, contohnya rasa pahit atau asam dalam mulut.

Gejala lainnya

• Batuk yang sering kambuh

• Sering cegukan

• Suara serak

• Bau mulut tidak sedap

• Perut kembung

• Sensasi terbakar di tenggorokan

• Kesulitan dalam menelan.

Baca: Hipertensi Pulmonal

Baca: Gagal Jantung

  • Penyebab


Heartburn terjadi apabila otot berbentuk cincin (sfingter) yang merupakan katup antara kerongkongan dan lambung tidak dapat mengencang atau menutup secara normal.

Normalnya, cincin otot ini bisa berkontraksi setelah makanan dari kerongkongan masuk ke dalam lambung.

Apabila otot sfingter lemah, makanan yang telah bercampur dengan asam lambung dapat kembali ke kerongkongan.

Asam lambung yang naik ini dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan menyebabkan rasa nyeri seperti terbakar di bagian dada.

Ilustrasi merokok. Pemerintah Thailand menerbitkan undang-undang baru berupa tuntutan hukum terhadap mereka yang kedapatan merokok di rumah.
Ilustrasi merokok. Pemerintah Thailand menerbitkan undang-undang baru berupa tuntutan hukum terhadap mereka yang kedapatan merokok di rumah. (Kompas Lifestyle)

Heartburn bisa dipicu oleh beberapa hal, diantaranya:

• Makan dalam jumlah yang melebihi kapasitas lambung

• Adanya tekanan pada lambung, biasanya terjadi karena kehamilan, obesitas, atau sembelit

• Mengonsumsi makanan pedas

• Mengonsumsi kafein, cokelat, buah sitrus, atau alkohol

• Berbaring segera setelah makan

• Minum obat-obatan tertentu, seperti aspirin atau ibuprofen

• Merokok

• Stres dan kurang tidur

Selain itu, heartburn juga bisa menjadi akibat dari hernia hiatus, yaitu suatu kondisi ketika bagian atas lambung masuk ke rongga dada.

  • Pengobatan


Untuk mengatasi heartburn, dokter harus mengetahui penyakit yang mendasarinya terlebih dahulu.

Secara umum, obat-obatan dan perubahan gaya hidup sudah cukup untuk mengurangi gejala ini.

Obat-obatan

Dokter dapat meresepkan obat-obatan guna mengatasi gejala nyeri ulu hati.

Beberapa jenis obat tersebut meliputi lansoprazole, omeprazole, dan ranitidine. 

Perubahan gaya hidup

• Makan dalam porsi kecil, namun lebih sering.

• Menjaga berat badan pada batas ideal.

• Saat berbaring, pastikan posisi kepala dan dada lebih tinggi dari perut, sekitar 10–20 cm saat tidur.

• Hindari makanan atau minuman yang dapat memicu nyeri ulu hati, seperti alkohol, kopi, teh, minuman bersoda, cokelat, makan pedas, dan lain-lain.

• Jangan makan mendekati waktu tidur. Berikan jarak setidaknya empat jam sebelum tidur.

• Jangan merokok. Tak hanya meningkatkan risiko heartburn, merokok juga bisa memicu berbagai penyakit lainnya.

• Jangan mengenakan pakaian yang terlalu ketat, terutama di bagian pinggang.

• Mengonsumsi obat-obatan dari dokter sesuai anjuran. Jangan menghentikan konsumsi tanpa konsultasi dengan dokter.

Baca: Angin Duduk

Baca: Neuropati Perifer

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Heartburn/ nyeri ulu hati
Gejala Sensasi perih dan panas di dada
Penyebab Merokok, stres, konsumsi kafein, alkohol, dan lainnya
Pengobatan Konsumsi obat, perubahan gaya hidup
   


Sumber :


1. www.sehatq.com
2. www.alodokter.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved