Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Vitamin D3 atau Cholecalciferol merupakan salah satu dari 5 bentuk vitamin yang larut dalam lemak.
Vitamin D3 bermanfaat untuk membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor yang penting untuk membangun dan menjaga tulang yang kuat.
Salah satu kegunaan Vitamin D3 ialah untuk mengobati dan mencegah gangguan tulang (seperti rakhitis dan osteomalacia).
Vitamin D sendiri dibuat oleh tubuh ketika kulit terpapar Sinar Matahari.
Tabir surya, pakaian pelindung, paparan sinar matahari yang terbatas, kulit gelap, dan usia dapat mencegah pembentukan vitamin D dari sinar matahari.
Vitamin D3 dengan kalsium digunakan untuk mengobati atau mencegah tulang keropos (osteoporosis).
Vitamin D3 juga dapat digunakan dengan obat lain untuk mengobati rendahnya tingkat kalsium atau fosfat yang disebabkan oleh gangguan tertentu (seperti hipoparatiroidisme, pseudohipoparatiroidisme, kelompok hypophosphatemia).
Baca: Osteoporosis
Baca: Gagal Ginjal
Obat ini juga dapat digunakan pada penyakit ginjal untuk menjaga kadar kalsium yang normal dan memungkinkan pertumbuhan tulang yang normal.
Vitamin D3 tetes (atau suplemen lainnya) juga biasanya diberikan kepada bayi yang sedang diberi ASI karena kadar vitamin D dari ASI cenderung rendah.
Contoh Asupan #
Pada dasarnya, vitamin D3 terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari langsung.
Namun, vitamin D3 juga dapat ditemukan pada beberapa makanan yang berasal dari hewan, diantaranya:
• Ikan laut: salmon, tuna, dan tongkol,
• Minyak ikan dan minyak hati ikan kod,
• Telur,
• Susu dan olahannya, seperti keju dan yoghurt,
• Hati sapi,
• Sereal atau jus buah yang diperkaya vitamin D3,
Tak hanya dari makanan, asupan vitamin D3 juga bisa diperoleh dari suplemen yang mengandung vitamin D3.
Baca: Vitamin D
Manfaat #
Manfaat vitamin D3 cukup penting bagi kesehatan tubuh, seperti berikut:
Menjaga kesehatan otot dan tulang
Salah satu manfaat vitamin D3 yakni untuk meningkatkan penyerapan kalsium di usus kecil.
Studi membuktikan, vitamin ini mencegah patah tulang dan osteoporosis, serta meningkatkan kekuatan otot.
Membantu tubuh melawan infeksi
Penelitian lain menunjukkan, vitamin D3 dapat membantu melindungi tubuh ketika menghadapi infeksi, terutama infeksi saluran pernapasan.
Baca: ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
Meningkatkan kesehatan mental
Penelitian juga menyebut, fungsi vitamin D3 potensial untuk meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental, terkhusus bagi penderita depresi.
Menjaga kesehatan jantung
Sejumlah ahli melalui riset menemukan, orang obesitas dan penderita darah tinggi cenderung kekurangan vitamin D.
Penelitian lain menyebut, vitamin ini dapat menurunkan tekanan darah, risiko stroke, dan serangan jantung.
Membantu menurunkan berat badan
Menurut penelitian, wanita menopause yang mengonsumsi vitamin D3 terbukti lebih efektif menjalankan program penurunan berat badan.
Mereka mengalami penurunan lemak tubuh hingga lingkar pinggang.
Baca: Obesitas (Kegemukan)
Baca: Depresi
Bentuk #
Kesediaan bentuk vitamin D3 memiliki beragam jenis yang dapat ditemui, yaitu:
• Larutan
• Wafer
• Tablet
• Tablet kunyah
• Kapsul
• Kapsul diisi cairan
Dosis #
Dosis dewasa biasa untuk insufisiensi (tidak cukup) Vitamin D
• 600-2000 IU secara oral sekali sehari
• Dosis maksimal tidak lebih dari 4000 IU per hari
Dosis dewasa biasa untuk defisiensi (kurang) Vitamin D
• 5000 IU seminggu sekali, selama 8 minggu atau 6000 IU, seminggu sekali, selama 8 minggu
• Dosis maksimal tidak lebih dari 10000 IU per hari.
Dosis anak-anak biasa untuk insufisiensi (tidak cukup) Vitamin D
• 0-12 bulan: 400 IU sekali sehari
• 1- 18 tahun: 600 IU sekali sehari
Dosis anak-anak biasa untuk defisiensi (kurang) Vitamin D
• Hingga usia 1 tahun: 2000 IU, secara oral, sekali sehari, selama 6 minggu atau 50000 IU, secara oral, sekali seminggu, selama 6 minggu
• Usia 1 – 18 tahun: 2000 IU, secara oral, sekali sehari, selama 6 minggu, atau 50000 IU, secara oral, sekali seminggu, selama 6 minggu
Catatan: Target kadar 25(OH)D dalam darah di atas 30 ng/mL
Namun perlu diketahui, informasi tersebut bukanlah pengganti dari nasihat medis.
Maka dari itu, tetap melakukan konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.
Efek Samping #
Secara umum, vitamin D terbilang aman apabila dikonsumsi secara oral atau diberikan sebagai suntikan ke otot dalam takaran yang memang disarankan.
Kebanyakan orang biasanya tidak mengalami efek samping serius ketika mengonsumsi vitamin D, kecuali jika vitamin ini dikonsumsi di luar batas yang disarankan dokter.
Berikut beberapa efek samping akibat terlalu banyak mengonsumsi vitamin D3:
• Merasa lelah, lemah, dan lesu
• Mengantuk
• Sakit kepala
• Nafsu makan menurun
• Mulut kering atau terasa seperti logam
• Mual atau muntah
Baca: Anemia
Baca: Vitamin
(TribunnewsWiki.com/Septiarani)
| Nama | Vitamin D3 |
|---|
| Nama Lain | Cholecalciferol |
|---|
| Manfaat | Menyerap kalsium dan fosfor |
|---|
| Diperoleh dari | Sinar matahari, makanan, suplemen |
|---|
Sumber :
1. hellosehat.com
2. www.alodokter.com
3. health.kompas.com