Oximeter

Oxymeter atau oximeter merupakan alat yang mampu mendeteksi tingkat oksigen di dalam darah seseorang.


zoom-inlihat foto
Oximeter-2.jpg
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pulse Oximeter atau Oxymeter, pengukur oksigen tubuh manusia

Oxymeter atau oximeter merupakan alat yang mampu mendeteksi tingkat oksigen di dalam darah seseorang.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Oxymeter atau oximeter merupakan alat yang mampu mendeteksi tingkat oksigen di dalam darah seseorang.

Biasanya oximeter disebut dengan "pulse oximeter" atau oximeter nadi.

Alat ini juga dapat mengetahui seberapa efisien kadar oksigen yang dikirim ke bagian tubuh yang paling jauh dari jantung, seperti kaki dan lengan. (1)

Ilustrasi Pulse oximeter
Ilustrasi Pulse oximeter (rtmagazine.com)

Baca: Isolasi Mandiri

 

  • Tujuan dan Penggunaan #


Oximeter umumnya ditempelkan pada bagian tubuh, seperti jari kaki atau daun telinga.

Namun, alat ini biasanya digunakan di jari tangan, dan sering dipakai ketika ada perawatan kritis seperti ruang gawat darurat atau rumah sakit.

Tujuan penggunaan oximeter nadi adalah untuk memeriksa seberapa baik jantung seseorang memompa oksigen ke seluruh tubuh.

Selain itu, alat ini juga dapat digunakan untuk memantau kesehatan individu dengan kondisi apapun yang dapat memengaruhi kadar oksigen darah, terutama saat merea tengah dirawat di rumah sakit.

Adapun kondisi yang dimaksud, antara lain:

- Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)

- Asma

- Radang paru-paru

- Kanker paru-paru

- Anemia

- Serangan jantung atau gagal jantung

- Cacat jantung kongenital.

Di sisi lain, ada sejumlah kasus penggunaan umum yang berbeda untuk oximeter nadi, yakni:

- Menilai seberapa baik obat paru-paru baru bekerja.

- Mengevaluasi apakah seseorang membutuhkan bantuan pernapasan atau tidak.

- Mengevaluasi seberapa bergunanya ventilator.

- Memantau kadar oksigen selama atau setelah prosedur pembedahan yang membutuhkan sedasi.

- Menentukan seberapa efektif terapu oksigen tambahan, terutama bila pengobatannya baru.

- Menilai kemampuan seseorang untuk mentolerir peningkatan aktivitas fisik.

- Mengevaluasi apakah seseorang berhenti bernapas sejenak saat tidur atau selama tidur. (2)

Pulse oximeter dapat mengukur berapa banyak oksigen dalam darah. Mengenal Oximeter, alat untuk mengukur saturasi oksigen bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.
Pulse oximeter dapat mengukur berapa banyak oksigen dalam darah. Mengenal Oximeter, alat untuk mengukur saturasi oksigen bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. (insider.com)

Baca: Vitamin D3 (Cholecalciferol)

  • Cara Kerja #


Saat hendak digunakan, oximeter dijepit atau ditempatkan di jari tangan, daun telinga, atau di jari kaki.

Pastikan ada cahaya yang memadai dalam ruangan tersebut.

Berkas cahaya kecil melewati darah di jari, dan mengukur jumlah oksigen dalam tubuh.

Hal ini dilakukan dengan mengukur perubahan penyerapan cahaya dalam darah beroksigen atau terdeoksigenasi.

Adapun tindakan ini tidak menyakitkan sama sekali.

Setelah itu oximeter akan menampilkan berapa tingkat saturasi atau pembacaan oksigen dan detak jantung. (3)

Baca: Donor Plasma Konvalesen

  • Covid-19 dan Oximeter #


Hubungan antara oximeter dan Covid-19 bisa dilihat dari dampak virus corona yang menyerang sistem pernapasan dan pasokan oksigen yang dibawa melalui aliran darah.

Sementara oximeter adalah alat yang dinilai mampu mendeteksi kadar oksigen dalam darah seseorang.

Sehingga dengan cara kerja oximeter ini disebut-sebut menjadi alat deteksi dini apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak.

Apabila hasil oximeter menunjukkan kadar oksigen seseorang rendah, maka orang tersebut bisa jadi mulai terinfeksi virus corona atau mengalami happy hipoxia. (4)

Baca: Anemia Pernisiosa

  • Kadar Oksigen #


Tingkat saturasi oksigen 95 persen dianggap normal untuk kebanyakan orang sehat.

Tingkat oksigen di bawah 92 persen menunjukkan potensi hipoksemia, atau kekurangan oksigen mencapai jaringan dalam tubuh. (5)

Baca: Saturasi Oksigen

  • Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen #


Saturasi oksigen yang menurun bisa diobati dengan pemberian terapi oksigen, baik melalui selang oksigen atau masker oksigen.

Pada pasien yang tidak bisa bernapas spontan atau mengalami henti napas, penggunaan alat bantu napas, seperti ventilator, mungkin akan diperlukan.

Selain itu, dokter juga bisa melakukan teknik tertentu pada pasien untuk meningkatkan saturasi oksigen.

Teknik proning adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan saturasi oksigen yang rendah, baik pada pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah atau pada pasien COVID-19 gejala berat yang dirawat di rumah sakit.

Teknik proning dilakukan dengan cara memposisikan pasien berbaring tengkurap.

Ini karena posisi tengkurap memungkinkan kantung udara di dalam paru-paru untuk mengembang sepenuhnya, sehingga oksigen bisa masuk ke dalam tubuh dengan lebih maksimal.

Berikut adalah cara meningkatkan saturasi oksigen dengan teknik proning atau berbaring tengkurap:

Posisi 1:

1. Tempatkan bantal di bawah kepala.

2. Berbaring tengkurap dengan kepala menoleh ke satu sisi.

3. Selipkan kedua tangan di bawah dada.


Posisi 2:

1. Tempatkan bantal di bawah kepala dan di bawah perut.

2. Berbaring tengkurap dengan kepala menoleh ke satu sisi.

3. Posisikan kedua tangan di samping bantal.

Posisi 3:

1. Tempatkan bantal di bawah kepala.

2. Berbaring tengkurap dengan kepala menoleh ke satu sisi.

3. Tekuk kaki yang sama dengan arah kepala menoleh, membentuk sudut 90 derajat. Sebagai contoh, bila kepala menoleh ke sisi kanan, maka kaki yang ditekuk juga kaki kanan.

4. Tempatkan bantal di bawah kaki yang ditekuk agar lebih nyaman.

5. Posisikan tangan senyaman mungkin.

Posisi 4:

1. Tempatkan bantal di bawah kepala.

2. Berbaring menyamping ke satu sisi.

3. Tempatkan bantal tambahan di depan tubuh dan sisi tubuh yang menempel di tempat tidur serta di antara kedua lutut untuk menyangga badan.

Lakukan 4 teknik proning ini untuk meningkatkan saturasi oksigen yang rendah.

Ubahlah posisi setiap 1–2 jam sekali, agar teknik proning bisa dilakukan dengan nyaman.

Selain itu, jangan lupa juga untuk terus memantau saturasi oksigen secara teratur.

Apabila setelah melakukan teknik proning, saturasi oksigen tetap rendah atau justru semakin menurun atau mengalami keluhan tertentu, seperti sesak napas, lemas, nyeri dada, atau penurunan kesadaran, segeralah hubungi dokter agar bisa terpantau dan ditangani dengan tepat. (6)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Alat Oximeter atau Oxymeter
Fungsi Pengukur oksigen dalam tubuh manusia
   


Sumber :


1. www.kompas.com
2. www.alodokter.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved