Gunakan Digitalisasi, BAZNAS Salurkan Daging Kurban hingga Pelosok Daerah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mencatat adanya kenaikan dana kurban melalui sistem online di tengah lesunya pergerakan ekonomi


zoom-inlihat foto
ilustrasi-penyembelihan-hewan-qurban.jpg
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ilustrasi penyembelihan hewan qurban. Foto: Perjalanan Farm Tour Global Qurban - Act dimulai dengan melihat kandang kambing di Desa Gadu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora Jawa Tengah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mencatat adanya kenaikan dana kurban melalui sistem online di tengah lesunya pergerakan ekonomi akibat lonjakan kasus Covid-19.

Penyaluran daging kurban pun dilakukan hingga ke pelosok menggunakan digitalisasi.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), KH Noor Achmad mengatakan, pihaknya juga menggelar kurban online pada tahun ini.

Berdasarkan catatan, minat masyarakat yang berkurban naik kurang lebih 70 persen dari tahun lalu.

“(Antusiasme) masyarakat luar biasa untuk membantu meringankan beban orang lain di masa covid ini, lewat kurban yang digagas BAZNAS,” ujarnya di live dialog terkait Gerakan Sosial di Masa Pandemi Kominfo, Rabu (21/7/2021).

Dari penghimpunan secara online di tahun ini, BAZNAS telah menghimpun dana untuk sekira 4.000 kambing.

Dari penghitungan 4000 kambing tersebut, termasuk pula sapi yang setiap 1 ekor sapi atau kerbau dihitung sama dengan 7 ekor kambing.

Kurban yang telah dihimpun selanjutnya disebar ke seluruh Indonesia berdasarkan permintaan dan sebagian dikemas dalam bentuk kaleng untuk di kirim di daerah perbatasan yang membutuhkan.

Penyembelihan dilakukan tepat di hari Idul Adha, Selasa (20/7/2021) dan di tiga hari Tasyrik.

Namun pengemasan daging kurban dalam bentuk kaleng dilakukan pada hari yang telah ditentukan.

“(Kurban) dalam bentuk kaleng ini diperkirakan bisa bertahan sampai 2 tahun,” ujarnya.

Baca: BAZNAS Gelar Kurban Online di Masa Pandemi Covid-19, Masyarakat Sangat Antusias

KH Noor Achmad bersyukur dengan kepedulian masyarakat di masa pandemi covid-19.

BAZNAS yang berkantor pusat di Jakarta juga memiliki 44 balai ternak dan memiliki 80 jaringan peternakan di seluruh Indonesia.

Para petani ternak BAZNAS dibantu dengan digitalisasi, sehingga jaringan peternak BAZNAS menyalurkan hasil kurban disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan yang ada di wilayah tersebut.

“Kita penyebarannya di seluruh Indonesia sesuai dengan permintaan yang diberikan pada kami jauh sebelumnya,” ujar Noor.

Penyaluran juga dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan, sehingga tidak ada kerumunan.

Bahkan panitia diminta untuk mengantarnya langsung ke rumah.

“Kami tegaskan bantuan diberikan kepada mereka-mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

KH Noor mengatakan BAZNAS masih akan mengumpulkan kurban online hingga besok, Kamis (22/7/2021).

Hingga hari ini, masih banyak masyarakat yang menyalurkan donasi kurban secara online pada BAZNAS.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Samekto Wibowo

    Samekto Wibowo adalah seorang dokter saraf sekaligus guru
  • Brian McFadden

    Brian McFadden adalah mantan anggota grup asal Irlandia,
  • Ramadhan Sananta

    Ramadhan Sananta adalah pemain sepak bola yang berasal
  • Tajudin Tabri

    Tajudin Tabri adalah anggota DPRD Kota Depok periode
  • Protes Antimobilisasi di Rusia Berlanjut,

    Dilaporkan ada ratusan orang di puluhan kota di
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved