Turut Sedih dengan Kondisi saat Ini, Luhut Sebut Dirinya Mengerti Perasaan Masyarakat

Sedih dengan keadaan masyarakat di tengah pandemi Covid-19, Luhut tahu bagaimana jeritan pedagang-pedagang kaki lima saat PPKM.


zoom-inlihat foto
luhut0011.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan Menkopolhukam, Luhut Binsar Panjaitan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019). Sesuai rencana, Presiden Joko Widodo memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik mulai Senin (21/10/2019), usai Jokowi dilantik pada Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sedih dengan kondisi Indonesia.

Menurutnya, ia mengerti apa yang sedang dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

Luhut pun mengatakan telah mendengarkan banyak epidemiolog atau guru besar ilmu kedokteran di sejumlah kampus, karena merasa itu bukan bidangnya.

Tidak hanya itu, Luhut pun mendengar bagaimana jeritan pedagang-pedagang kaki lima, pedagang warung, dan sebagainya.

"Ayah saya kan sopir bus Sibualbuali (di Sumatera Utara), jadi saya tahu juga. Saya bukan anaknya orang kaya. Bapak saya itu sopir."

"Jadi saya katakan saya bisa merasakan itu semua, tapi kan ada namanya dalam bahasa militer kemampuan dan batas kemampuan."

Luhut Binsar Panjaitan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019). Sesuai rencana, Presiden Joko Widodo memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik mulai Senin (21/10/2019), usai Jokowi dilantik pada Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Luhut Binsar Panjaitan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019). Sesuai rencana, Presiden Joko Widodo memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik mulai Senin (21/10/2019), usai Jokowi dilantik pada Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

"Saya lihat ada juga batas kemampuan itu kita bisa berbuat, yaitu alam ini, yaitu yang namanya Tuhan itu. Adanya Tuhan itu. Kalau semua bisa kita selesaikan, ya tidak ada dong Tuhan itu," kata Luhut.

Luhut mengungkapkan usianya yang sudah tidak muda lagi membuatnya terkadang terkenang dengan pengalamannya di dunia militer.

Kenangan pahit kehilangan prajurit yang dipimpinnya dalam hitungan hari membuatnya merasa punya tanggung jawab moral atas pasien Covid-19 yang telah wafat.

Dalam penanganan pandemi Covid-19 pada masa PPKM darurat ini, Luhut pun mengaku kerap sedih atas pandangan-pandangan yang menggampangkan penanganan Covid-19, khususnya varian Delta yang lebih mudah menyebar dan lebih mematikan.

Baca: Ungkap Alasannya Minta Maaf soal PPKM, Luhut: Saya Punya Tanggung Jawab, Tidak Gampang

Baca: PPKM Darurat Belum Optimal, Luhut Binsar Pandjaitan Minta Maaf, Janji Akan Kerja Keras





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved