Dari situlah suasana mulai tidak kondusif.
"Jadi saat hendak pergi, ada sepeda motor yang datang dari arah depan dan terjadi senggolan, mulailah suasananya tidak kondusif," ungkapnya.
Baca: Viral Rumah Mewah Dicoret-coret dengan Tulisan Pelakor, Ini Ternyata Sosok Pemiliknya
Baca: Tak Ingin Ibadah Idul Adha Jadi Klaster Covid-19, Wapres Maruf Amin Imbau Salat Ied di Rumah Saja
Mangaraja membenarkan terjadinya perusakan terhadap mobil petugas dan pemukulan terhadap sopir mobil patrol.
Saat mobil hendak bergerak meninggalkan kerumunan, gerobak pikul milik pedagang berisikan cilok terjatuh dan seisinya berserakan di jalanan.
Peristiwa kericuhan pun tidak berlangsung lama.
Mengenai gerobak pikul pedagang cilok yang terjatuh, ia menjelaskan hal itu dikarenakan letaknya yang kurang pas.
"Soal jatuhnya gerobak pikul milik pedagang, karena tidak bagus letaknya makanya terjatuh."
"Anggota kita panik setelah warga berkumpul sesudah penertiban, dan datang pula sepada motor dan bersenggolan dengan mobil patroli kita."
"Suasana semakin tidak kondusif saat mobil patroli jalan, jatuhlah gerobak milik pedang," katanya.
(Tribunnewswiki.com/Saradita, Tribun-Medan.com)