Gedung London Sumatera

Gedung London Sumatera merupakan bangunan zaman kolonial yang dibangun dengan lima lantai dan secara keseluruhan tampilan luarnya berwarna putih


zoom-inlihat foto
Gedung-London-Sumatera-2.jpg
Tribun Medan/Aqmarul Akhyar
Gedung Lonsum merupakan gedung peninggalan Kolonial yang menjadi Objek Wisata Berswafoto di Jalan, Jenderal Ahmad Yani No.2, Kesawan, atau ujung Jalan Kesawan Kota Medan.

Gedung London Sumatera merupakan bangunan zaman kolonial yang dibangun dengan lima lantai dan secara keseluruhan tampilan luarnya berwarna putih




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gedung London Sumatera merupakan bangunan zaman kolonial yang dibangun dengan lima lantai dan secara keseluruhan tampilan luarnya berwarna putih.

Gedung PT. Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) atau sering disingkat menjadi Lonsum (London Sumatra) adalah salah satu bangunan ikonik atau landmark di Kota Medan yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Gedung tersebut dibangun dengan konsep arsitektur gaya Eropa dan gaya rumah-rumah yang ada di London pada masa abad 18-19.

Karena keunikannya, gedung ini sering dipakai sebagai masyarakat Medan untuk latar foto.

Biasanya tempat ini dijadikan lokasi berfoto pada malam hari, sehingga keunikannya akan bertambah dengan cahaya lampu malam.

Gedung London Sumatera
Gedung London Sumatera (medanwisata.com)

Baca: Marisini Coffee Jogja

Tak tanggung-tanggung, bahkan ada yang menjadikannya latar berswafoto pra-nikah.

Gedung Lonsum yang merupakan cagar budaya juga merupakan gedung pertama di Kota Medan yang menggunakan teknologi lift.

Bentuk lift seperti sangkar besi bermotif bunga dengan dekorasi art deco.

Lift yang digunakan sejak tahun 1910 ini masih berfungsi baik.

Untuk perawatannya dilakukan setiap Sabtu dan setiap tahun didatangkan teknisi khusus dari Inggris. (1)

Baca: Benteng Somba Opu

 

  • Sejarah #


Gedung London Sumatera didirikan pada 1906, bersamaan dengan lahirnya Ratu Juliana dari Belanda.

Awalnya Gedung Lonsum merupakan kantor perusahaan perkebunan karet Harrisons & Crosfield.

Harrisons & Crosfield (H&C) didirikan oleh Trio Daniel Harrison, Smith Harrison, dan Joseph Crosfield pada tahun 1844 di Liverpool dan bergelut di bidang import biji-bijian dan kopi.

Pada tahun 1982, perusahaan H&C menjual sahamnya ke perusahaan Malaysia, Sime Darby yang selanjutnya pada tahun 1994 menjual semua aset perkebunan kepada London Sumatra Plantation ltd. atau PT. London Sumatera.

London Sumatra merupakan perusahaan yang bergerak di industri perkebunan kelapa sawit dan karet.

Produk utamanya adalah minyak sawit mentah dan karet serta sejumlah kecil kakao, teh dan biji-bijian.

Kantor pusat perusahaan dengan kode emiten LSIP terletak di Ariobimo Sentral Lt. 12, Jln. HR. Rasuna Said Blok X-2 Kav. 5, Jakarta 12950–Indonesia, sedangkan kantor cabang operasional berlokasi di Medan, Palembang, Makassar, Surabaya dan Samarinda.

Sementara untuk Induk usaha dari Lonsum adalah Salim Ivomas Pratama Tbk/SIMP, di mana SIMP memiliki 59,48 persen saham yang ditempatkan dan disetor penuh ke Lonsum, sedangkan induk usaha terakhir dari Lonsum adalah First Pacific Company Limited, Hong Kong. (2)  (3)

Pemandangan Gedung London Sumatera di malam hari
Pemandangan Gedung London Sumatera di malam hari (travelingmedan.com)

Baca: Benteng Nieuw Victoria

  • Fakta seputar Gedung London Sumatera #


1. Gedung berlift pertama di Pulau Sumatera

Dari sekian banyak gedung tua di Medan, inilah satu-satunya yang sedari pertama dibangun sudah diberi fasilitas lift.

Bahkan di Pulau Sumatera, sendiri, tempat wisata heritage tersebut bisa dikatakan sangatlah modern pada masanya.

Pasalnya, lift itu menjangkau kelima lantai, dari lantai 1 sampai ke bagian puncak.

2. Belum pernah direnovasi

Meskipun sudah berusia lebih dari seabad, belum pernah terjadi revitalisasi Gedung London Sumatera.

Karena itu, keaslian objek wisata di Medan berupa bangunan kuno ini bisa dibilang masih 90 persen.

Kecuali perbaikan di beberapa ruangan.

3. Seusia dengan Ratu Juliana

Gedung yang indah ini dibangun bertepatan dengan kelahiran Ratu Juliana di Inggris.

Itulah salah satu alasan kenapa gedung ini diberi nama Juliana Building oleh David Harrison sebelum akhirnya nama itu diubah menjadi Gedung Lonsum.

4. Landmark Kota Medan

Keindahan bangunan kuno yang merupakan saksi bisu era 90-an di ibu kota Sumatera Utara ini tak jauh berbeda dengan Rumah Tjong A Fie dan Balai Kota Lama.

Karenanya, oleh pemerintahan kota, dijadikan sebagai situs sejarah sekaligus simbol visual yang menandai kota Medan. (4)

Gedung London Sumatera
Gedung London Sumatera (destinasian.co.id)

Baca: Benteng Amsterdam

 

  • Aktivitas wisata #


Lantaran tidak sembarangan bisa masuk dan berwisata ke Gedung London Sumatera, maka lebih banyak wisatawan memilih untuk memandanginya dari luar saja.

Yang penting eksteriornya juga menawarkan seni bangunan Eropa yang memesona.

Gedung tersebut sering kali terpilih jadi objek foto kota tua di Medan.

Meski pemandangannya tak lagi begitu sempurna karena dihalangi oleh baliho dan tiang listrik.

Tak jarang juga dijumpai fotografer yang mengambil foto pra-nikah di sini. (5)

Baca: Benteng Fort Rotterdam

 

  • Lokasi #


Gedung London Sumatera berada di Jalan Jendral Ahmad Yani, No 2, Kesawan, Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara.

Letaknya yang di jantung kota, sehingga keberadaan Gedung London Sumatera mudah ditemukan karena akses ke lokasi dapat ditempuh dengan menggunakan transportasi publik.(6)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Cagar Budaya Gedung London Sumatera
Didirikan Tahun 1906 Masehi
Lokasi Jalan Jendral Ahmad Yani, No 2, Kesawan, Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara.
   


Sumber :


1. www.travelingmedan.com
2. medan.tribunnews.com


Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved