Sementara Ardi datang setelahnya untuk menyerahkan diri.
"Di TKP AAB tidak ada. Sehingga ZN dan RA dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat," ujar Yusri, seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Yusri mengatakan, Ardi Bakrie menyerahkan diri sendiri ke Polres Metro Jakarta Pusat setelah ditelepon oleh Nia Ramadhani.
"Setelah istrinya menghubungi suaminya sore hari atau setelah Isya jam 20.00 WIB, saudara AAB datang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menyerahkan diri," kata Yusri.
Setelah Ardi datang, polisi kemudian melakukan tes urine.
"Dari tes urine, ketiganya dinyatakan positif mengandung metamfetamin atau sabu-sabu," ujar Yusri.
Yusri menjelaskan ketiganya akan dilakukan tes lab darah dan rambut.
Baca: Hasil Tes Urine Positif, Nia Ramadhani Akui Miliki 0,78 Gram Sabu
Baca: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba
Yusri menyebut jika pengakuan ketiga tersangka sudah menggunakan sabu-sabu sejak 5 bulan lalu.
Untuk sementara, ketiga tersangka mengaku alasan menggunakan sabu-sabu karena tekanan kondisi pandemi dan tekanan dari pekerjaan.
Terakhir, Yusri menjelaskan jika satu klip barang bukti yang dibeli tersangka senilai Rp 1,5 juta.
(tribunnewswiki.com/Rakli, Tribunnews.com)
Baca lebih lengkap seputar kasu Nia Ramadhani di sini