Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Markisa adalah buah dari tanaman tropis yang dikenal sebagai Passiflora.
Buah bernama ilmiah Passiflora flavicarpa tumbuh di negara beriklim hangat seperti Australia, India, dan Indonesia.
Ada dua jenis markisa yang banyak ditemukan di Indonesia, yaitu markisa ungu dan kuning.
Buah markisa ungu merupakan yang paling banyak dibudidayakan karena rasanya paling lezat dengan aromanya yang wangi. Biasanya, buah ini dapat ditemukan di kawasan dataran tinggi dengan iklim basah.
Sementara itu, markisa kuning merupakan mutasi dari markisa ungu. Jenis bernama ilmiah Passiflora flavicarpa ini berukuran lebih besar dan rasanya lebih kecut.
Markisa kuning tumbuh lebih subur di kawasan dataran rendah atau beriklim hangat. (1)
Meski namanya buah markisa, namun sebetulnya yang dikonsumsi adalah biji dari buah markisa.
Buah yang unik ini memiliki rasa yang manis dan asam serta menyegarkan. (2)
Baca: Buah Nangka (Jackfruit)
Kandungan Gizi #
Meskipun berlainan dalam warna dan rasa, kandungan gizi pada buah markisa ungu dan kuning tidak begitu berbeda.
Berikut zat gizi yang bisa didapatkan dari mengonsumsi dua buah markisa seberat 100 gram.
Energi: 144 kkal
Protein: 3,5 gram
Lemak: 1,2 gram
Karbohidrat: 29,8 gram
Serat: 11,4 gram
Beta karoten: 969 mikrogram
Thiamin (vitamin B1): 0,02 mikrogram
Riboflavin (vitamin B2): 0,17 mikrogram
Niasin (vitamin B3): 2 miligram
Vitamin C: 10 miligram
Kalsium: 27 miligram
Fosfor: 203 miligram
Zat besi: 1,4 miligram
Natrium: 37 miligram
Kalium: 453 miligram
Magnesium: 29 miligram
Zinc: 0,11 miligram
Buah markisa juga kaya akan senyawa tanaman yang memiliki khasiat sebagai antioksidan.
Beberapa senyawa yang paling tinggi kandungannya yakni karotenoid dan polifenol. (1)
Baca: Buah Naga
Manfaat #
Menangkal radikal bebas
Buah markisa mengandung banyak antioksidan. Beberapa jenis antioksidan yang banyak terdapat pada buah markisa ini adalah polifenol, flavonoid, vitamin C, dan piceatannol.
Antioksidan dalam buah ini berperan untuk melindungi sel-sel tubuh dari efek buruk radikal bebas. Paparan radikal bebas secara berlebihan dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko terjadinya penuaan dini kulit, penyakit jantung, dan kanker.
Menguatkan daya tahan tubuh
Buah dan sayuran, termasuk buah markisa, mengandung vitamin C, beta-karoten, dan polifenol yang berperan sebagai antioksidan.
Nutrisi dan antioksidan pada buah markisa ini dapat memperkuat daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit, khususnya penyakit infeksi (misalnya flu dan pilek).
Menyehatkan pencernaan
Buah markisa merupakan salah satu buah dengan kandungan serat yang tinggi. Dalam satu buah markisa terkandung sekitar 2 gram serat.
Berkat kandungan inilah buah markisa dapat membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
Menjaga kadar gula darah
Buah markisa adalah salah satu jenis buah yang memiliki indeks glikemik yang rendah. Selain itu, kandungan nutrisi dan antioksidan yang tinggi pada buah markisa ternyata bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Manfaat buah markisa ini dibuktikan oleh beberapa studi yang menyatakan bahwa ekstrak buah markisa terlihat dapat meningkatkan kinerja insulin dan mencegah diabetes.
Menjaga kesehatan tulang dan sendi
Markisa memiliki kandungan mineral yang baik untuk kesehatan tulang dan menurunkan risiko osteoporosis. Selain itu, ekstrak kulit markisa juga diketahui dapat meringankan rasa sakit pada penderita osteoarthritis. Akan tetapi, manfaat buah markisa yang satu ini masih perlu dikaji lebih lanjut.
Tidak hanya itu, kandungan ada juga beberapa penelitian yang menyatakan bahwa buah markisa juga bermanfaat untuk mencegah kekambuhan gejala asma, menjaga berat badan tetap ideal, memelihara kesehatan mata, mencegah obesitas, dan menurunkan kolesterol. (2)
Baca: Salad Buah
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)
| Nama Buah | Markisa |
|---|
| Nama Ilmiah | Passiflora flavicarpa |
|---|
| Tumbuh di Negara | Australia, India, dan Indonesia |
|---|