Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Buah naga atau pitaya adalah buah tropis dan subtropis yang tumbuh di Asia dan Amerika, terkenal dengan kulitnya yang merah cerah dan daging buahnya yang manis.
Tampilannya yang unik dan rasanya yang lezat telah membuat buah naga populer di masyarakat, terutama para kalangan pecinta kuliner.
Buah naga adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus.
Buah in pun kini bisa dengan mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. (1)
Buah ini memiliki kulit yang tampak bersisik dan berwarna merah keunguan atau merah muda.
Berdasarkan warna dagingnya, buah naga terdiri atas 2 jenis, yaitu buah naga putih dan buah naga merah. (2)
Selain dimakan secara langsung, buah naga dapat diolah menjadi jus, smoothies, salad, atau dicampur dengan oatmeal untuk sarapan pagi.
Selain itu, juga bisa mencampurkan buah lainnya pada resep oatmeal yang mudah dibuat. (3)
Baca: Buah Gowok (Kupa)
Kandungan Gizi #
Meski memiliki warna yang berbeda, keduanya memiliki kandungan gizi yang hampir serupa.
Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, kandungan gizi dari 100 gram buah naga merah mentah adalah:
Air: 85,7 gram
Energi: 71 kal.
Protein: 1,7 gram
Lemak: 3,1 gram
Karbohidrat: 9,1 gram
Serat: 3,2 gram
Abu: 0,4 gram
Kalsium: 13 mg
Fosfor: 14 mg
Zat besi: 0,4 mg
Natrium: 10 mg
Kalium: 128 mg
Seng (Zinc): 0,4 mg
Vitamin B1: ,5 mg
Vitamin B2: 0,3 mg
Niasin atau vitamin B3: 0,5 mg
Vitamin C: 1 mg
Tak hanya kandungan di atas, buah naga juga mengandung vitamin dan mineral lainnya, seperti vitamin E dan magnesium.
Selain itu, Cleveland Clinic menyebut, buah ini juga mengandung likopen, yaitu senyawa dari kelompok karotenoid yang memberikan warna merah pada buah.
Likopen memiliki sifat antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, sebagai penyebab munculnya berbagai penyakit.
Selain likopen, buah naga juga mengandung senyawa antioksidan lainnya yang penting bagi tubuh, yaitu betalain dan hydroxycinnamates. (3)
Manfaat #
Menjaga kulit kencang dan elastis
Buah naga adalah sumber antioksidan yang baik karena tingginya kandungan vitamin C serta berbagai senyawa bioaktif di dalamnya.
Sementara itu, antioksidan sangat penting untuk menjaga kulit tetap kencang dan elastis, sehingga dapat membantu mengurangi tanda penuaan kulit.
Mengurangi risiko kanker
Senyawa antioksidan di dalam buah naga, baik dari likopen maupun hydroxycinnamates, juga memiliki khasiat untuk membantu mencegah kanker.
Dilansir dari Food Insight, beberapa penelitian menemukan fakta bahwa mengonsumsi makanan mengandung likopen dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat, kanker payudara, dan kanker paru.
Meningkatkan kesehatan jantung
Buah naga juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, karena bisa menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kolesterol baik.
Ini bisa terjadi karena kandungan likopen, betalain, serta serat yang ada di dalam buah naga. Tak hanya itu, biji yang ada di daging buah naga pun kaya akan lemak omega-3 dan omega-9 yang baik untuk kesehatan jantung, sehingga dapat membantu mencegah penyakit jantung.
Mengontrol kadar gula darah
Kandungan serat dalam buah naga juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah.
Ini dilakukan dengan menekan lonjakan gula yang terjadi setelah seseorang makan makanan dengan indeks glikemik tinggi.
Tak hanya itu, penelitian yang dipublikasikan di jurnal Plos One pada tahun 2016 pun menemukan fakta bahwa, pitaya dapat melawan resistensi insulin pada tikus, yang merupakan salah satu penyebab diabetes.
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Mengonsumsi buah naga juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Manfaat ini bisa diperoleh karena vitamin C serta senyawa antioksidan lainnya yang terkandung di dalam buah naga, baik buah naga merah maupun putih. Adapun antioksidan membantu tubuh Anda mencegah kerusakan sel, yang merupakan penyebab munculnya berbagai penyakit.
Meredakan batuk dan flu
Sejalan dengan khasiat di atas, buah naga juga dapat membantu meredakan batuk dan flu karena kandungan vitamin C di dalamnya.
Meski ini bukan pengganti obat, tetapi buah naga dapat membantu menurunkan penderita flu dan batuk.
Pasalnya, mengonsumsi makanan atau buah mengandung vitamin C dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa mempercepat penyembuhan.
Menurunkan berat badan
Bagi yang sedang menurunkan berat badan, mengonsumsi buah naga bisa menjadi pilihan camilan sehat sehari-hari.
Pasalnya, buah naga kaya akan serat dan rendah kalori, sehingga aman bagi yang sedang dalam program penurunan berat badan.
Dengan mengonsumsi makanan tinggi serat dan rendah kalori, perut akan merasakan kenyang lebih lama, sehingga akan makan lebih sedikit. Sejalan dengan ini, tubuh pun bisa terhindar dari obesitas.
Meningkatkan kesehatan sistem pencernaan
Kandungan serat dalam buah naga juga bisa memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Mengonsumsi makanan berserat bisa membantu mengontrol gerakan usus, sehingga bisa mencegah sembelit.
Selain itu, buah naga juga mengandung oligosakarida, yaitu salah satu jenis prebiotik yang baik untuk sistem pencernaan Anda.
Menjaga kesehatan tulang
Buah naga juga mengandung berbagai mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang.
Mineral ini, termasuk magnesium, kalsium, dan fosfor. Menurut Food Revolution Network, satu cangkir potongan buah naga mengandung 80 mg magnesium, yaitu seperempat dari rekomendasi harian minuman.
Melawan radang sendi
Radang sendi atau arthritis menimbulkan iritasi parah pada persendian, sehingga penderitanya bisa mengalami kesulitan gerak.
Adapun mengonsumsi buah naga bisa menjadi pilihan untuk membantu melawan penyakit ini. Pasalnya, senyawa antioksidan pada buah ini juga memiliki sifat antiinflamasi yang bisa membantu mengurangi peradangan.
Mengurangi jerawat
Selain mencegah tanda penuaan, manfaat buah naga untuk kulit lainnya adalah mengurangi jerawat.
Oleskan pasta buah naga ke area kulit wajah yang kemerahan, selama dua kali sehari. Manfaat yang dapat diperoleh karena kandungan vitamin C pada buah ini.
Meredakan nyeri pada kulit yang terbakar sinar matahari
Tidak hanya untuk jerawat, pasta buah naga juga bisa digunakan untuk meredakan nyeri pada kulit yang terbakar sinar matahari.
Namun, biasanya perlu mencampur jus mentimun dan madu bersama pasta buah naga, agar mendapatkan khasiat yang tepat.
Adapun manfaat ini bisa diperoleh karena kandungan vitamin B3 dalam buah naga, yang dapat melembapkan kulit serta melepaskan panas dari area kulit yang terkena.
Melindungi rambut dari kerusakan
Bagi yang menggunakan pewarna rambut, jus buah naga juga bisa membantu merawat rambut.
Cukup mengoleskan jus buah naga atau kondisioner yang mengandung ekstrak buah naga pada kulit kepala.
Dengan cara ini, folikel rambut akan tetap terbuka, sehingga memungkinkan rambut untuk bernapas dan tetap sehat serta halus.
Menjaga kesehatan ibu hamil
Ibu hamil membutuhkan berbagai nutrisi seperti zat besi, vitamin C, vitamin B, dan kalsium, yang terdapat pada buah naga.
Sebagai contoh, zat besi pada dalam buah naga dapat membantu sel darah merah untuk mengantarkan oksigen ke janin, vitamin C dan kalsium memperkuat gigi dan tulang, serta vitamin B dapat mencegah bayi cacat lahir.
Selain itu, serat pada dalam buah naga juga bisa membantu mengatasi sembelit pada ibu hamil.
Mengurangi risiko anemia
Tidak hanya untuk ibu hamil, semua orang membutuhkan zat besi untuk menjaga kesehatan darah.
Kandungan ini dapat membantu sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh organ dan tubuh. Adapun kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia defisiensi besi. (3)
Baca: Buah Tin (Ara)
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)
| Nama Buah | Buah Naga (Pitaya) |
|---|
| Asal | Asia dan Amerika |
|---|
| Marga | Hylocereus dan Selenicereus |
|---|
Sumber :
1. health.kompas.com
2. alodokter.com
3. hellosehat.com