Aturan Lengkap PPKM Mikro yang Berlaku Mulai 22 Juni Hingga 5 Juli 2021

Berikut ini 11 aturan PPKM skala mikro yang berlaku Mulai Selasa 21 Juni Hingga 5 Juli 2021.


zoom-inlihat foto
Menko-Perekonomian-Airlangga-Hartanto-2.jpg
YouTube/Sekretariat Presiden
Menko Perekonomian Airlangga Hartanto saat mengumumkan pemberlakuan PPKM skala mikro, Senin (21/6/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia meningkat tajam sejak Juni 2021.

Bahkan di beberapa daerah, satu kampung harus di lockdown karena masyarakatnya sebagian besar terinfeksi Covid-19.

Rumah sakit tempat rujukan Covid-19 hampir penuh dengan pasien Covid-19.

Sekitar 87 kabupaten/kota tingkat keterisian rumah sakitnya mencapai lebih dari 70 persen.

Presiden Jokowi akhirnya telah memerintahkan jajarannya untuk kembali melakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-KEN), Airlangga Hartanto, Senin (21/6/2021).

PPKM skala mikro ini berlaku mulai hari ini, Selasa 21 Juni hingga 5 Juli 2021 mendatang.

"Terkait dengan penebalan atau penguatan PPKM MIkro, arahan Bapak Presiden tadi untuk melakukan penyesuaian."

"Jadi, ini akan berlaku mulai besok (22/6) sampai 5 Juli, dua minggu ke depan," ucap Airlangga, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (21/6/2021).

Ilustrasi pengunjung toko menggunakan protokol kesehatan. PPKM di Jawa dan Bali akan diperpanjang.
Ilustrasi pengunjung toko menggunakan protokol kesehatan. PPKM di Jawa dan Bali akan diperpanjang. (Kontan)

Baca: Kapolri Akan Tutup Tempat yang Langgar Jam Operasional Selama PPKM Mikro

Berikut aturan lengkap PPKM Mikro yang diperkuat sesuai arahan Kementerian Dalam negeri (Mendagri), antara lain:

1. WFH 75 Persen untuk Zona Merah

Kegiatan perkantoran atau tempat kerja, baik Kementerian/Lembaga maupun BUMN/BUMD akan mengikuti Surat Edaran (SE) Kemenpan-RB.

Untuk wilayah zona merah, 75 persen karyawan akan bekerja di rumah (WFH) dan sisanya boleh bekerja di kantor (WFO).

Sementara untuk zona lainnya, dapat menerapkan kebijakan 50 persen WFH, 50 persen lainnya WFO dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Dalam hal ini, Airlangga meminta agar pengaturan waktu kerja secara bergilir, agar tidak ada yang melakukan perjalanan atau mobilitas ke daerah lain.

"Ini tentunya akan diatur lebih lanjut baik oleh K/L maupun pemda," imbuh dia.

2. Kegiatan Belajar Mengajar

Kegiatan belajar mengajar dilakukan kembali secara daring untuk zona merah.

Sementara, zona lainnya mengikuti peraturan dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang sudah ada.

Baca: PPKM Mikro Diperpanjang hingga 28 Juni 2021, WFO Dibatasi Maksimal 25 Persen Pegawai

3. Kegiatan Sektor Esensial Berjalan 100 Persen







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved