Gara-gara Mabar di Warung, Muncul Klaster Game Online di Sukabumi, 14 Orang Positif Covid-19

Berdasarkan hasil tracing, ternyata pemuda yang positif setelah main bareng (mabar) gim online di sebuah warung yang menyediakan jaringan wifi.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-virus-corona-covid-19-varian-baru-b117.jpg
Pixabay
Ilustrasi muncul klaster penularan Covid-19 karena mabar game online di warung yang menyediakan fasilitas wifi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Klaster baru muncul di Sukabumi, Jawa Barat.

Diketahui, 14 orang terpapar Covid-19 dari klaster game (gim) online.

Klaster ini pertama kali diketahui pada Rabu (16/6/2021).

Informasi ini dikonfirmasi oleh Ketua Satgas Kecamatan Jampang Kulon, dr. Raden Givan.

Awalnya, seperti yang diceritakan dr. Raden Givan ada seorang pemuda yang berobat ke puskesmas.

Pemuda tersebut memiliki gejala sakit mirip dengan mereka yang terpapar Covid-19.

Benar saja, setelah dilakukan tes swab, pemuda tersebut positif Covid-19.

Baca: Klaster Covid-19 Acara Keagamaan di Sleman: 1 Meninggal Dunia, 73 Warga Jalani Swab Test Massal

Baca: Kasus Covid-19 di Ibu Kota Melonjak Lagi, Kapolda Metro Jaya: Jakarta Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Ivermectin Disebut Bisa Obati Covid-19.
Ivermectin Disebut Bisa Obati Covid-19. (google images)

"Kan saya selaku ketua Satgas Kecamatan, di Puskesmas men-tracing dari temuan, awalnya ada satu anak muda, berobat ke salah satu dokter dan memang ke puskesmas juga gara-gara bergejala. Setelah kami periksa, kecurigaan ke arah Covid, di-swab terus ternyata positif," katanya via telepon, Sabtu (19/6/2021) seperti yang dikutip dari TribunJabar.

Mengetahui hal tersebut, tracing segera dilaksanakan.

"Akhirnya besoknya kami tracing keluarga di suatu daerah tersebut orang tuanya pada positif juga."

"Tapi kami kan tracing tidak hanya itu. Ya, kami wawancara medis juga, ternyata memang ada juga tetangganya yang berkeluhan serupa."

"Akhirnya di hari yang sama saya bujuk, kami bujuk dan mereka mau, ternyata ada anak-anak mudanya juga," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata hasilnya positif.

Berdasarkan hasil tracing, ternyata anak muda tersebut positif setelah main bareng (mabar) gim online di sebuah warung yang menyediakan jaringan wifi.

"Saya tanya, kan gak sekolah sekarang, katanya iya suka nongkrong di sebuah warung sama ini (temannya)," kata dr. Raden Givan.

"Pas saya tanya ternyata ada beberapa temannya yang sakit, akhirnya kami tracing di hari yang sama, ternyata teman-teman gimnya ini positif," lanjutnya.

"Mereka suka main di satu warung yang punya wifi. Itu sih intinya, mabar gim online di satu warung yang ada wifinya," jelasnya.

Akibatnya, terdapat 14 orang yang positif Covid-19 imbas klaster gim online tersebut.

Namun, saat ini mereka hanya menjalani isolasi mandiri di rumah karena hanya merasakan gejala ringan.

"Mereka mungkin gak tahu siapa duluan yang terpapar. Mereka pulang ke rumah, kena keluarganya," terang dr. Raden Givan.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Masjidil Haram Cabut Aturan Jaga

    Meski aturan jaga jarak sosial dicabut, pihak berwenang
  • Ita Purnamasari

    Ita Purnamasari merupakan penyanyi dan aktris berkebangsaan Indonesia
  • Ikan Kuah Pala Banda

    Ikan Kuah Pala Banda merupakan makanan khas dari
  • Ranch Cisarua

    Ranch Cisarua merupakan destinasi wisata yang menawarkan pengalaman
  • Cicalengka Dreamland

    Cicalengka Dreamland ialah sebuah tempat wisata yang dilengkapi
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved