Sebulan kemudian Inggris akhirnya menutup Mandat Palestina dan Israel dinyatakan lahir.
Surat yang diketik Einstein dialamatkan kepada Direktur Eksekutif American Friends of the Fighters for the Freedom of Israel, Shepard Rifkin.
Kelompok tersebut didirikan untuk mempromosikan ide-ide anti-Inggris dari Stern Gang.
Mereka mengumpulkan uang di AS untuk membeli senjata demi mengusir Inggris dari Palestina.
Rifkin pernah diberitahu untuk mendekati Einstein dan meminta bantuannya.
Rifkin bersedia, namun setelah pembantaian Deir Yassin dia mendapat respons dalam 50 kata yang berisi prediksi kejatuhan Israel.
Berikut adalah isinya:
Yang terhormat,
Ketika bencana nyata dan terakhir menimpa kita di Palestina, yang pertama bertanggung jawab untuk itu adalah Inggris dan yang kedua bertanggung jawab untuk itu adalah organisasi teroris yang dibangun dari barisan kita sendiri.
Saya tidak ingin melihat siapa pun terkait dengan orang-orang yang disesatkan dan kriminal itu.
Hormat saya,
Albert Einstein.
Ada banyak insiden seperti Deir Yassin lainnya sejak Einstein mengecam apa yang dilihatnya sebagai aksi terorisme itu.
Kruntuhan masyarakat tidak dapat dihindari dengan jatuhnya pemerintah secara berkelanjutan, dan meningkatnya kekerasan sering disebabkan oleh perang dan bencana.
Israel sekarang telah melaksanakan empat pemilu hanya dalam waktu dua tahun, namun tidak mampu menghasilkan pemerintahan yang stabil.
Kendati Naftali Bennett terpilih sebagai PM baru Israel, dia hanya menang tipis satu suara.
Sementara, Netanyahu yang kini menjadi oposisi, enggan menerima kekalahannya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)
SIMAK ARTIKEL SEPUTAR ISRAEL DI SINI