ICW Laporkan Ketua KPK Firli Bahuri, Polisi: Polri Sedang Fokus Tangani Pandemi, Jangan Buat Gaduh

Kabareskrim Polri menegaskan bahwa laporan yang diserahkan ICW nantinya akan diserahkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.


zoom-inlihat foto
Ketua-KPK-Firli-Bahuri-menumpangi-helikopter-dalam-perjalanannya-di-Sumatera-Selatan.jpg
Dokumentasi/MAKI
Ketua KPK Firli Bahuri menumpangi helikopter dalam perjalanannya di Sumatera Selatan, Sabtu (20/6/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipolisikan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW).

Pelaporan tersebut terkait dengan kasus dugaan gratifikasi sang petinggi KPK berupa penyewaan helikopter.

Laporan tersebut didaftarkan oleh Divisi Investigasi ICW, Wana Alamsyah.

Oleh Wana Alamsyah, laporan diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Korupsu Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (3/6/2021).

Atas laporan tersebut, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memberikan tanggapan.

Menurut sang Kabareskrim, mengatakan agar ICW tak membuat gaduh terlebih dahulu.

"Jangan tarik-tarik Polri, jangan buat gaduh," kata Agus saat dikonformasi oleh WartaKota.

Baca: Penerbangan Helikopter Ingenuity di Planet Mars Ditunda

Baca: Firli Sebut Gajinya Bisa untuk Sewa Helikopter, Berapa Gaji dan Tunjangan Ketua KPK?

Diterangkan oleh Agus Andrianto, saat ini Polri masih fokus mendukung percepatan penanganan pandemi Covid-19 di tanah air.

"Polri sedang fokus mendukung percepatan penanganan pandemi Covid, mutasi turunannya," imbuhnya.

Selain itu, Agus juga menegaskan bahwa Polri masih berusaha untuk menjaga keamanan dan pemulihan ekonomi nasional.

Termasuk investasi maupun upaya pemerintah lainnya agar perekonomian Indonesia segera tumbuh positif dan pulih.

Agus menegaskan bahwa laporan yang diserahkan ICW nantinya akan diserahkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"Sudah ditangani dewan pengawas. Nanti kita limpahkan saja ke sana," tambahnya.

Nominal sewa helikopter mewah versi Firli Bahuri dan ICW berbeda

Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (5/3/2020).
Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (5/3/2020). (KOMPAS/Ardito Ramadhan)

ICW laporkan Firli Bahuri ke polisi terkait dugaan gratifikasi dalam penyewaan helikopter saat perjalanan pribadi ke Ogan Komering Ulu, Baturaja, Sumatera Selatan, pada 20 Juni 2021 lalu.

Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah mengatakan bahwa kasus tersebut sebelumnya pernah ditangani oleh Dewas KPK.

Namun, dalam sidang etik yang dilaksanakan, Firli Bahuri memberi keterangan bahwa nominal penyewaan helikopter telah sesuai.

Firli menerangkan bahwa helikopter tersebut disewa seharga Rp 30,8 juta selama 4 jam, dari PT Air Pasific Utama (APU).

Berbeda dengan keterangan Firli, harga sewa helikopter versi ICW adalah Rp 39,1 juta per jam.

Berdasarkan nominal tersebut, otal harga sewa selama 4 jam adalah Rp 172,3 juta selama 4 jam.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved