Ribuan Anak Gaza Menderita Trauma Setelah 11 Hari Serangan Brutal Rudal Israel

Serangan udara dan artileri Israel yang brutal telah menewaskan 253 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, dan menyebabkan lebih 1.900 orang terluka.


zoom-inlihat foto
anak-gaza-007.jpg
Abdel Kareem Hana/AP Via Al Jazeera
Suzy Ishkontana (7) dan ayahnya Riad adalah satu-satunya yang selamat dari keluarga mereka setelah serangan udara Israel menghancurkan bangunan tempat mereka tinggal di jalur Gaza Palestina. Ribuan anak Gaza dikhwatirkan mengalami trauma setelah serangan brutal 11 hari Israel ke Jalur Gaza, Palestina.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ribuan anak di Jalur Gaza, Palestina, menderita trauma setelah 11 hari serangan brutal rudal-rudal ridIsrael di daerah kantong yang terkepung.

Ketika Gaza mencoba untuk pulih dari serangan mematikan 11 hari Israel, para ibu dan pekerja kesehatan mental telah menyuarakan kekhawatiran bahwa efek psikologis dari kekerasan akan bertahan lama di antara anak-anak di Jalur Gaza.

Hala Shehada, seorang ibu berusia 28 tahun dari daerah Beit Hanoun di Gaza utara, mengatakan kepada Al Jazeera ketika serangan udara mulai menghantam Gaza awal bulan ini, dia mendapati dirinya mengingat kembali kenangan tragis serangan Israel 2014 seolah-olah itu terjadi "kemarin".

"Serangan terbaru di Gaza membawa saya kembali ke kenangan paling kelam dari enam tahun lalu ketika suami saya terbunuh," kata Shehada, dikutip Al jazeera, Ahad (30/5/2021).

“Tapi kali ini lebih buruk. Putri saya yang berusia enam tahun Toleen, yang lahir lima bulan setelah ayahnya terbunuh, merasa ngeri selama serangan itu. "

Kaum muda termasuk di antara kelompok yang paling terkena dampak selama operasi terbaru Israel di daerah kantong pantai yang terkepung.

Baca: PBB Selidiki Dugaan Kejahatan Perang yang Dilakukan Israel terhadap Warga Palestina

anak gaza 001
Seorang pemuda Palestina menggeledah puing-puing ketika seorang gadis muda mengintip dari pintu masuk sebuah rumah yang terkena pemboman Israel di Kota Gaza, Palestina, setelah gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir antara Israel dan Hamas, pada 21 Mei 2021. Serangan 11 hari Israel ke Jalur Gaza di wilayah Palestina menyebabkan ribuan anak-anak di Gaza mengalami trauma.

Serangan udara dan artileri Israel yang brutal dan membabi-buta itu telah menewaskan 253 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, dan menyebabkan lebih dari 1.900 orang terluka.

Oleh Israel, serangan mereka diklaim sebagai serangan balasan atas terbunuhnya 12 orang Israel, 2 di antaranya anak-anak, oleh rudal yang ditembakkan kelompok Hamas dan kelompok bersenjata lainnya dari Gaza selama periode yang sama.

Serangan Israel juga menghancurkan 1.800 unit pemukiman di Gaza dan menghancurkan sebagian setidaknya 14.300 lainnya.

Baca: Fedi Nuril Ungkap Pengalaman Ditahan Tentara Israel Bersenjata Lengkap : Gue Nggak Takut

Puluhan ribu warga Palestina terpaksa berlindung di sekolah-sekolah yang dikelola PBB.





Halaman
1234
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved