PBB Selidiki Dugaan Kejahatan Perang yang Dilakukan Israel terhadap Warga Palestina

PBB juga menyelidiki kekerasaan yang terjadi di tengah gencatan senjata antara Israel dan Hamas.


zoom-inlihat foto
Asap-terlihat-di-atas-gedung-gedung-di-Kota-Gaza.jpg
MAHMUD HAMS / AFP
Asap terlihat di atas gedung-gedung di Kota Gaza setelah serangan udara Israel pada dini hari, 15 Mei 2021.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Dewan HAM PBB pada hari Kamis, (27/5/2021), setuju untuk menyelidiki kejahatan yang diduga dilakukan oleh Hamas dan Israel dalam konflik selama 11 hari.

Penyelidik independen akan memeriksa semua dugaan kekerasan yang terjadi, bukan hanya yang terjadi di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.

Selain itu, mereka juga menyelidiki kekerasaan di tengah gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang dimulai tanggal 21 Mei 2021.

Dilansir dari Reuters, Michelle Bachelet, Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, mengatakan serangan Israel ke Gaza mungkin merupakan kejahatan perang.

Sementara itu, Bachelet menyebut Hamas mungkin telah melanggar hukum kemanusiaan internasional karena menembakkan roket ke Israel.

Israel menolak resolusi yang disetujui oleh forum Jenewa dan mengatakan tidak akan bekerja sama.

Baca: Raja Salman Berikan Pesan ke Israel, Kecam Agresi ke Yerusalem dan Jalur Gaza

Baca: Foto-Foto Warga Palestina Merayakan Gencatan Senjata Antara Israel dan Hamas

Seorang pria Palestina berjalan di tengah puing-puing pada 12 Mei 2021 di depan Menara Al-Jawhara yang rusak parah di Kota Gaza yang terkena serangan udara Israel.
Seorang pria Palestina berjalan di tengah puing-puing pada 12 Mei 2021 di depan Menara Al-Jawhara yang rusak parah di Kota Gaza yang terkena serangan udara Israel. (AFP/MAHMUD HAMS)

"Keputusan memalukan pada hari ini dengan jelas adalah contoh lain dari obsesi anti-Israel milik Dewan HAM PBB," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pernyataan yang menuduh forum PBB menutupi "organisasi teroris genosida", dikutip dari Reuters.

Menteri Luar Negeri Israel mengatakan pasukannya bertindak "sesuai dengan hukum internasional dalam melindungi warganya dari roket Hamas yang tidak pandang bulu".

Sementara itu, juru bicara Hamas menyebut tindakan kelompoknya adalah "perlawanan yang sah" dan menyerukan adanya tindakan untuk menghukum Israel.

Bachelet berkata kepada dewan bahwa pihaknya telah memverifikasi adanya kematian 270 warga Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur.

Baca: AS Pastikan Tetap Jual Senjata ke Israel, Menlu Antony Blinken: Agar Tel Aviv Lindungi Diri





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Haters Sudah Minta Maaf, Ayu

    Ayu tetap akan menempuh jalur hukum karena ingin
  • Sariamin Ismail

    Sariamin Ismail merupakan seorang novelis perempuan pertama di
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved