Penjelasan Kemenkes soal Narasi Vaksin Covid-19 Mengandung Magnet dan Buat Koin Menempel

Kemenkes menegaskan bahwa narasi viral mengenai vaksin Covid-19 bisa buat uang koin menempel karena adanya unsur magnetik tidak benar.


zoom-inlihat foto
astrazeneca-04.jpg
Miguel MEDINA / AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Viralnya narasi mengenai vaksin Covid-19 mengandung magnet membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) buka suara.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, menegaskan bahwa apa yang ada di dalam video itu tidak benar.

"Ini hoax ya," ujar Nadia pada Kamis, (27/5/2021), malam.

Dia menjelaskan bahwa vaksin mengandung bahan aktif dan nonaktif.

Bahan aktif berisi antigen dan bahan nonaktif berisi zat untuk menstabilkan, menjaga kualitas vaksin agar saat disuntikan masih baik.

Adapun jumlah cairan yang disuntikan hanya 0,5 cc dan akan segera menyebar ke seluruh jaringan sekitar.

"Sehingga tidak ada carian yang akan tersisa di tempat bekas suntikan," kata dia.

Menurutnya, logam dapat menempel di permukaan kulit yang lembab biasanya disebabkan oleh keringat.

Ilustrasi vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (freepik.com)

"Pecahan uang logam R 1.000 terbuat dari bahan nikel dan nikel bukan logam yang bisa menempel karena daya magnet," katanya.

Nadia mengatakan telah ada klarifikasi dari BBC bahwa informasi tersebut adalah tidak benar.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved