Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021, Berikut Waktu dan Wilayah yang Bisa Menyaksikannya

Fenomena ini juga aman disaksikan oleh masyarakat dengan mata telanjang, tanpa harus menggunakan kaca mata khusus gerhana.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-selama-gerhana-bulan-total.jpg
NASA VIA BBC INDONESIA
Ilustrasi selama gerhana bulan total, sinar matahari disaring oleh atmosfer bumi dan bulan berwarna oranye.


7. Fase (P4) Gerhana Bulan berakhir pukul 20.51.14 WIB, 21.51.14 WITA, 22.51.14 WIT dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

Seluruh proses gerhana tersebut akan berlangsung selama 5 jam 5 menit dan 2 detik.

Sementara proses gerhana totalnya akan berlangsung selama 18 menit 44 detik.

Super Blood Moon

Dikutip dari situs resmi BMKG, saat puncak gerhana bulan total terjadi, maka bulan akan terlihat berwarna merah atau dikenal dengan sebutan Blood Moon.

Lantaran posisi bulan saat terjadi gerhana berada di posisi terdekat dengan bumi, maka bulan akan terlihat lebih besar ketimbang fase-fase purnama biasa.

Fenomen ini disebut dengan istilah Super Moon.

Dengan demikian, Gerhana Bulan Total pada 26 Mei 2021 dikenal juga dengan Super Blood Moon, sebab terjadi saat bulan di Perigee atau bulan berada di jarak terdekat dengan bumi.

Gerhana Bulan Total dapat disaksikan apabila kondisi cuaca cerah-berawan.

Blood Moon
Blood Moon (lapan.go.id)

Fenomena ini juga aman disaksikan oleh masyarakat dengan mata telanjang, tanpa harus menggunakan kaca mata khusus gerhana.

Lebih lanjut, BMKG akan melakukan pengamatan Gerhana Bulan Total pada 26 Mei 2021 di lokasi-lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Yakni dengan menggunakan teleskop dipadukan dengan detektor dan teknologi informasi dan disebarluaskan lewat situs https://www.bmkg.go.id/gbt.

Pada puncak gerhananya, di sebagian besar wilayah Indonesia posisi Bulan akan dekat dengan horizon di bagian Timur.

Dengan demikian akan memungkinkan pengamat untuk dapat mengabadikan kejadian gerhana dengan latar depan bangunan yang bersejarah atau ikonis.

Masyarakat juga dapat mengikuti proses pengamatan dengan mengakses https://www.bmkg.go.id/gbt.

BMKG mengimbau, masyarakat yang berada di wilayah pesisir atau pinggir laut (pantai) wajib waspada potensi terjadinya pasang air laut yang lebih tinggi dari pasang normalnya.

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Tribunnews.com)

Simak Artikel Lain Seputar Gerhana Bulan di Sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved