Ganjar Pranowo juga beberapa kali tertangkap kamera tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa lokasi, contohnya adalah sidak yang dilakukan Ganjar di Jembatan Timbang Klepu, Semarang (25/2/2015).
Ganjar Pranowo juga sempat diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi.
Kasus tersebut tentang pengadaan e-KTP yang menjadikan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Markus Nari sebagai tersangka.
Selain dikenal sebagai pemimpin yang tegas, Ganjar juga diketahui memiliki hobi mengendarai motor antik dan juga bersepeda.
Menilik akun instagram pribadinya @ganjar_pranowo, diketahui Ganjar Pranowo beberapa kali memposting foto dirinya yang tengah mengendarai motor antik maupun bersepeda.
Belum lama ini nama Ganjar Pranowo kembali diperbincangkan.
Ini lantaran Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tidak diundang dan tidak hadir dalam acara penguatan soliditas partai menuju Pemilu 2024.
Acara penguatan soliditas partai menuju Pemilu 2024 yang digelar di Kantor DPD PDI-P Jateng, di Panti Marhaen Semarang, Sabtu (22/5/2021).
Acara yang digelar secara luring dan daring ini tidak terlihat batang hidung Gubernur Jawa Tengah ini.
Alasan Ganjar Pranowo tak diundang dalam acara pengarahan partai oleh Ketua DPP PDI-P Puan Maharani ini lantaran dirinya dinilai berseberangan dengan PDI-P perihal langkah pencapresan di 2024.
Bahkan setelah acara pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya di kantor DPD PDIP Jawa Tengah, Panti Marhen, Semarang, Sabtu (22/5/2021) malam, Ketua DPP PDI-P Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto mengatak jika Ganjar Pranowo sudah kelewatan.
Baca: Alat Rapid Test Antigen Palsu Beredar di Semarang, Ganjar Pranowo Minta Tersangka Dihukum Berat
Baca: Ganjar Pranowo Dukung Langkah Tegas Gibran Copot Oknum Lurah yang Terlibat Pungli
"Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter, ojo keminter (Kalau kamu pintar, jangan sok merasa pintar)," jelas Bambang Wuryanto.
Perlu diketahui, acara yang diisi oleh Ketua DPP PDI-P Puan Maharani ini dihadiri seluruh kader.
Mulai struktural, legislatif dan eksekutif.
Melalui pesan singkat, Ganjar Pranowo juga membenarkan jika dirinya tidak diundang dalam acara tersebut.
"Saya tidak diundang (acara PDI-P)," kata Ganjar, Minggu (23/5/2021), dikutip dari Kompas.com.
Apabila diundang, lanjut Ganjar, dirinya akan hadir di acara yang dihadiri Puan tersebut.
"Sebagai kader wajib hadir," paparnya.
Namun, pria kelahiran 1968 ini juga tak mau berkomentar terkait dirinya yang dibilang berseberangan dengan PDI-P soal langkah pencapresan di 2024 oleh Ketua DPP PDI-P Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka)