Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masjid Nabawi atau Al-Masjid an-Nabawī adalah masjid yang terletak di kota Madinah Arab Saudi dan didirikan langsung oleh Nabi Muhammad.
Masjid Nabawi merupakan masjid ketiga yang dibangun dalam sejarah Islam dan kini menjadi salah satu masjid terbesar di dunia.
Masjid ini menjadi tempat paling suci kedua dalam agama Islam, setelah Masjidil Haram di Mekkah.
Masjid ini sebenarnya merupakan bekas rumah Nabi Muhammad yang dia tinggali setelah Hijrah (pindah) ke Madinah pada 622 M.
Bangunan masjid sebenarnya di bangun tanpa atap.
Masjid pada saat itu sebagai tempat berkumpulnya masyarakat, majelis, dan sekolah agama.
Baca: Masjid Al-Buraq
Masjid ini juga merupakan salah satu tempat yang disebutkan namanya dalam Alquran.
Kemajuan masjid ini tidak lepas dari pengaruh kemajuan penguasa-penguasa Islam.
Pada 1909, tempat ini menjadi tempat pertama di Jazirah Arab yang diterangi pencahayaan listrik.
Masjid ini berada di bawah perlindungan dan pengawasan Penjaga Dua Tanah Suci.
Secara lokasi, Masjid Nabawi berada tepat di tengah-tengah kota Madinah, dan dikelilingi oleh beberapa hotel dan pasar-pasar.
Baca: Masjid Umar
Masjid ini menjadi tujuan utama para jamaah Haji ataupun Umrah.
Beberapa jamaah mengunjungi makam Nabi Muhammad untuk menelusuri jejak kehidupannya di Madinah.
Setelah perluasan besar-besaran di bawah kesultanan Umayyah al-Walid I, dibuat sebuah tempat di atas peristirahtan terakhir Nabi Muhammad beserta dua Khalifah Rasyidin Abu Bakar dan Umar bin Khattab.
Salah satu fitur terkenal di Masjid Nabawi adalah Kubah Hijau yang berada di tenggara masjid, yang dulunya merupakan rumah Aisyah, yang kemudian dijadikan kuburan Nabi Muhammad.
Pada 1279, sebuah penutup yang terbuat dari kayu di bangun dan direnovasi sedikitnya dua kali yakni pada abad ke-15 dan pada 1.817.
Kubah yang ada saat ini dibangun pada 1.818 oleh Sultan Utsmaniyah Mahmud II, dan di cat hijau pada 1837, sejak saat itulah kubah tersebut dikenal sebagai "Kubah Hijau". (1)
Sejarah #
Masjid Nabawi adalah masjid kedua yang dibangun oleh Muhammad, setelah Masjid Quba.
Masjid ini didirikan ketika perjalanan hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah.
Masjid Nabawi dibangun sejak saat-saat pertama Nabi Muhammad tiba di Madinah.
Menariknya ialah masjid ini dibandung di dekat berhentinya unta Tunggangan Nabi.
Lokasi itu semula adalah tempat penjemuran buah kurma milik anak yatim dua bersaudara Sahl dan Suhail bin Amr.
Baca: Masjid Tan Kok Liong
Kemudian Nabi Muhammad membelinya dan membangunnya sebagai masjid sekaligus tempat tinggalnya.
Awalnya, masjid ini berukuran sekitar 50 meter x 50 meter, dengan tinggi atap sekitar 3,5 meter.
Muhammad membangunnya dengan tangannya sendiri, bersama-sama dengan para shahabat dan kaum muslimin.
Tembok di keempat sisi masjid ini terbuat dari batu bata dan tanah, sedangkan atapnya dari daun kurma dengan tiang-tiang penopangnya dari batang kurma.
Sebagian atapnya dibiarkan terbuka begitu saja.
Selama sembilan tahun pertama, masjid ini tanpa penerangan di malam hari.
Baca: Masjid Sultan Ahmed
Hanya di waktu Isya, diadakan sedikit penerangan dengan cara membakar jerami.
Masjid Nabawi ini berulang kali direnovasi dan diperluas.
Renovasi yang pertama dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab pada tahun 17 H, dan yang kedua oleh Khalifah Utsman bin Affan pada tahun 29 H.
Khalifah Umar meratakan semua rumah dekat masjid kecuali rumah istri Nabi Muhammad untuk memperbesar masjid ini.
Baca: Masjid Dian Al Mahri
Dimensi ukuran masjid baru saat itu menjadi 57,49 meter dengan tinggi atapnya ditambah hingga 5,6 meter.
Umar sedikitnya membangun tiga konstruksi gerbang baru sebagai pintu masuk.
Dia juga menambahkan Al-Butayha bagi masyarakat untuk membacakan puisi-puisi.
Kemudian renovasi selanjutnya dilakukan oleh Khalifah Utsman bin Affan.
Baca: Masjid Tan Kok Liong
Ia melebarkan ukuran masjid menjadi 81,40 meter.
Kemuidan dinding pembatas dibuat dari lapisan bata dengan adukan semen.
Tiang-tiang batang kurma digantikan oleh pilar batu yang disatukan dengan kempa besi.
Kayu jati juga dimanfaatkan dalam rekonstruksi langit-langit.
Di zaman modern, Raja Abdul Aziz dari Kerajaan Saudi Arabia meluaskan masjid ini menjadi 6.024 meter persegi pada tahun 1.372 H.
Baca: Masjid Al Irsyad Bandung
Perluasan ini kemudian dilanjutkan oleh penerusnya, Raja Fahd pada tahun 1414 H, sehingga luas bangunan masjidnya hampir mencapai 100.000 meter persegi, di tambah dengan lantai atas yang mencapai luas 67.000 meter persegi dan pelataran masjid yang dapat digunakan untuk salat seluas 135.000 meter persegi.
Saat ini Masjid Nabawi dapat menampung kira-kira 535.000 jemaah. (2)
Bangunan Penting #
1. Makam Nabi Muhammad
Nabi Muhammad dimakamkan di tempat meninggalnya, yakni di tempat yang dahulunya adalah kamar Aisyah, istri Nabi.
Kemudian berturut-turut dimakamkan pula dua sahabat terdekatnya di tempat yang sama, yakni Abu Bakar Al-Shiddiq dan Umar bin Khattab.
Karena perluasan-perluasan Masjid Nabawi, ketiga makam itu kini berada di dalam masjid, yakni di sudut tenggara (kiri depan) masjid.
Sedangkan Aisyah dan kebanyakan sahabat yang lain, dimakamkan di pemakaman umum Baqi.
Dahulu terpisah cukup jauh, kini dengan perluasan masjid, Baqi jadi terletak bersebelahan dengan halaman Masjid Nabawi.
Baca: Masjid Al-Aqsa
2. Riyadhul Jannah
Jantung Masjid Nabawi yang diistimewakan tetapi sangat kecil yang bernama Riad ul-Jannah (Taman Surga).
Tempat ini adalah bagian dari perluasan makam Nabi Muhammad (Raudlah) hingga mimbar nya.
Jamaah Haji berebut masuk menuju tempat ini karena apabila melakukan salat atau berdoa di tempat ini, maka doanya akan dikabulkan.
Masuk ke area ini cukup sulit, utamanya pada musim Haji. Tempat ini hanya menampung maksimal seratus jamaah.
Baca: Masjid Agung Al Azhar
3. Raudlah
Salah satu bagian Masjid Nabawi terkenal dengan sebutan Raudlah (taman surga).
Doa-doa yang dipanjatkan dari Raudlah ini akan dikabulkan oleh Allah.
4. Mihrab
Terdapat dua mihrab dalam Masjid Nabawi, satu dibangun Nabi Muhammad dan yang lainnya dibangun oleh Khulafaur Rasyidin ketiga Utsman.
5. Mimbar
Mimbar asli yang digunakan Nabi Muhammad hanya sebuah balok kayu kurma.
6. Minaret
Minaret-minaret pertama (jumlahnya empat) 26 kaki atau 7,9 meter dibangun oleh Umar bin Khattab.
Pada 1307, sebuah minaret dijuluki Bab al-Salam ditambahkan oleh Muhammad bun Kalavun yang direnovasi oleh Mehmed IV.
Setelah proyek renovasi 1994, terdapat sepuluh Minaret yang tingginya 104 meter.
Bagian bawah, dasar dan dan atas berbentuk silinder, segi delapan yang terlihat menarik. (3)
Keutamaan Masjid Nabawi #
1. Salat di Masjid Nabawi seribu kali lebih utama dibanding salat di masjid lainnya selain Masjidil Haram.
2. Tempat Nabi Muhammad di Makamkan.
3. Adanya Raudlah yakni tempat yang apabila memanjatkan doa di sini akan dikabulkan. (https://kisahmuslim.com/3786-sejarah-masjid-nabawi.html)
(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)
| Nama Tempat | Masjid Nabawi |
|---|
| Lokasi | Kota Madinah Arab Saudi |
|---|
| Fungsi | Tempat Ibadah |
|---|
Sumber :
1. kisahmuslim.com
2. id.wikipedia.org