Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masjid Al-Aqsa, juga ditulis Al-Aqsha adalah sebuah kompleks seluas 144.000 meter persegi di Kota Lama Yerusalem.
Kompleks ini menjadi lokasi yang disucikan oleh umat Islam, Yahudi, dan Kristen
Kompleks tempat masjid ini (di dalamnya juga termasuk Kubah Batu) dikenal oleh umat Islam dengan sebutan Al-Haram Asy-Syarif atau "tanah suci yang mulia".
Tempat ini oleh umat Yahudi dan Kristen dikenal pula dengan sebutan Bait Suci, suatu tempat paling suci dalam kepercayaan kepada tuhan Yahudi yang umumnya dipercaya merupakan tempat Bait Pertama dan Bait Kedua dahulu pernah berdiri. (1)
Masjid Aqsa tercatat dalam Alquran sebagai masjid tempat Muhammad SAW naik ke langit untuk menerima perintah shalat dari Allah dalam peristiwa Isra Mi’raj.
Masjid yang berdiri di Palestina, itu memang bukan masjid yang asli.
Sebab, Masjid Aqsa yang asli telah rata dengan tanah akibat gempa bumi yang mengguncang Jazirah Arab pada pertengahan abad ke-6. (2)
Etimologi #
Nama Masjid al-Aqsa bila diartikan dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, berarti "masjid terjauh".
Nama ini bermula dari keterangan dalam Al-Qur'an pada Surah Al-Isra' ayat 1 mengenai Isra Mi'raj.
Isra Mi'raj merupakan perjalanan yang diterapkan Muhammad dari Masjid Al-Haram menuju Masjid Al-Aqsa, dan selanjutnya naik ke surga,
Dalam kitab Shahih Bukhari dijelaskan bahwa Muhammad dalam perjalanan tersebut mengendarai Al-Buraq.
Istilah "terjauh" dalam hal ini dipakai dalam konteks yang berarti "terjauh dari Mekkah".
Selama berabad-abad yang dimaksud dengan Masjid Al-Aqsa sesungguhnya tidak hanya masjid saja, melainkan juga lahan di sekitar bangunan itu yang dianggap sebagai suatu tempat yang suci.
Perubahan penyebutan selanjutnya terjadi pada masa pemerintahan kesultanan Utsmaniyah (kira-kira masa ratus tahun ke-16 mencapai permulaan 1918), dimana lahan kompleks di sekitar masjid disebut sebagai Al-Haram Asy-Syarif, sedangkan bangunan masjid yang dibangun oleh Umar bin Khattab disebut sebagai Jami' Al-Aqsa atau Masjid Al-Aqsa. (1)
Sejarah #
Bukit tempat Masjidilaqsa berada diyakini telah dihuni sejak milenium keempat sebelum Masehi.
Pada tahun 637, umat Islam mengambil kepemimpinan atas Yerusalem dari tangan Romawi Timur pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab.
Kompleks reruntuhan Bait Suci, dikenal sebagai Masjidilaqsa atau Baitulmaqdis oleh umat Islam, ditemukan Umar dalam kondisi tidak terawat.
Namun demikian, Umar kemudian menemukan Batu Fondasi atas bantuan Ka’b Al-Ahbar, seorang Yahudi yang telah masuk Islam.
Batu ini diyakini sebagai titik pijakan Nabi Muhammad naik ke langit dalam kepercayaan umat Islam, kemudian tempat Nabi Ibrahim (Abraham) hendak menyembelih anaknya, Ishak, dalam kepercayaan umat Yahudi.
Daerah ini beberapa kali mengalami pasang surut peradaban dan sedikitnya tiga agama (Yahudi, Kristen dan Islam) pernah menguasai kota itu dan mewarnainya dengan budaya masing-masing.
Sejarah peradaban Palestina sejak awal penuh dengan peperangan.
Meskipun Islam telah menguasai Jerusalem, umat Nasrani aman tinggal di sana karena kehidupannya dijamin oleh pimpinan Islam yang berkuasa waktu itu. (2)
Bagian #
Luas keseluruhan kompleks Masjid Al-Aqsa adalah sekitar 144.000 meter persegi dan dapat menampung 400.000 jemaah.
Bagian-bagiannya,adalah :
Masjid Al-Qibli atau Jami' Al-Aqsha
Kubah Shakhrah
Musala Al-Marwani
Kubah Kenaikan (Mikraj)
Kubah Silsilah
Kubah Nabi
Al-Mawazin
Museum Islam
Air Mancur Qayt Bay
Air Mancur Qasim Pasya
Gerbang-Gerbang
Menara masjid
Tembok Ratapan
Arti dalam Islam #
Masjid Al-Aqsa dikenal sebagai "masjid terjauh" dalam Surah Al-Isra pada Al-Qur'an.
Lokasinya menurut tradisi umat Islam ditafsirkan sebagai situs Al-Haram Asy-Syarif di Yerusalem, di mana masjid dengan nama ini kini telah berdiri.
Berdasarkan tradisi ini, istilah masjid yang dalam bahasa Arab secara harfiah berarti "tempat sujud", juga bisa merujuk untuk tempat-tempat ibadah monoteistik lainnya seperti Haikal Sulaiman, yang dalam Al-Qur'an juga disebut dengan istilah "masjid.
Kiblat pertama
Sejarah penting Masjid Al-Aqsa dalam Islam juga memperoleh penekanan lebih lanjut, karena umat Islam masa salat pernah berkiblat ke arah Al-Aqsa selama empat belas atau tujuh belas bulan setelah kejadian hijrah mereka ke Madinah tahun 624. (1)
Situasi Masa Kini #
Kementerian Wakaf Yordania memegang kontrol atas Masjid Al-Aqsa hingga Perang Enam Hari tahun 1967.
Setelah memenangkan perang, Israel menyerahkan kekuasaan masjid dan Bukit Bait Suci untuk lembaga wakaf Islam yang independen dari pemerintahan Israel.
Namun, Tingkatan Pertahanan Israel diperbolehkan berpatroli dan melakukan pencarian di wilayah masjid.
Setelah pembakaran tahun 1969, lembaga wakaf tersebut mempekerjakan arsitek, teknisi, dan pengrajin dalam sebuah komite untuk melakukan perawatan.
Untuk mengimbangi beragam kebijakan Israel dan semakin meningkatnya kehadiran pasukan keamanan Israel di sekitar lokasi ini sejak Intifadah Al-Aqsa, Gerakan Islam bekerjasama dengan lembaga wakaf telah berusaha untuk meningkatkan kemudi Muslim di dalam sekeliling yang terkait Al-Haram Asy-Syarif.
Sebagian perkaranya termasuk memperbarui dan merenovasi kembali bangunan-bangunan yang terbengkalai.
Masa ini, imam utama dan pengurus Masjid Al-Aqsa merupakan Muhammad Ahmad Hussein.
Ia diangkat menjadi Mufti Agung Yerusalem pada tahun 2006 oleh Presiden Palestina Mahmud Abbas.
Imam-imam lainnya termasuk Syekh Yusuf Abu Sneina, Mufti Palestina sebelumnya Syekh Ikrimah Sa'id Sabri, serta mantan Imam Al-Aqsa Syekh Muhammad Abu Shusha yang kini tinggal di Amman, Yordania.
Kepemilikan Masjid Al-Aqsa merupakan noda satu isu dalam konflik Israel-Palestina. Israel mengklaim kekekuasaan atas masjid tersebut dan juga seluruh Bukit Bait Suci, tetapi Palestina memegang perwalian secara tak formal melalui lembaga wakaf.
Selama negosiasi di Pertemuan Camp David 2000, Palestina menanti kepemilikan penuh masjid ini serta situs-situs suci Islam lainnya yang mempunyai di Yerusalem Timur. (1)
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)
| Informasi |
|---|
| Lokasi | Masjid Al-Aqsa |
|---|
| Kota | Yerusalem |
|---|
| Pegunungan | Yudea |
|---|
| Koordinat | 31°46?35?LU 35°14?8?BT? / ?31,77639°LU 35,23556°BT? / 31.77639; 35.23556 |
|---|