Amerika Serikat Akan Kirim Bantuan Jutaan Dolar kepada Warga Palestina demi Redakan Konflik

Bantuan ini akan diberikan kepada kelompok-kelompok Palestina di Tepi Barat dan Gaza.


zoom-inlihat foto
Presiden-AS-Joe-Biden-mengambil-sumpah-presiden-selama-upacara-virtual-di-Ruang-Makan.jpg
JIM WATSON / AFP
Presiden AS Joe Biden mengambil sumpah presiden selama upacara virtual di Ruang Makan Negara Gedung Putih di Washington, DC, setelah dilantik di US Capitol pada 20 Januari 2021. Pemerintahan Biden akan memberikan abntuan kepada warga Palestina.


TRIBUNNESWIKI.COM - Amerika Serikat (AS) berencana mengirimkan bantuan senilai jutaan dolar kepada warga Palestina.

Pemerintahan Joe Biden telah menyampaikan kepada Kongress atau parlemen bahwa bantuan itu diberikan kepada kelompok-kelompok Palestina di Tepi Barat dan Gaza.

Bantuan itu untuk mendukung proyek pertukaran dan rekonsiliasi dengan Israel. Namun, identitas penerima bantuan belum diungkapkan oleh AS.

Diberitakan dari Associated Press, Departemen Luar Negeri AS pada Jumat, (15/5/2021), mengatakan bantuan sebanyak $10 juta itu adalah bagian dari dana sebanyak lebih dari $100 juta yang pemerintah alokasikan kepada Palestina awal tahun ini.

Badan AS untuk Pembangunan Internasional menyebut bantuan itu akan mendukung usaha mempertemukan kelompok-kelompok yang terdampak konflik untuk mengatasi perpecahan yang mungkin disebabkan oleh perbedaan-perbedaan, seperti etnis, agama, status, kelas, atau afiliasi politik di area yang terdampak oleh konflik dan perang sipil.

Dana bantuan itu dikatakan sebagian besar akan digunakan untuk proyek lintas-perbatasan antara Israel dan Tepi Barat dan Gaza.

Baca: Israel Kembali Lakukan Serangan Besar, Gaza Diguncang Ledakan selama 10 Menit

Presiden AS Joe Biden duduk di Oval Office saat dia menandatangani serangkaian perintah di Gedung Putih di Washington, DC, setelah dilantik di US Capitol pada 20 Januari 2021.
Presiden AS Joe Biden duduk di Oval Office saat dia menandatangani serangkaian perintah di Gedung Putih di Washington, DC, setelah dilantik di US Capitol pada 20 Januari 2021. (Jim WATSON / AFP)

Namun, dana itu mungkin juga digunakan untuk berbagai program untuk orang Yahudi dan Arab yang tinggal di Isrel.

Pemerintahan Biden percaya bahwa pendekatan yang dilakukan Trump dalam menangani konflik di Timur Tengah tidak cocok.

Selain itu, pemerintahan AS saat ini telah mengumumkan adanya bantuan $130 juta kepada warga Palestina.

Bantuan itu kemungkinan besar bertujuan untuk mendorong mereka kembali bernegosiasi dengan Israel.

Kondisi terkini konflik Israel-Palestina

Pesawat militer Israel meluncurkan serangkaian serangan besar di beberapa lokasi di Kota Gaza pada Senin dini hari, (17/5/2021).

Ini terjadi beberapa jam setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan isyarat akan adanya pertempuran keempat dengan Hamas.

DIlansir dari Associated Press, serangan ini lebih besar, lebih berdampak luas, dan lebih lama dari serangkaian serangan udara sehari sebelumnya yang menewaskan 42 warga Palestina.

Selain itu, serangan terbaru ini juga dilaporkan mengguncang Kota Gaza selama 10 menit.

Media setempat mengabarkan jalan utama yang ada di barat kota, kompleks keamanan, dan ruang terbuka menjadi beberapa target dalam serangan.

Jalur pasokan listrik juga rusak akibat serangan udara ini. Namun, belum ada laporan akan adanya korban.

Baca: Jokowi Ajak Erdogan dan Sejumlah Pemimpin Negara untuk Hentikan Agresi Israel di Palestina

Api dan asap terlihat di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat serangan udara Israel berlangsung, 17 Mei 2021.
Api dan asap terlihat di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat serangan udara Israel berlangsung, 17 Mei 2021. (ANAS BABA / AFP)

Pidato Netanyahu dan serangan Hamas

Dalam pidatonya yang disiarkan melalui televisi pada hari Minggu, Netanyahu mengatakan serangan Israel akan berlanjut dalam kekuatan penuh.

Israel, kata dia, "ingin kelompok Hamas membayar harga mahal."





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved