Pecandu Narkoba Tidak Akan Dipenjara dan Privasi Dijamin, Begini Penjelasan BNN

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali sebut pecandu narkoba tidak akan dipenjara dan privasinya akan dijamin.


zoom-inlihat foto
badan-narkotika-nasional-bnn-1312020.jpg
Tribunnewswiki.com
Badan Narkotika Nasional (BNN)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pecandu narkoba tidak akan dipenjara dan privasinya akan dijamin.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Brigjen Pol Gede Sugianyar Dwi Putra saat menghadiri acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lobi Dit Resnarkoba Polda Bali, Denpasar, Kamis 6 Mei 2021.

Dia mengatakan hal ini jika penyalahguna menyerahkan diri kepada BNN .

Maka mereka tidak dipenjara dan akan direhabilitasi.

Termasuk privasi dijamin hingga gratis dibiayai negara.

"Sesuai UU bagi penyalahguna wajib direhabilitasi kami mengajak sementon warga Bali sebagai penyalahguna datang ke BNN terdekat," kata dia.

ILUSTRASI - BNNP Bali saat merilis pengungkapan kasus jaringan ganja, Denpasar, Bali, Jumat 26 Maret 2021.
ILUSTRASI - BNNP Bali saat merilis pengungkapan kasus jaringan ganja, Denpasar, Bali, Jumat 26 Maret 2021. (Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro)

"Privasi dijamin dan gratis dibiayai oleh negara, jangan tunggu ditangkap, silakan serahkan diri mau sembuh mau pulih kita jamin tidak ditangkap," imbuhnya.

Sugianyar pun menekankan, putusan di Pengadilan Negeri akan mengarah ke putusan penempatan rehabilitasi, bukan pidana penjara bagi yang menyerahkan diri.

"Sekarang pecandu wajib direhab dan putusan bisa berupa penempatan dalam rehabilitasi tidak pidana, putusan hakim tidak hanya dengan pemidanaan, bisa penetapan untuk direhabilitasi sesuai hasil assesment," urai dia.

Sugianyar mengatakan, menyerahkan diri jauh lebih baik ketimbang ditangkap petugas.





Halaman
1234






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved