"Pada 2017 yang saya laporkan harta kekayaan secara pribadi, kemudian terjadi perubahan pada 2018 karena diakumulasikan dengan aset keluarga termasuk istri," jelasnya.
Itu pun, tegas dia, saat melaporkan harta kekayaan yang melonjak itu telah berkordinasi dengan KPK melalui verifikasi data.
"Data yang menopang nilai harta saya itu sudah saya perlihatkan sama KPK."
"Jadi bukan soal besar atau kecil nilainya, tetapi ini soal transparansi dan bisa dipertanggungjawabkan," katanya.
"Dan saya berani pertanggungjawaban itu ke KPK dan itu saya wujudkan di laporan LHKPN," lanjutnya.
Oleh karena itu, ia mengingatkan ASN lainnya untuk berani melakukan pelaporan harta, apalagi berkaitan dengan integritas.
Baca: Kapan Gaji 14 dan THR PNS 2021 Cair? Berikut Prediksinya
"Selain LHKPN, saya juga sudah aktif program tax amnesti. Jadi tidak perlu khawatir harta naik signifikan, kalau memang sumbernya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan," terangnya
Ditambah, harta yang ia miliki merupakan hasil usahanya yang dikumpulkan sejak 20 tahun lalu.
"Intinya, semua harta yang saya laporkan itu sumbernya jelas, dan sudah saya laporkan ke KPK. Tujuannya untuk transparansi, jadi tak perlu khawatir jika memang kondisi real harta naik," katanya
"Yang masalah itu, jika melaporkan harta yang tidak sesuai fakta. Bahkan, melaporkan harta minim tapi faktanya sangat besar," kata dia.
Baca: Berawal dari Temukan Biji, PNS di Bengkulu Nekat Tanam Ratusan Pohon Ganja, Berdalih untuk Usir Hama
Sementara itu, dikutip dari elhkpn.kpk.go.id, inilah daftar harta kekayaan Irwan Rusfiady Adnan per 26 Maret 2020:
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 39.714.963.000.
1. Tanah dan Bangunan Seluas 326 m2/288 m2 di KOTA MAKASSAR, HIBAH DENGAN AKTA Rp 1.872.434.000.
2. Tanah dan Bangunan Seluas 242 m2/90 m2 di KOTA MAKASSAR, LAINNYA Rp 1.069.580.000.
3. Tanah dan Bangunan Seluas 297 m2/254 m2 di KOTA MAKASSAR, LAINNYA Rp 1.352.305.000.
4. Tanah dan Bangunan Seluas 112 m2/55 m2 di KOTA MAKASSAR, HASIL SENDIRI Rp 120.000.000.
5. Tanah dan Bangunan Seluas 717 m2/240 m2 di KOTA MAKASSAR, HASIL SENDIRI Rp 1.665.641.000.
Baca: Warga Myanmar Lawan Kudeta dengan Mogok Kerja, Militer Siapkan Sanksi untuk PNS yang Ikut-ikutan
6. Tanah dan Bangunan Seluas 243 m2/246 m2 di KOTA MAKASSAR, WARISAN Rp 1.595.003.000.
7. Tanah dan Bangunan Seluas 175 m2/525 m2 di KOTA MAKASSAR, HASIL SENDIRI Rp 5.000.000.000.
8. Tanah dan Bangunan Seluas 190 m2/570 m2 di KOTA MAKASSAR, HASIL SENDIRI Rp 3.000.000.000.