Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sate susu sapi merupakan makanan khas Bulan Ramadhan umat Muslim di Denpasar, Bali.
Sate susu sapi bukan diolah dari susu sapi, melainkan daging payudara sapi.
Lokasi untuk mendapatkan sate susu sapi yaitu di Pasar Ramadhan, Kampung Jawa, Denpasar.
Biasanya sate susu sapi ini dijual sebagai takjil berbuka puasa.
Harga tiap tusuknya sekitar Rp 2.000 hingga Rp 2.500.
Rasa sate susu sapi yang gurih karena diolah menggunakan saus bumbu kuning menjadikannya sebagai kudapan favorit.
Uniknya, sate susu sapi ini sulit bahkan tidak ditemukan di luar Bulan Ramadhan.
Menurut pedagang, sulitnya mendapatkan daging payudara membuat sate susu sapi jarang dijual di luar Bulan Ramadhan.(1) (2) (3)
Baca: Sate Matang
Sejarah #
Tidak diketahui pasti mengenai kapan munculnya sate sapi yang hadir di setiap Bulan Ramadhan ini.
Namun, sate susu sapi telah populer sejak 1970-an.
Sate ini muncul karena kantong susu sapi yang sering dibuang percuma.
Hal ini karena kebanyakan orang hanya mengolah daging, iga, tulang, lidah, atau jeroan sapi.
Lalu munculah ide untuk mengolah payudara sapi menjadi sate.(2)
Baca: Sate Sapi
Cara Membuat #
Payudara sapi dicuci bersih dibuang kotoran dan lemaknya.
Lalu, direbus selama 2 hingga 5 jam.
Perebusan ini berfungsi agar daging sate menjadi empuk.
Baru setelah itu, daging sate dipotong-potong lalu dibakar.
Sate disajikan dengan bumbu-bumbu dan dimasak bersamaan tepung beras serta santan.
Bumbu yang digunakan yaitu bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, kunyit, jahe, ketumbar, garam, gula pasir, dan sedikit terasi.
Beberapa orang menyebut sate susu sapi rasanya mirip sate padang namun beraroma rempah kuat.(3)
(TribunnewsWiki/cva)
| Nama Makanan | Sate susu sapi |
|---|
| Bahan Dasar | payudara sapi |
|---|
Sumber :
1. travel.kompas.com
2. bali.tribunnews.com
3. denpasartourism.com