TRIBUNNEWSWIKI.COM – Berpulangnya Hubert Henry Limahelu atau Hendry Bomerang meninggalkan duka tersendiri bagi kerabat dan keluarga yang ditinggalkan.
Ia tutup usiap pada Sabtu (24/4/2021) sekitar pukul 08.15 WIB.
Kabar ini dibenarkan pula oleh sang asisten, Wahyu Prameswara.
Ditanya mengenai rencana pemakaman, Wahyu masih menunggu kabar dari pihak keluarga.
Sebelumnya Henry sempat dirawat di rumah sakit akibat pendarahan pada otak.
Berikut profil Henry Limahelu, pendiri band boomerang yang eksis dari tahun 90-an.
Baca: Hubert Henry Limahelu
Baca: Hubert Henry ‘Boomerang’ Meninggal Dunia Setelah Jalani Perawatan di Rumah Sakit
Hubert Henry Limahelu atau dikenal sebagai Henry Boomerang adalah penyanyi asal Indonesia.
Ia merupakan bassist band Boomerang.
Henry lahir di Surabaya pada 8 September 1968.
Sebelumnya Henry dilarikan ke rumah sakit karena tiba-tiba pingsan dan pecah pembuluh darah syaraf otak.
Setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya, kondisi Henry sempat stabil.
Namun pada 24 April 2021 Henry Boomerang akhirnya tutup usia.
Baca: Jabatan Dicopot Gara-gara Pungli, Lurah Sidorame Timur: Mungkin Masyarakat Gak Suka Lagi Sama Saya
Baca: RANS Cilegon FC
Para rekan musisi sempat melakukan penggalangan dana saat ia dirawat di rumah sakit.
Dari penggalangan tersebut dana yang terkimpur sebesar Rp 21,6 juta.
Dikutip dari berbagai sumber, Hubert Henry Limahelu merupakan salah satu pendiri band Boomerang.
Band ini terbentuk pada awal tahun 90-an.
Awalnya band ini digawangi oleh Hubert Henry (bass), John Paul Ivan (gitar), Roy Jeconiah (vokal), dan Farid Martin (drum).
Baca: Ramalan Zodiak Keuangan Besok Minggu 25 April 2021, Sagitarius Memetik Hasil, Gemini Perlu Fokus
Baca: 8 Aktor yang Diprediksi Bisa Perankan Karakter Hercules untuk Film Thor: Love and Thunder
Mereka konsisten tampil di jalur rock, meskipun demikian mereka tidak membatasi pengaruh berbagai macam aliran/style musik.
Itu semua menjadi semacam trade mark atau ciri musik yang berbeda dari kelompok ini.
Formasi ini telah sukses melahirkan sejumlah single hits.
Bahkan, beberapa lagu mereka masih dikenal hingga sekarang.
Akan tetapi pada pertengahan 2005, John Paul Ivan memilih hengkang dan berdiri sendiri yang kemudian disusul oleh sang vokalis pada 2010.
Baca: Sempat Trending di Twitter, Zaskia Mecca Disindir Balik Usai Kritik Cara Bangunkan Sahur Pakai Toa
Baca: Sidak ke Kantor Kelurahan, Bobby Nasuition Pecat Lurah Sidorame Timur Gara-gara Pungli
Henry dan Farid Martin bersama sang gitaris Tommy Maran membuat album Reboisasi pada tahun 2012.
Mereka mengeluarkan 8 hits terbaru.
Boomerang kembali terlihat setelah adanya live Roadshow pada 19 Maret 2012.
Tentunya mereka hadir dengan formas baru tersebut.
Dalam live tersebut, band Boomerang sempat mengeluarkan lagu-lagu lamanya seperti “Kisah Berdiri” disambung dengan “Menggapai Harapan”.
Baca: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Belum Ditemukan, Tim SAR Butuh Waktu untuk Menemukan Keberadaannya
Baca: Sinopsis Ikatan Cinta Sabtu, 24 April 2021: Elsa Minta Maaf ke Nino, Al Ajak Reyna Tes DNA
Boomerang aktif kembali dengan formasi bertiga diantaranya Henry sebagai Bass-Vokal, Farid sebagai Drum, dan Tommy sebagai Gitar dan melakukan live di beberapa tempat seperti di Pekan Raya Jakarta.
Seiring perjalanan Boomerang terus menggarap album terbarunya "Harmonis Tidak Seragam" pada tahun 2014.
Hal ini bebarengan dengan datangnya vokalis baru bernama Andi Babas sebagai pengganti posisi vokal yang sebelumnya ditempati oleh Hubert Henry Limahelu dalam album "Reboisasi".
Perjalanan Henry tidaklah mulus.
Ia pernah tersandung narkoba selama dua kali.
Baca: Jeff Smith Mulai Konsumsi Narkoba Sejak Lulus SMA hingga Pernah Jalani Rehabilitasi
Baca: 12 WNA Asal India Masuk RI Terdeteksi Positif Covid-19, Jalani isolasi di Hotel
Pertama pada tahun 2003, dan yang kedua pada Juni 2019.
Pada kasus yang kedua, Henry divonis hukuman penjara selama 16 bulan.
Pria yang menjadi pembetot bass di band rock Boomerang itu mengatakan, dia mengonsumsi ganja karena yakin daun tersebut berdampak positif bagi kesehatannya.
Baginya, mengonsumsi ganja dapat menyembuhkan sakit bronkitis yang sudah lama diidapnya.
Beberapa kali Henry mengonsumsi ganja yang dibelinya dari seorang rekannya yang juga dicokok polisi, ternyata gejala sakit bronkitisnya tak kambuh lagi.
Bersama band ini mereka telah mengeluarkan berbagai album dan lagu hits.
Satu di antaranya ialah:
- Boomerang (1994)
- K.O. (album Boomerang) (1995)
- Disharmoni (1996)
- Hits Maker (1997)
- Segitiga (1998)
- Hard 'n Heavy (1999)
- Best Ballads (1999)
- Xtravaganza (2000)
- The Greatest Hits of Boomerang (2003)
- Terapi Visi (2003)
- Urbanoustic (2005)
- Suara Jalanan (2009)
- Reboisasi (2012)
- Harmonis Tidak Seragam (2014)
- 3 To Rock (2016) (bersama Grass Rock & D'Bandhits)
(Tribunnewswiki.com/SO)