Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gastroparesis adalah kondisi kronik dimana lambung tidak dapat mencerna makanan dengan baik.
Makanan melewati lambung lebih lambat dari biasanya karena terdapat masalah pada saraf dan otot yang mengontrol pencernaan.
Pada keadaan normal, usus bergerak secara spontan untuk mendorong makanan. Namun pada kondisi ini motilitas (kontraksi otot usus) berfungsi secara lambat atau tidak berfungsi sama sekali.
Gastroparesis disebabkan karena adanya kerusakan saraf yang mengontrol otot perut (saraf vagus).
Saraf vagus membantu mengelola proses kompleks di saluran pencernaan, termasuk memberi sinyal kepada otot-otot di perut untuk berkontraksi dan mendorong makanan ke dalam usus kecil.
Saraf vagus yang rusak tidak dapat mengirim sinyal secara normal ke otot perut sehingga menyebabkan makanan tetap berada di perut lebih lama.
Saraf vagus dapat mengalami kelainan karena beberapa jenis penyakit dan kondisi, seperti diabetes dan komplikasi pascaoperasi lambung untuk penurunan berat badan (operasi bariatric) atau pengangkatan sebagian lambung (gastrektomi).
Baca: Radang Usus
Baca: Tukak Lambung
Gejala #
Gejala pada gastroparesis termasuk:
• Mual
• Muntah
• Mudah terasa kenyang walaupun hanya makan sedikit
• Acid reflux
• Kembung
• Sakit perut
• Nafsu makan hilang
• Terjadi penurunan berat badan dan malnutrisi
• Perubahan pada kadar glukosa darah
Baca: Malnutrisi
Baca: Eritrosit (Sel Darah Merah)
Diagnosis #
Untuk mendiagnosis gastroparesis, dokter biasanya akan menanyakan gejala, riwayat kesehatan dan melakukan tes darah. Dokter juga mungkin akan melakukan beberapa tes, yaitu:
• Foto polos barium
Pasien akan diminta untuk menelan cairan barium yang akan tampak di salurang pencernaan saat dilakukan rontgen. Dokter akan melihat bagaimana barium melalui saluran pencernaan.
• Gastric emptying scan using scintigraphy
Sebutir telur yang mengandung sejumlah kecil zat radioaktif akan dikonsumsi oleh pasien yang dapat terdeteksi oleh mesin scan.
Pada kasus gastroparesis, 10 persen dari makanan masih berada dalam lambung 4 jam setelah makanan dikonsumsi.
(TribunnewsWiki.com/Rani)
| Gejala | Mual, muntah, mudah kenyang walaupun hanya makan sedikit |
|---|
| Faktor Resiko | Diabetes, infeksi virus, riwayat operasi perut atau kerongkongan |
|---|
| Diagnosis | Foto polos barium, gastric emptying test, endoskopi |
|---|
| Pengobatan | Perubahan pola makan, obat-obatan, operasi |
|---|
| Komplikasi | Infeksi bakteri, dehidrasi, malnutrisi |
|---|
| Dokter Spesialis | Penyakit dalam |
|---|