Eritrosit (Sel Darah Merahik)

Eritrosit merupakan sel darah merah yang dibuat di sumsum tulang lewat proses yang disebut erythropoiesis dan berbentuk bikonkaf.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-darahh.jpg
hitekno.com
Ilustrasi Eritrosit

Eritrosit merupakan sel darah merah yang dibuat di sumsum tulang lewat proses yang disebut erythropoiesis dan berbentuk bikonkaf.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Eritrosit juga dikenal dengan nama sel darah merah.

Kata eritrosit berasal dari bahasa Yunani.

Erythros yang berarti merah serta kytos bermakna selubung sel darah.

Eritrosit adalah sel darah yang paling banyak yang berada dalam tubuh.

Sel darah merah ini membawa oksigen dan zat-zat lainnya yang dimana sel darah merah merupakan sel-sel mikroskopis dan tidak mempunyai inti sel. (1)

Eritrosit adalah kepingan sel darah merah (RBC) yang berbentuk bulat dengan sedikit ceruk di tengahnya.

Eritrosit merupakan sel darah merah yang dibuat di sumsum tulang lewat proses yang disebut erythropoiesis.

Warna merah pada sel darah ini disebabkan karena adanya kandungan hemoglobin yang terdiri dari protein di dalamnya.

Hal ini menjadi penyebab darah manusia berwarna merah.

Eritrosit bentuknya sangat elastis serta mampu berubah untuk menyesuaikan diri ketika mengalir melewati kapiler darah kecil.

Sifatnya yang elastis mampu membuat sel darah merah mampu untuk menyebar dengan cepat dalam aliran darah untuk hingga ke berbagai organ di tubuh. 

Setelah bergerak menyebar ke seluruh tubuh, eritrosit pada akhirnya akan kembali dibawa tubuh ke organ limpa untuk dipecah.

Eritrosit mampu bertahan  umumnya sekitar 120 hari, atau 4 bulan. 

Eritrosit yang belum matang biasanya disebut retikulosit.

Jumlahnya dapat mencapai 1-2 persen dari sel darah merah keseluruhan. (2)

Baca: Plasma Darah (Blood Plasma)

  • Ciri-ciri


Berikut adalah diketahui ciri-ciri sel darah merah antara lain (2) :

  • Berwarna merah karena mengandung hemoglobin.
  • Berbentuk bulat pipih yang bagian tengahnya cekung atau bikongkaf.
  • Tidak memiliki inti sel
  • Untuk umur sel darah merah kurang lebih 120 hari.
  • Sel darah merah berjumlah 4-5 juta sel/mm3 darah.
  • Sel darah merah berdiameter 7-8um dan tebalnya 1-2 um.
  • Sel darah merah bersifat elastic.
Ilustrasi Darah
Ilustrasi Darah (doktersehat.com)

  • Fungsi


Fungsi (2)

Eritrosit beredar mengalir ke seluruh tubuh untuk mengedarkan oksigen ke seluruh sel dan jaringan tubuh karena kepingan darah ini mengandung hemoglobin.

Hemoglobin mempunyai peran dalam mengikat oksigen.

Hemoglobin juga bertanggung jawab untuk membentuk bulatan pada kepingan darah.

Bukan hanya itu saja, namun juga membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Eeritrosit merupakan sel darah merah yang punya banyak fungsi berbeda.

Di paru-paru, eritrosit membantu proses pertukaran gas oksigen dan karbon diksida saat bernapas

Oksigen yang dihirup diambil oleh eritrosit dan dibawa ke sel lain.

Di mana ini akan dimanfaatkan sebagai makanan serta bahan bakar untuk tubuh. 

Selanjutnya, karbon dioksida yang dihasilkan tubuh diambil dan dibawa keluar oleh eritrosit dari dalam tubuh.

Baca: Trombosit

  • Proses Terbentuk


Proses terbentuknya sel darah merah berdasarkan tahapan-tahapannya yaitu : 

  • Darah terbentuk atau diproduksi dalam sumsum merah tulang pipih
  • Setiap detik sumsum merah tulang pipih membentuk sekitar dua juta sel
  • Sel-sel yang telah diproduksi oleh sumsum merah tulang pipih dan dikeluarkan dinamakan retikulosit, Retikulosit memiliki kurang lebih 1% dalam dari sirkulasi darah
  • Sel-sel yang mulai matang akan mengalami perubahan pada selpaut plasmanya sehingga fagosit dapat mengetahui sel-sel yang sudah tua yang akan menghasilkan fagositosis
  • Hemoglobin diubah menjadi zat warna empedu ( bilirubin ) yang kemudian ditampung dalam kantong empedu. (1)

  • Penyakit pada Sel Darah Merah


Penyakit pada Sel Darah Merah

  • Polisitemia, peningkatan jumlah sel darah merah dalam sirkulasi.
  • Polisitemia Relatif, peningkatan konsentrasi sel darah merah tetapi tidak disertai peningkatan jumlah     masa total sel darah merah (karena dehidrasi dan hemokonsentrasi).
  • Polisitemia Vera (Primer) atau peningkatan sel darah merah disertai peningkatan masa total sel darah merah (akibat hiperaktivitas produksi sel darah merah oleh sumsum tulang)
  • Polisitemia Sekunder, polisitemia fisiologi (normal) karena merupakan respon terhadap hipoksia
  • Hiperbilirubinemia, yaitu peningkatan bilirubin darah yang berlebihan ditandai dengan terjadinya ikterus, hal ini dapat diakibatkan karena:
  • Peningkatan penghancuran eritrosit
  • Sumbatan saluran empedu
  • Penyakit hati
  • Anemia atau ekurangan sel darah merah yang dapat disebabkan karena hilangnya darah yang terlalu cepat atau produksi sel darah merah yang terlalu lambat.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka)



Nama Eritrosit
Nama Lain Sel Darah Merah
Klasifikasi Sel Darah
   


Sumber :


1. www.dosenpendidikan.co.id
2. hellosehat.com


Penulis: Ika Wahyuningsih
Baca Juga




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved