European Super League, Bentuk Perlawanan Dari Para Tim Elite Untuk UEFA

European Super League gagasan kompetisi baru bagi klub-klub elite Eropa sebagai protes kepada UEFA.


zoom-inlihat foto
esl.jpg
Twitter
Sedang geger pembentukan European Super League (ESL) terdiri dari 12 tim elit Inggris, Spanyol dan Italia. Diduga pembentukan ESL sebagai protes terhadap mafia UEFA. Pihak UEFA sendiri mengecam ESL.


TRIBUNEWSWIKI.COM - European Super League disingkat ESL adalah kompetisi baru yang berisi klub-klub elite benua biru.

Hingga saat ini kompetisi tersebut sudah disetujui oleh 12 klub besar Eropa.

Ke-12 klub tersebut adalah Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, Arsenal, Chelsea, Liverpool, Man City, Man United, Tottenham, AC Milan, Inter Milan dan Juventus.

Selain sebagai peserta ke-12 klub tersebut juga merupakan penggagas dari lahirnya kompetisi baru tersebut.

Format dari European Super League dikutip dari Marca, rencananya akan diikuti oleh 20 tim peserta dengan rincian 15 tim pendiri dan lima tim lainnya.

15 tim pendiri tersebut akan terbebas dari degradasi, namun hingga saat ini baru ada 12 klub yang menyatakan sebagai penggagas dari European Super League.

Adapun lima tim lainnya merupakan lima tim yang juara dimasing-masing liga top Eropa.

Total 20 tim tersebut akan dibagi menjadi dua grup yang berbeda untuk memainkan pertandingan kandang-tandang.

Baca: 12 Tim Elite Eropa Bentuk Europan Super League, UEFA Bereaksi

Baca: Jadi Sponsor Platform Hiburan Digital Pertama, TikTok Resmi Digandeng UEFA untuk EURO 2020

Paulo Dybala (tengah kiri) menjadi penentu kemenangan dengan gol semata wayangnya di laga Grup D, Liga Champions antara Juventus kontra Atletico di Juventus Stadium, Selasa (26/11/2019).
Paulo Dybala (tengah kiri) menjadi penentu kemenangan dengan gol semata wayangnya di laga Grup D, Liga Champions antara Juventus kontra Atletico di Juventus Stadium, Selasa (26/11/2019). (Twitter @juventusfc)

Tiga tim teratas dari masing-masing grup akan lolos otomatis ke perempat final.

Sementara dua slot perempat final lainnya akan diperebutkan oleh tim penghuni peringkat empat dan lima dari masing-masing grup.

European Super League akan dilanjutkan fase gugur yang menggunakan format kandang-tandang.

Hingga akan didapatkan dua finalis yang akan bertanding dalam laga final.

Menurut situs Marca, jadwal pertandingan ESL akan sama seperti Liga Champions, yang bermain pada tengah pekan.

Sebenarnya para klub pendiri ESL berharap dapat mengadakan diskusi dengan UEFA dan FIFA untuk bekerja sama dalam kemitraan guna memberikan hasil terbaik kepada liga baru dan sepak bola secara keseluruhan.

Union of European Football Associations (UEFA)
Union of European Football Associations (UEFA) (UEFA)

Namun respon yang diberikan oleh UEFA menolak keras dengan adanya kompetisi ESL tersebut dan malah akan memberikan sanksi dan ancaman bagi klub dan para pemain yang terlibat.

Florentino Perez menjamin tak ada klub yang dicoret dari kompetisi UEFA.

Baca: Christiano Ronaldo Positif Covid-19 Jelang Laga Melawan Swedia untuk UEFA Nations League

"Real Madrid, Man City, dan Chelsea tidak akan dilarang tampil di Liga Champions maupun kompetisi domestik. Saya yakin 100 persen." Ungkap Perez mengutip dari Twitter @FabrizioRomano.

Perez menerangkan bahwa ESL bukanlah kompetisi eksklusif dan akan menjadi penyelamat sepak bola.

"ESL bukan untuk orang kaya, tapi untuk menyelamatkan sepak bola. Jika kondisi pandemi terus berlanjut, sepak bola akan mati suri dan pada 2024 sudah benar-benar mati."

"Dan satu hal yang perlu diketahui, ESL bukanlah kompetisi eksklusif dan tertutup. Semua klub punya punya peluang untuk bergabung bersama kami." ungkap Perez.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved